Perusahaan Di Indonesia Harus Beradaptasi dan Bertranformasi Di Era Digital

Pembukaan Indonesia Knowledge Forum (IKF) VII 2018. (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

youngster.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui BCA Learning Service menggelar Indonesia Knowledge Forum (IKF) VII 2018. Mengusungtema “Fostering Innovation and Creating Value Through Digital Transformation”, IKF VII 2018 sengaja dirancang untuk memfasilitasi pelaku usaha yang membutuhkan pengetahuan untuk diterapkan dalam organisasinya.

“Inisiasi gelaran IKF VII ini merupakan salah satu implementasi inisiatif kami dalam memfasilitasi pertukaran ide, inovasi, dan kreativitas agar pelaku usaha mampu berkembang di tengah masifnya teknologi belakangan ini. Gelaran ini juga adalah bagian upaya kami melalui BCA Learning Service untuk memberikan nilai tambah bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran yang memadai dari narasumber yang mumpuni di bidangnya,” ujar Jahja Setiadmaja, Presiden Direktur BCA disela acara pembukaan IKF VII 2018 Selasa (9/10/2018) Ritz Carlton Hotel, SCBD, Jakarta.

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini teknologi digital memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi sebuah negara, termasuk Indonesia.

“Oleh sebab itu, perusahaan-perusahaan di Indonesia wajib mampu beradaptasi dengan transformasi digital untuk efisiensi kerja sumber daya manusia sekaligus meningkatkan potensi inovasi guna memenuhi kebutuhan konsumennya yang kian hari semakin masif,” tutur Jahja.

Baca juga :   Apresiasi Penggunanya, Spotify Indonesia Gelar “Spotify On Stage 2017”

Sementara, President Director Blue Bird Group Indonesia Noni Purnomo mengungkapkan masuk di era digital seperti sekarang, teknologi bukanlah sebuah penghalang demi kemajuan sebuah bisnis.

“Teknologi bukanlah suatu hambatan tetapi manfaatnya guna untuk mendukung kemajuan sebuah bisnis dan teknologi itu merupakan sebuah tools bagi kemajuan perusahaan yang dijalankan nanti. Selain itu, saat ini kami di Bluebird terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak dan terus belajar, terus jangan terlalu senang dulu karena melihat bisnis atau usaha kita berada diatas,” kata Noni dalam kesempatan talkshow IKF VII 2018.

Untuk diketahui, selama dua hari yakni tanggal 9 Oktober hingga 10 Oktober 2018, sebanyak kurang lebih 20 pembicara yang inspiratif dari beragam industri akan turut berpartisipasi untuk berbagi ilmu pengetahuan dan pengalamannya dalam membangun inovasi dan memperkuat sebuah nilai transformasi digital.

Pada hari pertama gelaran IKF VII 2018 ini, Seminar “Outlook Economy in Digital Age” menghadirkan narasumber yakni Pengamat Ekonomi Anton Hermanto Gunawan. Sesi selanjutnya juga menghadirkan narasumber mumpuni diantaranya, Head of Jakarta Smart City Setiaji, President Director Blue Bird Group Indonesia Noni Purnomo, dan CEO General Electric Indonesia Handry Satriago. Tidak kalah menarik, IKF VII 2018 juga dilengkapi serangkaian expo dan exhibition yang disponsori oleh sekitar 29 perusahaan (exhibitor) dan penyedia pengetahuan teknologi terpilih yang diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pengetahuan baru bagi perkembangan dunia usaha masyarakat.

Baca juga :   BCA Expo : Dukung Kebutuhan Milenial Atas Properti dan Otomotif

Turut hadir untuk membuka IKF VII 2018, Sekretaris Jendral Kementerian Perhubungan Djoko Sasono, Presiden Komisaris BCA D.E Setijoso.

 

FAHRUL ANWAR