Startup Social Enterprise Harus Fokus Pada Tujuan

Doing Good: Social Enterprises, di BLOCK71 gedung Ariobimo Sentral Level 8, Kuningan Timur Jakarta. (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

youngster.id - Perkembangan dunia startup di Tanah Air sangat pesat. Dari segi aspek lahir social enterprise yaitu sejenis usaha yang turut melibatkan masyarakat. Peluang startup ini sangat potensial untuk pengentasan masyarakat dari kemiskinan ataupun pengangguran.

Hal ini terungkap dalam diskusi bertajuk Doing Good: Social Enterprises, Selasa (19/6/2018) di BLOCK71 gedung Ariobimo Sentral Level 8, Kuningan Timur Jakarta. Tampil sebagai pembicara Romy Cahyadi founder & CEO Instellar, Nanda Putra, founder & CEO Tanijoy, dan Indri Mahadiraka, founder & CEO Save Yourselves.

Indri mengatakan, kehadiran sosial enterprise ini memang berbeda dengan rekan mereka di startup lain yang mengejar keuntungan. Namun menurut Indri hal itu membuat kebanyakan dari sosial enterprise tersebut justru tidak mempunyai model bisnis yang bisa membantu mereka untuk mendapat penghasilan dan berkembang dengan baik.

Karena itu Indri menegaskan, para pendiri startup yang ingin menekuni bidang sosial enterprise harus fokus dan memiliki purpose yang akan dilakukan kedepannya.

Baca juga :   Untuk Tingkatkan Orang Kreatif BCA Gelar Indonesia Knowledge Forum V

“Fokus sama purpose yang kita punya. Sebenarnya apa sih misi yang kamu punya di dunia itu. Karena kebanyakan orang tidak banyak yang tahu apa yang akan dilakukan ketika mereka hidup di dunia, ” ucap Indri.

” Jadi pikirkan apa yang kita mau lakukan untuk dunia dan abis itu 100 % gila aja disitu. Menarik jalan menjadi seorang startup. I think really important ketika kalian punya startup harus memiliki mental gila. Kalau saya menyebut sama adik saya ‘mental gila’. Gila aja udah, kayak kalian datang ke sebuah seminar startup nggak tahu apa-apa ya kita belajar aja, biar bisa berinteraksi sama orang dan orang lain bisa menyebut gila gitu. Mental gagal, mental gila gitu, ” ungkapnya.

FAHRUL ANWAR