Project #PlasticReborn, Inspirasikan Pengelolaan Sampah Bagi Anak Muda

Mohammad Bijaksana Pendiri Greeneration Foundation dan Waste4Change, Ratri Wuryandari CEO Ancora Foundation, Titie Sadarini Chief Executive Coca-Cola Foundation Indonesia, Andrew Hallatu Public Affairs and Community Manager Coca-Cola Indonesia dalam kegiatan #PlasticReborn di Bantergebang, Bekasi. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

YOUNGSTER.id - Rendahnya pengolahan daur ulang sampah di negara kita membuat Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) berkolaborasi bersama Ancora Foundation menginisiasikan project bertajuk #PlasticReborn. Program ini difokuskan untuk membangun pemahaman dan perilaku kelola sampah sebagai gaya hidup (lifestyle) generasi muda.

Titie Sadarini, Chief Executive CCFI mengatakan salah satu inti permasalahan sampah berpulang pada perilaku dan pihaknya sadar untuk mengubahnya dibutuhkan sebuah pendekatan yang holistik.

“Edukasi sangat penting, namun hal itu tidak cukup. Kami bisa melihat semakin bermunculannya komunitas-komunitas muda yang semakin peduli dengan masalah sampah. Ini artinya pemahaman terhadap isu ini semakin besar. Karenanya, yang dibutuhkan adalah bagaimana untuk terus menghadirkan insprasi positif agar kepedulian ini dapat terus diperluas sambil terus memberdayakanmereka untuk terlibat secara aktif menularkan semangat ini di lingkungan mereka sebagai perubahan yang positif, ” ungkap Titie melalui rilis yang diterima Youngster.id Rabu (15/11/2017) di Jakarta.

Dalam mengimplementasikan program ini, ANCORA & CCFI menggandeng Waste4Change, yang juga lahir dengan keprihatinan yang sama.

“Belajar dari banyak negara maju di dunia, cara pandang pengelolaan sampah dalam dekade terakhir ini telah berkembang ke dalam pendekatan kolaboratif, melibatkan seluruh aktor, termasuk pemerintah, masyarakat dan juga dunia usaha. Semua energi diarahkan untuk melihat kemasan bekas pakai, tidak sebagai sampah, namun sebagai sebuah komoditas yang berpotensi untuk dikembangkan. Inspirasi seperti ini penting untuk terus digaungkan, khususnya dalam rangka kita mengubah perilaku di masyarakat,” jelas Mohammad Bijaksana Junerosano, Pendiri Greeneration Foundation & Waste4Change.

Project #PlasticReborn School Trip ke TPA Bantar Gebang merupakan rangkaian pertama dari school trip yang akan dilaksanakan hingga tahun 2018. Para siswa akan dipaparkan langsung bagaimana pola perilaku pilah sampah berperan penting dalam rantai pengelolaan sampah yang baik.

Selain mendapatkan edukasi pengolahan sampah, para siswa juga mengikuti berbagai kegiatan seperti mengikuti pra tes Akademi Bijak Sampah, kompetisi memilah 80 liter sampah, melihat proses pencacahan plastik hingga pengomposan organik. Di akhir kegiatan, mereka diberikan tantangan bagaimana mengaplikasikan apa yang mereka dapatkan selama mengikuti program #PlasticReborn School Trip ini dan tim terbaik akan memperoleh kesempatan untuk mewujudkan proyek yang mereka rencanakan dengan aktivasi di sekolahnya.

Sejak Oktober 2017, project #PlasticReborn diawali dengan kampanye #MulaiDariGue, dengan menempatkan 100 wadah sampah khusus botol plastik PET di SMA dan Universitas di DKI Jakarta dan Bekasi. Botol-botol kemasan plastik bekas yang terkumpul ini kemudian akan diolah lebih lanjut melalui Waste4Change untuk dijadikan barang bernilai ekonomis, seperti tas.



FAHRUL ANWAR