Tingkatkan Layanan Terintegrasi, Gojek Gandeng KAI

Untuk meningkatkan layanan terintegrasi, Gojek menggandeng PT KAI (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Gojek melakukan kerja sama strategis dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI). Melalui kerjasama strategis ini, Gojek akan mendukung integrasi ekosistem digital dan layanan perkeretaapian, serta meningkatkan nilai tambah dari layanan yang diberikan kepada para pelanggan.

Chief Public Policy and Government Relations Gojek, Dyan Shinto Nugroho mengatakan, ruang lingkup kerjasama ini akan meliputi moda transportasi terintegrasi; angkutan barang berbasis kereta api; pembayaran digital; pemanfaatan aset komersial; dan penempatan konten untuk meningkatkan kunjungan pengguna ke masing-masing aplikasi Gojek maupun KAI.

“Dengan adanya kolaborasi ini, Gojek dan KAI dapat membangun sinergi untuk terus meningkatkan customer journey experience untuk para pelanggan di berbagai layanan-layanan yang dimiliki oleh kedua perusahaan,” kata Shinto dalam keterangannya, Kamis (17/10/2019) di Jakarta.

Dalam lingkup sarana transportasi yang terintegrasi, kolaborasi antara Gojek dan KAI akan dilakukan dalam bentuk penerapan pesanan dan pembayaran dalam satu transaksi, dengan Gojek sebagai penyedia first mile dan last mile; sedangkan KAI sebagai penyedia middle mile.
Tidak hanya itu, guna memastikan kelancaran rangkaian logistik pada angkutan barang berbasis kereta api, GoSend yang pada saat ini beroperasi di lebih dari 200 kotamadya dan kabupaten di seluruh Indonesia akan bertindak sebagai penyedia first mile dan last mile bagi para pengguna. Ada pun KA Logistik akan bertindak sebagai penyedia middle mile.

Baca juga :   Ayo Gunakan Internet Dengan Bijak

“Sebagai pelopor layanan pengiriman on-demand melalui layanan GoSend dan GoBox, yang memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan sehari-hari dari pindah rumah, memfasilitasi pengiriman antar bisnis, dan bahkan memungkinkan logistik acara, saat ini layanan tersebut telah memiliki 100 mitra bisnis, termasuk para pemain e-commerce utama. Selain itu, melalui integrasi dengan mitra kami, kami telah mencapai tonggak sejarah pencapaian lebih dari 1 juta penjual atau pengirim unik per Juni 2019,” papar Shinto.

Sementara itu Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro mengatakan, penandatanganan MoU ini adalah bentuk penegasan dan komitmen kedua belah pihak untuk saling membuka peluang dan penjajakan kerja sama yang lebih komprehensif.

“Sebagai aplikasi yang telah digunakan oleh jutaan konsumen di Indonesia, kami menyambut baik rencana kolaborasi ekosistem Gojek dengan KAI. Kami berharap dapat memberikan pengalaman yang lebih baik untuk para konsumen KAI dan Gojek, baik itu melalui moda transportasi yang terintegrasi, layanan pengiriman barang, pembayaran, dan juga berbagai inovasi lainnya. Hal ini sejalan dengan visi KAI yaitu menjadi penyedia jasa perkeretaapian terbaik yang fokus pada pelayanan pelanggan,” ucap Edi.

Baca juga :   Go-Pay Serius Garap Filantropi

Dengan rencana pengembangan layanan pengiriman barang yang terintegrasi ini, diharapkan Gojek dan KAI dapat juga memberi dampak positif pada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan juga pengguna. Sebagai perusahaan teknologi terdepan di Indonesia, saat ini Gojek telah memiliki lebih dari 20 layanan dan hadir di 200 kota di seluruh Indonesia.

STEVY WIDIA