Nadine Chandrawinata Jadi Brand Ambassador Pertama Salonpas

Nadine Chandrawinata dan Kato Hirofumi, Presiden Direktur PT Hisamitsu Pharma Indonesia. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - PT Hisamitsu Pharma Indonesia memilih Nadine Chandrawinata sebagai Brand Ambassador untuk produk koyo Salonpas® di Indonesia. Putri Indonesia ini dinilai mewakili karakter pengguna koyo Salonpas® yang punya banyak aspirasi, dinamis, peduli lingkungan sosial, dan pantang menyerah untuk meraih pencapaian yang lebih baik .

“Karakter Nadine yang aktif, produktif, peduli, dan tak kenal lelah dalam menjalankan gaya hidupnya yang selalu positif merupakan cerminan dari karakter kaum muda Indonesia yang menjadi target utama koyo Salonpas,” kata Lidyawati Auw, GM Marketing PT Hisamitsu Pharma Indonesia pada Sabtu (1/9/2018) di Shangri-La Jakarta.

Menurut dia, ini merupakan penunjukan Brand Ambassador yang pertama dari Salonpas sejak PT Hisamitsu beroperasi di Indonesia tahun 1975. Hal ini mengingat kontribusi pengguna Salonpas dari kalangan muda anak muda meningkat dari 19% menjadi 22% pada tahun 2016 ke 2017.

“Sebagai Brand Ambassador, Nadine kami harapkan dapat makin menyebarkan inspirasi bagi kalangan muda Indonesia agar tak kenal lelah dalam mewujudkan mimpinya, serta menyebarkan nilai-nilai filosofis brand Salonpas® yang menjunjung tinggi empati, semangat bersosial dan sikap kepedulian, aspiratif, serta pantang menyerah untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik,” tutur Lidya.

Baca juga :   Malang Bangun Pusat Oleh-oleh di Pasar Bareng

Sementara itu Nadine mengaku diirnya merasa bangga dan mendapat penghargaan ditunjuk sebagai duta dari salah satu brand legendaris dunia. Koyo Salonpas® . “Komitmen kami sejalan yaitu mewujudkan kehidupan yang lebih baik dari waktu ke waktu dengan semangat pantang menyerah, kesungguhan, kepedulian, dan juga prestasi. Dengan menjadi bagian dari brand Salonpas, kesempatan saya untuk berbagi semangat dan optimisme dalam meraih setiap asa kepada sesama kaum muda di Indonesia juga semakin bertambah,” ungkpanya pada kesempatan yang sama.

Merujuk pada hasil temuan lembaga survei terkemuka dunia, Nielsen, di 11 kota utama di Indonesia, 67% kaum muda berusia 20 hingga 29 tahun dan sebagian besar dari mereka adalah pekerja pemula yang berasal dari masyarakat kelas menengah.

Kato Hirofumi, Presiden Direktur PT Hisamitsu Pharma Indonesia mengungkapkan, kalangan muda dengan produktivitas yang tinggi telah menjadi bagian terpenting dari sejarah panjang produk koyo yang mulai dipasarkan sejak 1934. Hingga kini, Koyo Salonpas® telah mendukung produktivitas penggunanya di lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia. “Indonesia akan menjadi salah satu pasar terpenting bagi Koyo Salonpas® terkait jumlah usia produktif yang mulai menjadi populasi terbesar di negeri ini,” ucapnya.

Baca juga :   Mona Monika : Bank DBS Fokus Kembangkan Ekosistem Wirausaha Sosial

Dengan pola pikir yang berbeda dari generasi sebelumnya, mereka membangun dirinya sebagai individu-individu yang akan melakukan upaya terbaik demi meraih impiannya, namun tetap menyadari pentingnya kesehatan, menikmati hidup, dan tampil menarik, serta memiliki kemauan untuk berkontribusi sosial terhadap lingkungan masyarakat di sela-sela aktivitasnya dan memiliki kepedulian tehadap keluarganya.

“Kaum muda millennial Indonesia adalah high-achiever, kalangan yang optimis dan mau melakukan upaya terbaik, memiliki kepedulian sosial tanpa lupa untuk tetap memanjakan diri demi kepuasan, aktualisasi diri, dan eksistensi,” ujar Rivan Wijaya, Director Nielsen Indonesia.

STEVY WIDIA