Startup Ini Jadi Marketplace Bisnis Bawang Merah

Brambang.com jadi marketplace khusus jual beli bawang merah. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

youngster.id - Salah satu komoditas yang sering mengalami lonjakan harga tak tekendali adalah bawang merah. Karena sering bergejolak, BI menetapkan bawang merah masuk dalam komoditas dalam penghitungan inflasi.

Gejolak ini terjadi karena produk ini hanya dihasilkan oleh beberapa wilayah saja. Selain rantai distribusi yang panjang, logistik yang tidak efisien, hingga minimnya informasi harga baik bagi petani maupun pembeli. Apalagi masyarakat selalu menggunakan komoditas ini dalam setiap menu masakan yang dikonsumsi, sehingga akan berdampak pada ekonomi mereka.

Berangkat dari itu hadirlan start up Brambang.com. Ini marketplace khusus jual beli bawang merah, disamping memiliki misi mulia yaitu mengatasi permasalahan yang sering dialami masyarakat yaitu tingginya harga.

CEO Brambang.com Dustin Haliman, mengatakan nilai produksi bawah merah yang mencapai 1,4 juta ton per tahun mencapai 28 triliun rupiah dengan asumsi harga sebesar 20.000 rupiah per kg.

“Kami sadar betapa pentingnya komoditas ini dalam kehidupan,” kata Dustin dalam keterangan resmi baru-baru ini.

Baca juga :   Dengan Aplikasi Ini Setiap Orang Bisa Menjadi Pengusaha

Dia menjelaskan, Brambang.com berfungsi mempertemukan para penjual dan pembeli bawang merah secara daring dengan harga yang transparan dan kompetitif yang bisa memberikan keuntungan bagi penjual dan pembeli.

Bawang merah diambil dari sentra produksi di Brebes dan dipasarkan kepada pembeli khusus wilayah Jabodetabek untuk sementara ini. Brambang.com berjanji mengontrol kualitas produk yang dijual agar tidak mengecewakan konsumen. “Kami juga menjamin barang yang diantar adalah bawang merah segar dengan kualitas mutu A-B,” ujar dia.

Agar bisa bertransaksi, pembeli harus terlebih dahulu mendaftar ke situs dan menekan tombol pembelian. Nantinya pihak pembeli menentukan berapa banyak bawang merah yang ingin dipesan. Brambang,com sendiri menentukan minimal pembeli seberat 25 kg.

Barang akan dikirim sehari setelah dipesan. Dengan minimal pembelian seberat 25 kg, ‎Brambang.com memang menyasar pasar bisnis (business to business /B2B), mereka adalah pada UKM pembuat bawang goreng, restoran, dan hotel.

Brambang.com juga sedang menjajaki kerja sama dengan APJI (Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia) untuk sosialisasikan start up ini. Khusus untuk petani yang ingin menjual bawang merahnya dengan harga wajar, Dustin menerima penjualan bawang merah dari petani di Tegal dan Brebes.

Baca juga :   Albert Lucious : Ingin Menjembatani Dunia Perdagangan Online dan Offline

Terkait produk, komoditas ini disimpan di gudang Brambang.com seluas 2000 meter persegi dengan luas tanah 4000 meter persegi.‎ Dustin menilai Brebes merupakan sentra bawang merah dengan hasil panen tertinggi di seluruh Indonesia dengan hasil panen mencapai sekitar 400 ribu ton per tahun.

Brambang.com mengharapkan petani dapat memanfaatkan teknologi agar bisa menjual dengan lebih murah tanpa harus ke tengkulak yang sering mempermainkan harga.

STEVY WIDIA