Platform Digital Ini Ingin Perkuat Kompetensi Generasi Muda Indonesia

Peluncuran platform digital pencari kerja GenerasiBisa, Rabu (8/2/2017) di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

youngster.id - Sebanyak 70% dari total penduduk Indonesia berada dalam usia angkatan kerja produktif (15-64 tahun). Hal itu berkontribusi positif terhadap pembangunan Indonesia. Tetapi sayangnya masih banyak di antara mereka belum mendapatkan pekerjaan. Salah satu penyebabnya karena kurangnya kompetensi dan pendidikan.

Berangkat dari itu, Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) bekerjasama dengan Microsoft Indonesia dalam merilis GenerasiBisa! Ini adalah platform digital yang bertujuan untuk membekali generasi muda Indonesia dengan pengetahuan, kepercayaan diri, serta kesiapan dalam berkarier.

“”Kami tidak hanya membekali anak-anak muda dengan pengetahuan untuk lulusan SMA atau SMK, tetapi juga ingin membekali mereka dengan kepercayaan diri. Kami ingin ubah mindset kalau kita bisa,” kata Veronica Colondam Founder dan CEO YCAB Foundation pada peluncuran GenerasiBisa, Rabu (8/2/2017) di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Hanis Dhakiri, President Director Microsoft Indonesia Andreas Diantoro,, Regional Director of Corporate, External, and Legal Affairs Microsoft Southeast Asia Astrid Tuminez serta Dirjen Binalattas, Kementerian Ketenagakerjaan RI Bambang Satrio Lelono.

Baca juga :   Citi Indonesia dan Indonesia Business Links Merangkul Generasi Muda

Menurut Veronica, GenerasiBisa! terbuka untuk anak muda usia 15-24 tahun yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Berbeda dengan platform serupa, di sini terdapat berbagai fitur, mulai dari program kursus dan mentoring, pencarian kerja, artikel seputar karier, hingga informasi mengenai bursa kerja dan acara networking lainnya. “Mereka cukup membuat akun di platform GenerasiBisa! dan setelahnya dapat langsung mengakses berbagai menu serta materi pendidikan yang tersedia,” ungkap Veronica.

Platform ini juga memiliki fitur unggulan berupa mentor bimbingan online dan bersifat e-learning. Selain itu, tersedia juga fitur mentorship, memungkinkan pengguna dan pelaku industri lebih ahli untuk berbagi pengetahuan dengan pencari pekerjaan. Sejumlah organisasi diantaranya PT Kawan Lama Sejahtera, PT Indomarco Prismatama (Indomaret), dan Bappenas turut mendukung GenerasiBisa! Sebagai mitra penyedia kerja serta mentor bimbingan online.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), 60 % dari total pengangguran di Indonesia berada dalam usia angkatan kerja produktif. Untuk itu, berbagai upaya dilakukan Kemenaker untuk menekan hal tersebut. Termasuk giat melakukan kegiatan vokasi. Karena itu, Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia menyambut baik kehadiran platform digital ini.

Baca juga :   Bandung Awards 2016, Apresiasi Bagi Pelaku Usaha Wisata

“Tingginya jumlah penduduk usia muda dan produktif menunjukkan besarnya potensi Indonesia untuk meningkatkan daya saing bangsa. Kami berharap hadirnya platform GenerasiBisa! dapat membantu meningkatkan kompetensi generasi muda agar menjadi generasi mandiri dan bermartabat, yang memiliki kompetensi spiritual, sosial, serta teknis atau substansial,” ucap Menteri Hanif.

STEVY WIDIA