Tips dan Trik Street Photography untuk Pemula

ki-ka Muhammad Jocky, Founder StreetmeetINA_ Aries Lukman, Founder iPhonesia_ Nico Harold, Street Photographer (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Semakin banyaknya orang yang memiliki kamera DSLR dan kamera ponsel, street photography menjadi semakin populer di Indonesia.

Objek street photography fokus menangkap momen-momen nyata (candid) di ruang publik seperti stasiun, mal, atau bahkan lingkungan sekitar tempat tinggal. Oleh karena itu, photographer diperlukan untuk kreatif dan peka terhadap keadaan sekitar.

Untuk membantu para pemula menguasai teknik street photography, Shopee mengundang Aries Lukman, founder of dari komunitas iPhonesia dan seorang street photographer, Nico Harold pada acara BincangShopee bertajuk “The Two Tales of Street Photography”.

“Program BincangShopee yang kami adakan setiap bulannya ini sejalan dengan komitmen berkelanjutan kami untuk mengedukasi dan meningkatkan taraf hidup pengguna dan masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Kami senang sejauh ini BincangShopee telah diterima dengan baik oleh semua peserta dan terus memberikan wadah bagi para pengguna agar mendapatkan informasi yang beragam dan relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari, seperti BincangShopee keempat ini yang mencakup bidang street photography. Kami berharap para peserta dapat memperoleh ilmu-ilmu yang berharga untuk meningkatkan keterampilan fotografi mereka,” ujar Rezki Yanuar, Country Brand Manager, Shopee Indonesia.

Baca juga :   Pemanfaatan Teknologi 4G Perlu Ditingkatkan

Menurut Aries dan Nico, sebenarnya street photography tidak memerlukan teknik khusus ataupun perlengkapan fotografi yang kompleks dan mahal. Sebaliknya, keduanya menekankan pentingnya bereksperimen dan melatih sense fotografer terhadap cahaya, situasi, dan sudut pengambilan foto.

Jadi, street photography ini bisa dilakukan oleh siapapun dan menggunakan gawai apapun. Berikut adalah 4 tips pengambilan street photography yang perlu dicatat sama para pemula:

Pertama, perhatikan interaksi yang terjadi di sekitar Anda. Tantangan terbesar dari street photography adalah menangkap momen, sehingga kita pun harus selalu siap dengan gawai kita di saat momen tertentu terjadi – interaksi sosial, misalnya. Menurut Aries Lukman, interaksi sosial yang menarik dalam street photography adalah sesuatu yang terjadi secara alami.

Kedua, kuasai teknis dasar fotografi. Untuk melatih sense pengambilan foto, teknis dasar fotografi perlu diperhatikan. Pahami teknik-teknik seperti triangle exposure (ISO, shutter speed, dan aperture), teknik komposisi dasar, serta kerja kamera yang dimiliki. Ketiga hal ini menjadi penting agar gambaran momen yang diinginkan dapat terinterpretasikan di gawai yang dimiliki.

Baca juga :   Dorong UKM “Go International”, HIPMI Gandeng PUM dari Belanda

Ketiga, tentukan timing yang pas. Menurut Nico, kesempatan untuk hunting street photography bisa kapan saja. Pagi, siang, malam, dan cuaca panas, mendung, ataupun hujan pun bisa jadi menghasilkan foto-foto yang ciamik. Tempat pun bisa di mana saja, tidak hanya outdoor, tapi bisa juga termasuk tempat indoor seperti mal atau lingkungan sekitar kantor ataupun rumah.

Keempat, mulai berlatih dengan memanfaatkan momen sekitarmu. Selama di ruang publik, tempat yang dimanfaatkan bisa dimana saja. Tidak hanya outdoor, tapi bisa juga termasuk tempat indoor seperti shopping mall atau kantor tempat kita kerja (selama diperbolehkan menggunakan kamera).

 

FAHRUL ANWAR