Sociolla Buka Gerai Offline Flagship Berteknologi OmniChannel

(ki-ka) Founder Sociolla John Marco Rasjid, Chrisanti Indiana, Christopher Madiam. (Foto: Sociolla)

youngster.id - PT Social Bella Indonesia dengan platform produk kecantikan Sociolla membuka gerai offline flagship pertama berteknologi omni channel. Sociolla juga menyiapkan berbagai aktivitas offline yang bisa memberi pengalaman belanja secara langsung dari layar smartphone .

Co-Founder & CMO Social Bella, Chrisanti Indiana menjelaskan, inovasi ini memungkinkan konsumen untuk mendapatkan produk yang tepat sambil menikmati pengalaman belanja baru. “Sebelum masuk ke toko, mereka perlu sign in akun Soco-nya dengan scan barcode di layar Sociolla Store. Di situ akan terhubung dengan rekomendasi produk yang sesuai dengan kebutuhan. Jadi mereka tidak bingung ketika masuk ke toko harus apa,” ungkap Chrisanti dalam keterangannya Rabu (14/8/2019) di Jakarta.

Soco adalah platform online ulasan konsumen untuk produk kecantikan dan perawatan pribadi yang sudah dirilis sejak tahun lalu. Toko seluas 425 meter persegi yang berlokasi di Lippo Mall Puri ini, dibekali berbagai tampilan interaktif yang terhubung langsung ke situs Sociolla dan platform Soco.

Selain gerai flagship ini, sebenarnya Sociolla juga punya gerai offline lain namun berukuran lebih kecil berlokasi di Kota Kasablanka, Jakarta. Pihaknya tidak menutup kemungkinan ekspansi gerai ke lokasi lainnya, namun masih mempertimbangkan lokasinya dan persebaran
CEO PT Social Bella Indonesia John Rasyid menyatakan perusahaan masih menggalang pendanaan dari investor. Perusahaan terakhir mendapatkan pendanaan Seri C senilai US$12 juta dari EV Growth, dan dikabarkan tengah menggalang pendanaan Seri D dari sejumlah investor seperti EV Growth dan Temasek Holdings. Namun mengenai hal ini, John menyatakan belum dapat menkonfirmasi.

Baca juga :   Modalku dan BPR Hadirkan Pendanaan Bersama untuk Pelaku UMKM

“Itu masih rumor, tetapi jelas kami masih membutuhkan bantuan untuk mewujudkan semua mimpi kami, termasuk funding,” ungkapnya.
Dia menambahkan sejauh ini pertumbuhan perusahaannya selama empat tahun berjalan masih cukup positif. Pihaknya mengklaim mencatatkan pertumbuhan Gross Merchandise Value (GMV) tujuh kali lipat pada kuartal I/2019 dibandingkan periode sebelumnya.

Dia berharap pertumbuhan tersebut dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun. Sociolla sebelumnya sudah menutup putaran pendanaan seri A dari Venturra Capital pada 2015. Setelah itu, perusahaan itu menghimpun pendanaan seri B pada awal 2017 yang turut melibatkan East Ventures dan Istyle.

Istyle Inc. merupakan perusahaan operator platform kecantikan terbesar di Jepang yang turut terlibat dalam pendanaan seri C ke Sociolla. Keterlibatan Istyle Inc. dalam pendanaan ke Sociolla diketahui bersama salah satu institusi investor asal Singapura.

 

STEVY WIDIA