Smart Citizen Day, Dorong Transformasi Kota Pintar

(ki-ka) Andre Hutagalung Andre Hutagalung Co Founder dan CTO Qlue dan Samuel Abrijani Pangerapan Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - Teknologi telah mempengaruhi kehidupan masyarakat, bisnis dan pemerintahan. Hal ini harus dibarengi dengan kecerdasan baru di masyarakat. Untuk itu Qlue bersama Kementerian Komunikasi dan Infomatika (Kominfo) RI menginsiasi Smart Citizen Day (SCD).

Andre Hutagalung Andre Hutagalung Co Founder dan Chief Technology Officer Qlue mengatakan, acara yang akan digelar pada 28 Maret 2019 mendatang adalah untuk membangun literasi digital bagi masyarakat dan pentingnya penerapan konsep smart city.

“Selama ini masyarakat memanfaatkan teknologi untuk melaporkan masalah-masalah yang terjadi di daerah masing-masing di berbagai media sosial. Akibatnya informasi yang disebar akhirnya “digoreng” dan tidak mendapatkan solusi. Untuk itu butuh literasi digital yang benar dan tepat untuk mewujudkan smart citizen dan smart nation,” kata Andre dalam jumpa pers, Rabu (20/3/2019) di Press Room Kominfo Jakarta.

Menurut dia, Qlue sebagai perusahaan terdepan dalam ekosistem smart city bersinergi dengan Kominfo melalui inovasi teknologi mendorong gerakan yang fokus memberikan dampak sosial di masyarakat. Dengan dukungan Komlnfo Rl, saat lnl solusi teknologi Qlue siap mendukung program 100 smart city Indonesia dan telah diaplikasikan di berbagai kota, institusi dan perusahaan untuk penerapan konsep smart city.

Baca juga :   Makerfest 2018 Deklarasikan Bangga Kreasi Lokal

”Qlue menyediakan platform berbasis Artificial Intelligence, Internet of Things (loT) serta integrasi data yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan elisiensi dalam menangani permasalahan kota. Namun, keberhasilan penerapan aplikasi Qlue membutuhkan partisipasi warga dengan pemerintah. Untuk itu, Olue menghadirkan Smart Citizen Day untuk memperkenalkan berbagai Solusi Qlue kepada publik serta sebagai puncak perayaan smart citizen di Indonesia,” kata Andre menegaskan.

Sementara Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan |nformatika RI, Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan, Kominfo mendukung sepenuhnya Smart Citizen Day. Acara yang diinisiasi Qlue ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia.

“Besarnya arus informasi di era digital ini membuat masyarakat harus smart untuk menyaring informasi sebelum membagikan informasi tersebut ke orang lain. Kami berharap gerakan smart citizen ini dapat menjadi bola salju yang positif untuk meningkatkan literasi digital di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Acara yang akan digelar di The Tribrata, Dharmawangsa Jakarta akan diawali oleh deklarasi menjadi smart citizen oleh 34 pemuda terpilih yang telah menciptakan dampak sosial positif secara gotong royong di daerahnya.  Smart Citizen Day juga menghadirkan kisah inspiratif dari 19 pembicara kunci lintas sektor yang akan memberikan inspirasi bagaimana membuat akselerasi perubahan positif, inovasi dan kreasi bisnis di era digital, hingga mewujudkan smart business di indonesia.

Baca juga :   Didukung Nvidia, Qlue Kembangkan Teknologi AI Bagi Smart City di Indonesia

Pada acara ini Clue juga menghadirkan instalasi art-technology, ekshibisi solusi teknologi dari Qlue dan partner bisnis yang dapat meningkatkan produktivitas dan efektivitas organisasi maupun perusahaan. Pengunjung dapat meIihat berbagai solusi teknologi Qlue yang dapat diaplikasikan dalam berbagai industri dan bisnis. Dalam mengembangkan Solusi teknologi, Qlue didukung oleh platform Amazon Web Services (AWS).

STEVY WIDIA