QRim Express Siap Garap Segmen C2C

Abdul Rahim Tahir, CEO Qrim Express (tengah) dan timnya. (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

youngster.id - PT Reka Cakra Buana Logistik melalui Qrim Express siap melebarkan sayap bisnisnya lebih luas di pasar domestik. Perusahaan ini fokus  menggarap segmen customer to customer (C2C).

Abdul Rahim Tahir, CEO Qrim Express mengatakan, perusahaannya akan memfokuskan investasi untuk SDM, teknologi dan infrastruktur layanan di tahun ini.

“Intinya kami nggak main-main. Jadi pengembangan C2C kami targetkan tahun ini yang berjumlah 720 outlet yang akan ekspansi, sekarang sudah ada 200 outlet,” ucap Abdul pada media, Kamis (13/6/2019) di Jakarta.

Saat ini, perusahaan sudah hadir di 156 kota di seluruh Indonesia dengan jumlah 200 outlet ritel atau service center. Abdul menegaskan, QRim Express menargetkan jumlah tersebut akan digandakan menjadi 1.500 outlet di seluruh Indonesia pada 2020. Selain itu, dari sisi jumlah armada perusahaan memiliki total 515 unit armada dan 423 driver. 

“Yang jelas, pengembangan bisnis terus dilakukan mengikuti perkembangan demandyang ada,” katanya.

Saat ini Qrim juga melakukan ekspansi perluasan gudang di Pancoran dari 1.500 meter persegi hingga 4.500 meter persegi. Namun investasi tersebut bukan investasi majorkarena merupakan penyewaan, sedangkan investasi terbesar tahun ini adalah pembelian mesin automation.

“Sehingga bulan Mei sudah rebranding dan Juli kami akan ramp upOktober nanti kami juga datangkan mesin automation yang bisa handle 6.000 paket sampe 10.000 paket per jam,” paparnya.

Untuk mendatangkan mesin automationperusahaan menggelontorkan investasi mencapai US$ 500.000 hingga US$ 1 juta. Nantinya mesin automation tersebut akan menopang kinerja perusahaan di masa mendatang untuk mengantisipasi permintaan dari segmen ritel.

FAHRUL ANWAR