Potensi Industri Game Indonesia Besar

Anak remaja di Indonesia semakin minati game di komputer. (Foto: Stevy Widia/Youngster.id)

YOUNGSTER.id - Berdasarkan laporan Asia Pacific Game Summit 2017, pangsa pasar game global mencapai US $100 miliar. Dan Asia Pasifik menempati peringkat teratas dengan pangsa pasar terbesar, US $51,2 juta atau 47% dari keseluruhan pangsa pasar global. Bagaimana di Indonesia ?

“Pasar gaming di Indonesia terus berkembang, sejumlah vendor komputer bersaing untuk menyediakan perangkat game terbaik untuk para gamer Indonesia,” kata Eddy Lim, Presiden Asosiasi Olahraga Elektronik Indonesia (IeSPA) pada peluncuran kompetisi Asia Pasific Predator League 2018 baru-baru ini di Jakarta.

Hal senada juga diungkapkan President Acer Asia Pasific, Andrew Hou. Ia mengatakan potensi industri gaming Indonesia sangat besar. “Indonesia hampir seperti India, punya populasi penduduk yang banyak dan agresif jika menyangkut tren teknologi,” kata Andrew.
Karena itu, menurut dia, dengan meningkatnya jumlah game di dunia menjadi peluang bagi Acer sebagai inovator dalam perangkat game untuk melanjutkan posisinya sebagai perusahaan terkemuka di industri PC. Salah satunya dengan menyelenggarakan turnamen e-sport berskala internasional di Indonesia pada Januari.

Andrew menambahkan jika turnamen tersebut akan menjadi agenda tahunan Acer untuk membentuk ekosistem gaming di Indonesia.
“[Turnamen] Ini adalah tonggak sejarah terpenting bagi Acer di ranah gaming dan merupakan bukti serta komitmen kami untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Sementar aitu Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia berharap ke depannya ekosistem gaming yang tumbuh dapat menghasilkan bakat-bakat profesional yang mampu bersaing di kelas internasional.

“Kami sangat excited untuk mengadakan kompetisi ini di Indonesia. Kompetisi ini dapat mendorong kemajuan dari komunitas game lokal yang selama bertahun-tahun berkarir, serta menggali minat remaja untuk mengikuti eSports. Kami sangat antusias untuk melihat para gamer berkompetisi untuk memenangkan turnamen ini dalam beberapa minggu ke depan,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan game merupakan halyang paling menarik dalam bisnis komputasi. Pertumbuhan gaming di tahun 2015-2016 adalah 57%. “Dan saya yakin di tahun ini masih akan tumbuh lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Apalagi pada Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia akan ada pertandingan eSport, sebagai bagian dari persiapan dari eSports masuk sebagai cabang olahraga di Asian Games 2022 di Tiongkok.



STEVY WIDIA