Tiga Hackhletes Juara Hackathon RIoT 2017

Pemenang Hackaton RIoT 2017. (Foto: Kominfo/Youngsters.id)

youngster.id - Tren Internet of Things (IoT) mulai berkembang di Indonesia. Hal itu terlihat dari kemunculan para hacklethes potensial pada Hackathon Republic of Internet of Things (RIoT) 2017. Terpilih tiga inovasi terbaik dari 30 peserta.

Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen Aplikasi Informatika Septriana Tangkary menyampaikan apresiasinya kepada seluruh hackhletes yang ikut dalam Hackathon RIoT 2017.

“Selamat buat adik-adik yang sudah berada di sini lebih dari 36 jam. Indonesia butuh adik-adik yang hebat yang mampu menciptakan solusi dan inovasi ” katanya pada penutupan Hackathon RIoT 2017, dalam siaran pers yang dilansir laman Kominfo Minggu (27/08/2017) di Bandung Digital Valley, Bandung, Jawa Barat.

Hackathlon merupakan bagian dari rangkaian Republic of IoT 2017. Selama dua hari, 30 hacklethes berkompetisi menyiapkan karya terbaiknya di bidang internet of things (IoT). Karya ini dinilai oleh tim juri yang terdiri dari Director of Market Development General Electronic Indonesia, Mulyandi Nasution; CEO PT Dycodex Teknologi Nusantara, Andri Yadi; Tenaga Ahli Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Barry Simorangkir; serta Chief Technical Officer Cytron Technologies Malaysia, Ober Choo.

Baca juga :   Tokopedia Bantu Pebisnis Online Lewat Modal Pinjaman

Setelah seleksi Top 10 hacklethes, dilanjutkan dengan sesi pitching untuk kembali mempresentasikan prototype demo dan ide komersil di depan para juri dan peserta lainnya. Setiap tim hacklethes terdiri dari tiga peran, yaitu programmer, android developer, dan ahli elektronik/mekanik.

Setelah proses penilaian, terpilih tiga prototype yaitu EX dengan inovasinya Park-Out (smart city, transportasi) sebagai Juara I, Deadliner dengan Smart P-Man (smart living) sebagai Juara II, dan AIM dengan inovasi AIMuscle Smart Personal Muscle Trainer (health assistant) sebagai Juara III. Selain itu juga dipilih pemenang kategori Judges Favorite, yaitu hacklethes Cikur yang mengembangkan alat musik tradisional Karinding sebagai alat pengusir hama pertanian tanpa bahan kimia.

Sebelumnya pada 23 – 25 Agustus 2017 lalu telah diselenggarakan RIoT Seminar yang menghadirkan berbagai narasumber ahli di bidang IoT dan smart nation baik dari Indonesia maupun Malaysia, termasuk Lai Yit Loong, Executive Vice President of Global Sales and Marketing for Silterra.

 

STEVY WIDIA