OLX Group Tingkatkan Investasi di Frontier Car Group

(Kiri ke Kanan) Agung Iskandar, Director of Growth and Partnership OLX Indonesia dan Johan Nel, Presiden Direktur OLX Indonesia (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

youngster.id - OLX Group (OLX), bisnis iklan baris dari Prosus akan memperbesar kepemilikannya atas pasar mobil online Frontier Car Group (FCG). Investasi sebesar US$ 400 juta diharapkan dapat mengubah pengalaman jutaan pelanggan terhadap industri mobil bekas.

OLX Group akan berinvestasi hingga US$400 juta, yang meliputi suntikan modal utama bagi FCG, kontribusi dari saham gabungan OLX di India dan Polandia, serta pembelian kembali saham yang dimiliki para investor awal, tergantung dari proses penawaran tender. Terlepas adanya pembelian kembali saham dari para investor saat proses tender, transaksi ini akan menjadikan OLX sebagai pemegang saham terbesar di FCG.

Martin Scheepbouwer, CEO OLX Group mengatakan, kesepakatan ini akan semakin memperkuat kemitraan di antara kedua perusahaan ini, dan membantu mempercepat ambisi FCG untuk menjadi salah satu dari lima pasar mobil terbesar di seluruh dunia.

“Bersama dengan FCG, kami berkeinginan untuk membangun sebuah pasar online (marketplace) untuk mobil bekas global yang terdepan, melalui penawaran layanan yang premium dan nyaman untuk jutaan pembeli, penjual dan dealer mobil. Kami berada di posisi yang unik yang dapat mempercepat perkembangan platform ini di seluruh dunia,” papar Martin dalam keterangannya, Selasa (12/11/2019).

Baca juga :   LinkAja Permudah Pembayaran PBB DKI Jakarta

Terintegrasinya kedua perusahaan ini akan mempercepat ekspansi sekaligus memperbaiki dan meningkatkan layanan bagi para pembeli dan penjual, menciptakan tolok ukur baru industri dalam perdagangan mobil bekas. Para dealer akan mendapatkan manfaat dari peningkatan kecerdasan dalam Dealer Management System (DMS), sebuah kapabilitas penjualan kembali yang berkualitas dari OLX, dan data harga melalui Carfax dan produk-produk Blue Book-style. Penjual juga akan mendapatkan berbagai pilihan cara baru untuk menjual mobil melalui cara terpercaya dan transparan.

Sujay Tyle, Co-founder dan CEO Frontier Car Group mengatakan, Kinerja FCG meningkat hampir tiga kali lipat di setiap metrik utamanya semenjak OLX pertama kali berinvestasi kurang dari 18 bulan yang lalu.

“Hal ini adalah suatu pembuktian bagi tim FCG, adanya peluang pasar yang besar, serta hasil dari integrasi awal dengan OLX di pasar-pasar utama kami. Bersama dengan OLX dan Prosus, kami bertujuan untuk dapat mengubah pasar mobil bekas di berbagai negara maju maupun berkembang dengan menambahkan kepercayaan, transparansi, serta rangkaian layanan yang komprehensif bagi seluruh partisipan di ekosistem ini,” ungkapnya.

Baca juga :   10 Foodstartup Terbaik

Sementara itu, optimisme pertumbuhan juga diyakini oleh OLX di Indonesia. OLX Indonesia telah berkolaborasi dengan entitas FCG di Indonesia, BeliMobilGue (BMG), selama satu tahun terakhir.

Presiden Direktur OLX Indonesia, Johan Nel, mengatakan, investasi dan kolaborasi yang lebih dalam pada level grup akan membawa momentum dan energi yang positif untuk entitas dari kedua pihak di Indonesia.

“OLX Indonesia dan BMG telah bermitra melalui serangkaian kegiatan selama 12 bulan terakhir dengan hasil yang menjanjikan. Kami yakin bersama kami dapat memberikan penawaran unik dan berbeda kepada para penjual, pembeli serta dealer dan menjadi online marketplace untuk mobil yang terdepan dan terintegrasi di Indonesia dalam waktu dekat,” ungkapnya.

OLX, perusahaan iklan baris global dengan pertumbuhan tercepat, pertama kali berinvestasi pada FCG sebesar US$89 juta di tahun 2018 memberikan modal bagi perusahaan rintisan (start-up) dari Berlin ini untuk meningkatkan layanan serta memperluas bisnisnya ke wilayah-wilayah baru, termasuk dengan mengakuisisi WeBuyAnyCar di Amerika Serikat. Saat ini kedua perusahaan bekerja sama di Amerika Latin, Asia, Polandia, di mana, secara kolektif, terdapat hampir 30 juta mobil bekas yang terjual setiap tahunnya.

Baca juga :   Dockers Hadirkan Gaya Setelan Bagi Entrepreneur Zaman Now

STEVY WIDIA