Telkom Akan Berinvestasi di Go-Jek

(kiri-kanan) Andre Soelistyo - President GO-JEK, Budi Karya Sumadi - Menteri Perhubungan RI, Rudiantara - Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Nadiem Makarim - CEO dan Founder GO-JEK, dan Kevin Aluwi - Chief Information Officer and Co-Founder GO-JEK dalam acara peresmian layanan GO-JEK yang telah hadir dari Sabang hingga Merauke, sekaligus perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - PT Aplikasi Karya Anak Bangsa yang dikenal sebagai perusahaan penyedia layanan on-demand Go-Jek tengah menggalang modal baru. Dikabarkan perusahaan telekomunikasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan ikut menyuntikkan dana dalam fundrising itu.

Go-Jek memang tengah menjajaki pendanaan baru senilai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 29,6 triliun. Tambahan pendanaan ini untuk menopang rencana ekspansi Go-Jek ke empat negara, yakni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Singapura.

Media Strait Times menyebut Telkom sudah melakukan pembicaraan dengan Go-Jek terkait pembelian saham tersebut. “Pembicaraan dilakukan saat Go-Jek mengumpulkan kekuatan untuk memperluas di Asia Tenggara,” demikian dikutip dari Straits Times baru-baru ini.

Isu investasi ini muncul di tengah upaya Go-Jek masuk ke Singapura. Pekan lalu, Go-Jek juga sudah membuka pendaftaran bagi calon mitra pengemudi Go-Car di Singapura.

Oktober lalu, Go-Jek dikabarkan telah mendapat komitmen tambahan investasi senilai US$ 1,2 miliar dari investor lama yakni Tencent Holdings Ltd, Google, dan JD.com Inc. Jika terealisasi, tambahan modal ini akan menambah valuasi Go-Jek hingga mencapai US$ 9 miliar, atau sekitar Rp 136 triliun.

Baca juga :   Driver Cup 2018, Kompetisi Olahraga Untuk Mitra Go-Jek

Sayang belum ada konfirmasi resmi dari pihak Telkom mengenai kabar ini.

STEVY WIDIA