Sinergi IoT Jadi Keunggulan Kimia Farma dan Telkom

PT Kimia Farma dan PT Telkom raih Enterprise Innovation Award. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Transformasi digital adalah keniscayaan di zaman sekarang. Agar tetap unggul, langkah strategis berupa sinergi merupakan pilihan. Seperti yang dilakukan oleh PT Kimia Farma dan PT Telkom dalam sinergi Internet of Things (IoT).

Berkat kerjasama itu kedua BUMN ini diganjar prestasi terbaik level Asia Tenggara oleh Asia IoT Business Platform kategori Enterprise Innovation Award.

General Manager IT PT Kimia Farma, Ervan Belyadi Suryadi, mengatakan, penghargaan yang diraih akhir Agustus tersebut menunjukkan bukti implementasi kerjasama badan usaha milik negara tersebut.

“Sinergi BUMN dari sisi digital transformation telah terjadi secara end to end [dengan adanya penghargaan ini, red]. Faktanya memang kerjasama ini berhasil meningkatkan produksi dengan parameter kualitas lebih baik di dua pabrik kami. Ini terjadi karena support dari Telkom sangat solutif dan militan, demikian pula dengan tim kami,” kata Ervan dalam keterangannya Selasa (3/9/2019) di Jakarta.

Dua pabrik dari total sebelas pabrik PT Kimia Farma berlokasi di Cikarang, Kab. Bekasi dan Banjaran, Kab. Bandung. Pabrik Cikarang yang fokus produksi bahan baku dan Banjaran untuk produksi obat terbukti mampu digenjot dengan implementasi IoT tadi. Engineer PT Telkom bertindak sebagai implementator dan konsultan dari mesin cerdas, seraya proses transfer pengetahuan dilakukan kepada Divisi Teknologi Informasi PT Kimia Farma. Karenanya, pengembangan IoT ke depan bisa dilakukan sendiri oleh BUMN Farmasi tersebut.

Baca juga :   Industri Startup Butuh Dukungan Teknologi 4G

“Implementasi ini juga, sekalipun tahap awal, sudah kami rasakan mampu mendorong pencapaian produksi sesuai dengan standar yang diterapkan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan standar global. Ini bisa dicapai dengan lebih cepat namun akurat melalui mesin IoT ini,” katanya.

Menurut Ervan, pengembangan tahap berikutnya adalah memperluas implementasi smart machine pada seluruh pabrik perusahaan lainnya di Indonesia serta memutakhirkan proses rantai nilai perusahaan yang bergerak dari hulu hingga hilir layanan kesehatan.

Irza Suprapto, Direktur IoT Business Platform mengatakan, penghargaan diberikan kepada perusahaan-perusahaan di tanah air yang dinilai telah mampu mengadopsi strategi transformasi digital yang tepat.

Dengan prestasi ini, proyek transformasi digital tersebut diundang untuk dipamerkan di Singapura pada Februari 2020 bersama perwakilan dari Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan lainnya.


STEVY WIDIA