Rizky Fitriana Sari : Berani Mencoba Menawarkan Iklan di Perangkat Mobile

Rizky Fitiriana Sari, Founder & CEO AyoSlide.com (Foto: Fahrul Anwar/Youngster.id)

youngster.id - Merintis bisnis baru tidaklah mudah. Para pelaku bisnis harus memiliki inovasi agar menarik perhatian konsumen sekaligus dilirik para investor. Selain itu, harus komitmen sehingga bisnis baru akan terus berkembang dan bertahan untuk jangka panjang.

Pesatnya terobosan pengguna perangkat mobile membuka banyak peluang bagi pelaku startup. Salah satunya adalah startup yang menawarkan iklan mobile: AyoSlide. Aplikasi yang memungkinkan penempatan iklan di lock screen penggunanya. Menariknya, aplikasi ini tak sekadar beriklan tetapi juga menawarkan reward berupa pulsa, baik listrik maupun telepon, dan voucher game bagi semua orang yang memasang AyoSlide di perangkat mobile mereka.

Jadi pengguna dapat langsung membuat akun dan melihat berbagai macam penawaran menarik di lock screen telepon cerdas mereka. Begitulah, pengguna bisa mendapatkan insentif berupa cash dengan cara berinteraksi dan mengikuti misi yang tertera di setiap penawaran. Seperti membaca artikel, menonton video, mengunduh aplikasi atau game, like media sosial, dan masih banyak kegiatan menarik lainnya.

“Ayoslide menawarkan keuntungan jika men-download aplikasinya. Pengguna akan mendapatkan informasi dan penawaran terbaru melalui lock screen mereka tanpa click bait dan false ads. Pengguna dapat berpartisipasi dalam penawaran dengan menggeser layar ke kiri, namun juga dapat membuka lock screen seperti biasa hanya dengan menggeser ke kanan,” terang Rizki Fitriana Sari, Founder dan CEO AyoSlide kepada Youngster.id saat ditemui di kantor bank DBS Indonesia di kawasan Mega Kuningan Jakarta baru-baru ini.

Menurut gadis yang akrab disapa Yayi ini, aplikasi AyoSlide menawarkan pada para pengguna mereka untuk me-monetize perangkat mobile mereka dengan memanfaatkan waktu luang dengan cara yang mudah dan sederhana. Dari segi bisnis, AyoSlide memiliki misi untuk bisa membantu para pengiklan mengomunikasikan produk mereka langsung ke layar perangkat mobile pengguna. Tak hanya itu, AyoSlide juga menawarkan bantuan untuk mengoptimalkan setiap kampanye yang dijalankan dengan sistem targeting user yang dilengkapi pelaporan, sehingga kampanye yang dijalankan dapat terukur dengan data yang akurat.

“Setiap pengguna yang menonton dari iklan ini akan mendapatkan nilai uang. Dan, uang itu bisa ditukarkan paket pulsa handphone, listrik dan game voucher,” ucap Yayi.

Baca juga :   Kecerdasan Buatan Mulai Diminati Kalangan Muda Indonesia

Dengan konsep yang menarik tersebut, tak mengherankan AyoSlide mengalami pertumbuhan yang pesat. Dalam kurun waktu kuang dari satu tahun, startup ini telah mendapatkan 40 pengiklan, seperti Uber dan ProSehat, dan 300 ribu pengguna.

 

Bukan Baru

Startup ini didirikan Yayi pada November 2016. Latar belakang bekerja sebagai marketing di bidang periklanan membuat dia melihat iklan mobile adalah peluang besar.

“Sebenarnya, aplikasi seperti AyoSlide ini sudah ada di luar negeri. Tetapi yang kami lihat, kalau dibentuk di Indonesia pasarnya akan sangat besar karena semua orang pakai handphone di Indonesia. Apalagi lebih dari 70% orang Indonesia memakai android phone,” ungkapnya.

Oleh karena itu, alumni Sastra China Universitas Indonesia ini memutuskan untuk mencoba konsep bisnis menawarkan iklan di perangkat mobile. “Berani coba, berani maju, punya komitmen, kerjain sebisa mungkin sekeras mungkin,” ujar Yayi tentang awal dia memutuskan bisnis ini.

Peluang itu yang dilihat Yayi. Jiwa enterpreneurnya terpanggil. Dia pun meninggalkan pekerjaannya yang mapan dan mulai terjun ke bisnis ini.

“Memang ada enaknya ketika bekerja dengan orang lain, karena pendapatannya stabil. Cuma saya kepingin keluar dari zona nyaman itu, makanya saya memilih jadi entrepreneur agar bisa memberikan sesuatu untuk orang lain dalam bantuk benefit dan kenapa saya nggak menjalankan sendiri aja dan bersama dengan teman-teman yang lain. Saat ini waktu yang tepat untuk membuat startup, karena lagi banyak program inkubator yang membantu startup,” papar Yayi.

Menurut Yayi, boleh dibilang tak ada modal yang dikeluarkan untuk membuat aplikasi AyoSlide ini. Tetapi, tentu saja untuk mengembangkan bisnis rintisan ini butuh dana. Untuk itu Yayi pun memberanikan diri mengikuti kompetisi ide bisnis dari IdeaBox 2016. Ternyata upayanya berhasil. AyoSlide pun mendapatkan pendanaan US$ 50 ribu dari kompetisi tersebut.

“Itulah dana yang kami miliki sebagai modal menjalankan bisnis ini. Kebetulan, kalau membuat aplikasi dan keperluan alat-alat seperti komputer kami memang sudah punya. Jadi kalau ditanya soal modal membangun bisnis ini adalah 0 Rupiah,” ucap Yayi sambil tertawa.

Baca juga :   Lima Hal Penting Bagi Pelaku Bisnis dalam Era Digital

Selain hadiah uang, Yai juga mendapatkan kesempatan untuk mengenalkan aplikasi AyoSlide ke pengguna Indosat, penyelenggara IdeaBox. Alhasil aplikasi ini pun mendapat tanggapan positif.

“Kendala di awal, karena banyak user yang belum tahu untuk apa aplikasi ini. Apalagi tipikal aplikasi ini masih jarang juga di Indonesia. Jadi masih banyak orang yang belum percaya. Kami pun menggunakan pendekatan racing awarness people. Jadi ketika user menggunakan, mereka dapat benefit termasuk juga kami. Misal kami dapat Rp 2000 dan user juga dapat jumlah yang sama termasuk insentif ketika si user bisa mengajak temannya dan so far itu yang paling jalan,” terang Yayi.

Diklaim Yayi, dengan konsep pemasaran seperti itu, dari 300 ribu users, sudah 250 ribu users yang menukarkan pulsa. “Ada banyak banget cerita unik dari user yang mendapatkan keuntungan dari konsep AyoSlide. Seperti ada pelajar yang tinggal di luar kota, dan kadang mereka nggak punya uang buat beli pulsa. Dengan menggunakan AyoSlide mereka kini bisa dapat pulsa untuk menghubungi orangtuanya,” tutur bungsu pasangan Dina dan Satriyo.

 

Melalui aplikasi AyoSlide.com, Rizky Fitiriana Sari menawarkan alternatif beriklan di perangkat mobile (Foto: Fahrul Anwar/Youngster.id)

 

Ekosistem Internet

Dari segi bisnis, AyoSlide memiliki misi untuk bisa membantu para pengiklan mengomunikasikan produk mereka langsung ke layar perangkat mobile pengguna. Tak hanya itu, AyoSlide juga menawarkan bantuan untuk mengoptimalkan setiap kampanye yang dijalankan dengan sistem targeting user yang dilengkapi pelaporan sehingga kampanye yang dijalankan dapat terukur dengan data yang akurat.

Menurut Yayi, pengguna AyoSlide sekarang didominasi pengguna dari pulau Jawa dengan rata-rata usia 15 – 34 tahun. Ia menargetkan AyoSlide dapat membantu pengiklan menampilkan iklannya ke satu juta pengguna AyoSlide.

“Selain itu, kami juga bekerjasama dengan beberapa game publisher dan media sehingga ketika orang membaca artikelnya, mereka dapat insentif. Sedangkan kalau untuk game publisher mereka memasukkan aplikasi mereka agar bisa di-download sama user kami,” kata Yayi.

Bagi Yayi, usaha rintisan ini diharapkan dapat mendukung ekosistem internet. Bahwa AyoSlide mencoba membantu para pengguna mereka untuk me-monetize perangkat mobile mereka dengan memanfaatkan waktu luang dengan cara yang mudah dan sederhana.

Baca juga :   Grab dan Ovo Hadir di Terminal DAMRI Seluruh Indonesia

Menurut Yayi, yang membedakan AyoSlide dengan aplikasi lain adalah orang yang mau memakai Ayoslide bisa di-customised sesuai kebutuhan mereka. “Dan kalau dari sisi user sendiri kami nggak hanya memberikan pulsa tetapi kami juga bisa buka pulsa untuk semua nomor. Atau, bahkan mau mengirim ke nomor temannya si user kami juga bisa, bisa voucher game, listrik, dan sekarang kami lagi develope untuk cash out dan transfer,” ungkapnya.

Bagi Yayi, meski ke depannya diyakini akan muncul persaingan dalam bentuk aplikasi iklan di perangkat mobile ini, namun aspek kepercayaan akan menjadi faktor penting saat menjalankan bisnis.

“Masalah trust di bisnis ini pemting, karena banyak yang bikin aplikasi semacam ini nggak bayar. Jadi kami make sure bahwa user kami as long mereka pakai dengan cara tidak curang atau bagaimanapun kami dari Ayoslide pasti akan bayar,” ungkap Yayi.

Sejauh ini AyoSlide mencoba menjaring banyak pengiklan untuk masuk ke dalam layanan AyoSlide. AyoSlide membuka layanan untuk membantu siapa pun yang memiliki produk untuk diiklankan baik produk real atau digital, selama produk tersebut tidak menggandung unsur SARA dan pornografi.

“Selain melakukan pngembangan dan penambahan fitur di aplikasi ini, tahun depan target kami ingin mencapai 1 juta user. Kalau sudah mencapai itu, baru kami akan expand ke luar negeri,” tuntasnya.

 

======================================

Rizki Fitriana Sari

  • Tempat Tanggal Lahir : Surabaya, 5 Maret 1993
  • Pendidikan Terakhir     : Sastra China (Program Studi China), Universitas Indonesia
  • Nama usaha               : AyoSlide
  • Diluncurkan                : April 2017
  • Jumalah User             : 300 ribu user
  • Modal                        : US$ 50 ribu (modal dari PT Indosat)
  • Omset                      : +/- Rp 100 juta per bulan
  • Jumlah karyawan      : 6 orang

Prestasi                :

  • 3 Besar Program & Kompetisi Startup IdeaBox Indosat 2017,
  • Juara Ketiga Seed Star 2017
  • Finalis Founder Institute Program Bank DBS Indonesia 2018

=======================================

 

FAHRUL ANWAR

Editor : Stevy Widia