Stiker LINE Karya Kreator Indonesia Mendunia

Revie Sylviana, Strategic Partnership Director Line Indonesia. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - Popularitas Line tidak lepas dari adanya fitur stiker-stiker menarik dengan desain sesuai tren anak-anak muda yang merupakan mayoritas pengguna aplikasi chat ini. Di antara banyak stiker di Line, ternyata ada stiker buatan lokal yang popularitasnya berhasil diorbitkan di negara lain, yaitu stiker Milk & Mocha.

“Jadi, memang setiap negara punya profil berbeda-beda yang stiker mereka suka kayak apa. Tahun ini, kami fokus ke top creator lokal, kita share ke negara lain di mana penggunaan Line juga besar,” ungkap Revie Sylviana, Strategic Partnership Director Line Indonesia baru-baru ini.

“Ternyata salah satu yang dipilih pengguna negara lain adalah Milk & Mocha ini,” ucapnya. Menurut Revie, popularitas Milk & Mocha menandakan penyebaran stiker tidak hanya dari perancang luar ke Indonesia, tapi perancang Indonesia juga bisa populer di luar negeri.

Milk & Mocha adalah stiker yang menampilkan sepasang beruang teddy lucu berwarna putih dan cokelat. Ternyata, stiker-stiker imut seperti itu pun memiliki pangsa yang besar. Milk & Mocha tengah populer di Thailand.”Kami melihat bahwa pengguna Line masih banyak yang pakai stiker, ini ternyata faktor kuat bagi kami,” ujar Revie.

Baca juga :   Afgan Syahreza : Berbisnis Biar Tetap Eksis

Ia mengklaim, stiker Line menjadikan aplikasi tersebut terasa spesial di kalangan pengguna, mengingat orang Indonesia cenderung memakai lebih dari satu aplikasi mengirim pesan.

“Kenapa pengguna muda pakai Line? Ketika mereka berinteraksi dengan keluarga dan teman dekat pakai Line salah satunya bisa dengan stiker, karena stiker lebih informal, lebih ekspresif,” jelasnya.

Data terkini Line menyimpulkan bahwa dalam periode 2016-2017 perkembangan penyebaran stiker meningkat sebanyak 60% dari 8,7 miliar menjadi 13 miliar. “Pertumbuhannya 13 miliar stiker di Indonesia, itu kan cukup fantastis angkanya. Jadi, yang paling banyak populer sebenarnya yang cute karena pengguna Line anak-anak muda, jadi sukanya yang cute,” ucap Revie lagi.

Ia pun menambahkan, anak muda juga menyukai stiker yang desainnya aneh dan dipenuhi lelucon-lelucon segar. Line memang sudah melakukan ekspansi ke konten-konten, seperti berita, gaya hidup, dan hiburan, tetapi mereka tetap menaruh fokus tersendiri pada stiker.

“Setelah yang aneh-aneh, baru kemudian people character (karakter manusia). Nah, kalau karakter manusia biasanya mengikuti tren. Siapa yang sedang hype? Barulah itu yang popularitasnya naik,” katanya.

Baca juga :   Tiga Langkah Rahasia LINE Sukses di Indonesia

Untuk tahun lalu, karakter manusia yang populer di Line adalah Tatan, dan tahun ini Revie menyebut sudah mulai banyak pemain baru, seperti Keluarga Belo.

 

STEVY WIDIA