Ramadan Jadi Momentum Belanja yang Paling Ditunggu

Twitter. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

youngster.id - Twitter adalah tempat di mana percakapan menjadi lebih hidup selama bulan Ramadan. Mulai dari percakapan seputar religi dan kesehatan hingga makanan dan hiburan, percakapan meningkat secara real-time di Twitter untuk berbagi informasi maupun beragam momen penting yang mereka alami selama bulan Ramadan.

 Twitter melakukan survei terhadap 1.573 pengguna di Indonesia melalui platform Twitter pada bulan Februari 2019 dan terhadap 174 pengguna aktif harian di Indonesia melalui panel daring pada bulan April 2019.

Pengguna Twitter di Indonesia beralih ke saluran online dan offline untuk berbelanja selama bulan Ramadan, di mana satu dari tiga pengguna berniat lebih banyak berbelanja di toko ritel. Sedangkan, satu dari empat lebih menikmati berbelanja menggunakan perangkat mobile.

Pengambilan keputusan berbelanja sangatlah cepat, dengan 61% pengguna Twitter di Indonesia merencanakan berbelanja kebutuhan Ramadan hanya satu minggu sebelum mulainya bulan puasa.13 Penawaran dan diskon dari brand harus disesuaikan dengan pola belanja tersebut untuk memaksimalkan penjualan.

Baca juga :   Cendy Mirnaz : Produksi Kain Tenun Ikat Sambil Memberdayakan Pengrajin Lokal

Selama bulan Ramadan, tiga kategori teratas dengan pembelian tertinggi adalah: pakaian/aksesoris berbusana (70%), tiket pesawat (50%), dan peralatan rumah tangga (48%).14

 Dengan semangat saling berbagi, empat dari lima pengguna Twitter berencana membeli hadiah untuk diri mereka sendiri atau orang lain pada bulan Ramadan.15 Bulan Ramadan juga menandakan tingginya pengeluaran untuk pembelian hadiah, yang rata-rata mencapai Rp. 500,000 hingga Rp. 1 juta.16

Wisatawan beralih ke Twitter untuk mendapatkan informasi tawaran dan rekomendasi perjalanan terbaik selama dan setelah Ramadan

Tahun lalu, terdapat lebih dari tiga juta Tweet terkait ‘mudik’ di Indonesia, di mana penyebutan percakapan seputar ‘mudik’ terus meningkat selama berlangsungnya Ramadan hingga dua minggu setelah lebaran.17

Puncak pemesanan tiket perjalanan terjadi pada awal Ramadan, di mana 41% pengguna yang berencana bepergian memesan tiket hanya dua minggu sebelum jadwal perjalanan mereka.18 Karena perjalanan direncanakan oleh banyak orang, informasi terkait tiket, termasuk diskon dan penawaran menarik menjadi konten utama yang wisatawan ingin lihat dari sebuah merek(63%).19

Baca juga :   Ramadan Jadi Peluang Sukses Aktivasi Brand

Para wisatawan akan sering bepergian selama bulan Ramadan Berikut ini adalah beberapa topik utama terkait perjalanan ‘mudik’ yang diharapkan pengguna Twitter Indonesia dari sebuah brand: rute terbaik selama perjalanan (48%), hiburan selama perjalanan (47%) dan tips untuk memastikan perjalanan lancar (37%). 

Ramadan adalah momen di mana terdapat perubahan rutinitas dan perilaku pengguna di Twitter, dan hal tersebut dapat menjadi insight menarik bagi brand untuk dapat membantu merancang kampanye Ramadan. Bulan Ramadan merupakan kesempatan bagi brand untuk meningkatkan interaksi dengan audiens yang aktif dan receptive di Twitter, sebagaimana rasa ingin tahu mereka terhadap hal-hal baru sangatlah tinggi. Mulai dari melakukan aktivasi khusus pada hari-hari tertentu di bulan Ramadan hingga meluncurkan sesuatu yang baru dengan solusi yang dikembangkan secara khusus, Twitter memberikan peluang kepada brand untuk lebih terpapar dengan berbagai momen yang terjadi selama Ramadan.

STEVY WIDIA