Ralali.com Fokus Berdayakan Sektor UMKM Melalui Marketplace Online

(ki-ka) Joseph Aditya (Founder & CEO Ralali.com) bersama Rex Marindo (Founder Warunk Upnormal).(Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Ralali.com menggelar Hari Belanja Item Grosir Nasional (Harbignas). Kegiatan ini untuk memerdayakan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lewat kerjasama antar pelaku ekonomi kreatif dan marketplace online.

Founder dan CEO Ralali.com, Joseph Aditya menjelaskan, Ralali.com akan focus mengembangkan dan memperkuat sektor ekonomi mikro dengan memberdayakan, mengembangkan, dan memperkuat pengusaha UMKM di Indonesia.

“Kami ingin menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memulai atau menjalankan bisnisnya dengan sukses, dengan platform yang menyediakan produk berkualitas, serta memudahkan pelaku usaha dalam negeri dan seluruh dunia untuk saling terhubung,” kata Joseph dalam keterangannya, Rabu (5//12/2018) di Jakarta. Harbignas dari Ralali.com berlangsung dari 11 November hingga 12 Desember 2018.

Selain Harbignas, , beberapa hal telah dilakukan Ralali. Di antaranya dengan membuka peluang kerja sama dengan pengusaha kecil dan menengah di daerah Palembang, tepatnya Kecamatan Kaledoni, yang difasilitasi oleh pemerintah daerah setempat sebagai pilot project dalam program pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro di Indonesia.

Baca juga :   Arkka Dhiratara dkk. : Menawarkan Solusi Alternatif Kebutuhan Perlengkapan Bayi

Ralali.com merupakan e-commerce yang bergerak pada segmen Business-to-Business (B2B), yang berdiri sejak 2013 di bawah bendera PT Raksasa Laju Lintang. Ralali.com menyediakan beragam kategori bisnis, mulai dari kebutuhan produk Maintenance, Repair and Operation (MRO), hotel, restoran dan kafe, serta lainnya. Tercatat, Ralali.com telah memiliki 250.000 SKU, 25.000 pemesanan, 10.000 penjual, 50.000 pembeli, 135.000 pengguna, dan 2.000.000 pengunjung setiap bulan dari seluruh Indonesia.

Ralali.com juga memperluas jaringan bisnis secara internasional. Ralali.com pada 26 November 2018 lalu telah menandatangani nota kesepahaman dengan Siam Cement Group (SCG) Trading untuk ekspansi bisnis ke Thailand, rencananya pada kuartal pertama 2019.

“Ekspansi ke pasar global ini untuk meluaskan segmen bisnis, terutama dalam pemenuhan kebutuhan usaha dan industri, serta mengembangkan dan memperkuat usaha kecil dan menengah di kedua negara,” tandas Joseph.

STEVY WIDIA