Teradata Hadirkan Fitur 4D Analytics Untuk Tingkatkan Bisnis

(ki-ka) Erwin Sukiato President Director of Teradata Indonesia, Alexander Chulapov (Industry Consultant - Public Sector of Teradata Russia) dan Iwan Djuniardi, Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Dirjen Pajak Republik Indonesia berfoto bersama dalam acara Teradata Innovation Forum 2018. (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Sekarang adalah era cloud computation dan Internet of Things (IoT). Hampir semua kegiatan manusia telah terkait dengan kedua hal ini. Dari sinilah data menjadi bagian yang penting. Sebagai perusahaan analisis data, Teradata pun menghadirkan fitur terbaru 4D Analytics ke Indonesia.

“Kita berada di ambang ledakan besar aplikasi IoT dan menggunakan kasus-kasus yang didukung oleh analisis canggih,” kata Erwin Sukiato President Director, Teradata Indonesia Selasa (10/7/2018) di Pullman Hotel, Jakarta.

Dia menjelaskan, titur 4D Analystics sebuah kapabilitas baru dalam analytics tingkat lanjut yang menggabungkan data lokasi geospasial 3 dimensi dengan dimensi waktu yang ke-4.Fungsi canggih tersebut relevan dalam aplikasi edge computing yang hadir untuk mengelola variabel lokasi dan waktu yang terus-menerus berubah.

Sekadar informasi, edge computing sendiri merupakan metode untuk mengoptimalkan komputasi awan dengan membawa pemprosesan ke perangkat yang menjadi sumber data, seperti berbagai perangkat cerdas yang terhubung ke internet (IoT).

Erwin menyebut sejumlah contoh seperti perangkat connected car, armada, pesawat, lampu lalu lintas, jalan raya, perangkat yang dapat dikenakan (wearables) dan banyak lagi, semua akan menjadi lebih pintar dan lebih bernilai seiring dengan disuguhkannya wawasan analitik baru. “Teradata dengan kemampuan 4D analytics pertama untuk industri siap memimpin revolusi komputasi yang lebih pintar ini, mendorong peningkatan luas yang berawal dari mengurangi lalu lintas dan efisiensi energy yang lebih besar, hingga peningkatan keamanan transportasi,” ucapnya.

Baca juga :   Extramarks Indonesia Hadir Di Bekraf Habibie Festival 2018

Dengan mengintegrasikan kapabilitas tersebut – terutama data geospasial, temporal, dan time-series – ke dalam Teradata Analytics Platform dan mempermudah penggabungan antara kapabilitas dengan analytics pelanggan dan operasional, Teradata memampukan para pelanggannya untuk mengoperasikan analytics IoT yang ditingkatkan.

Menuut Erwin, keuntungan yang dijanjikan dalam IoT sangat jelas, dan untuk banyak industri, IoT menjadi investasi penting untuk bisnis.
Teradata Analytics Platform meningkatkan pengembalian dalam investasi tersebut dengan membuat edge computing menjadi lebih pintar serta menyediakan analisis dampak bisnis, membawa wawasan yang lebih dalam kepada analisis data sensor tradisional.

Penggunaan kemampuan 4D Analitics Teradata mengekspos wawasan mendalam yang memungkinkan logika dan aturan baru untuk membuat perangkat menjadi lebih pintar.



STEVY WIDIA