Tokopedia dan Pemprov Jabar Bersinergi Untuk Pemerataan Ekonomi Digital

Gubernru Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya (kanan) usai penandatanganan kerjasama. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

youngster.id - Tokopedia berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital. Kerja sama ini terdiri atas tiga program kerja, yakni Desa Digital, Jabar Digital Province, dan pemberdayaan petani sayur dan buah di Jawa Barat.

“Kami ingin berbagai inovasi teknologi di mana Tokopedia dapat berkontribusi mendorong perkembangan ekonomi digital di Jawa Barat,” ujar CEO dan Co-Founder Tokopedia, William Tanuwijaya dalam keterangan resmi, Rabu (21/8/2019).

Menurut dia, lewat kemitraan itu, kedua pihak ingin mendorong literasi digital untuk para pelaku UMKM dan BUMDes, meningkatkan kualitas dan nilai jual produk lokal setempat, mulai dengan memberikan pengetahuan pengemasan hingga pengambilan foto produk yang lebih baik, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital.

Tokopedia akan mendirikan Tokopedia Center di Desa Sukanagara, Kabupaten Cianjur. Menurut William nantinya masyarakat Sukanagara dapat melakukan transaksi secara online-to-offline, membayar tagihan dan pembelian tiket.

“Tokopedia Center dapat menjadi pusat edukasi digital di berbagai daerah sekaligus menghubungkan para pegiat UMKM di Indonesia dengan pasar nasional, mengingat UMKM merupakan penyumbang lebih dari 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ungkap William.

Baca juga :   Line Menyediakan Platform untuk Game Developer Indonesia

Tokopedia Center yang diluncurkan sejak September 2018 lalu, kini telah hadir di 20 daerah Indonesia termasuk Medan, Padang, Bogor, Bandung, Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Jogja, Surakarta, Boyolali, Malang, Belitung, Makassar, Pontianak, Desa Palasari (Subang), Desa Lesmana (Banyumas), Desa Gunungwetan (Banyumas), Desa Kertajaya (Subang), Desa Kedungwungu (Subang), dan Prabumulih (Palembang).
Minggu ini, Tokopedia akan membuka tiga Tokopedia Center terbaru, yakni di Desa Sukanagara, Desa Bobojong, dan Desa Pagelaran.

“Dengan adanya kerja sama ini kami berharap para pelaku UMKM maupun BUMDes setempat bisa lebih melek teknologi karena kita punya potensi yang luar biasa,” kata Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.

Desa Digital meliputi promosi potensi unggulan daerah, pemasaran produk hasil program ‘One Village One Company’, penguatan kelembagaan BUMDes dan perluasan akses pemberdayaan masyarakat desa melalui Tokopedia Center. Sementara Jabar Digital Province merupakan kolaborasi dalam digitalisasi layanan publik.

Hal itu mencakup bidang pelayanan penerbitan perizinan dan non perizinan secara online, termasuk pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) lewat Tokopedia E-Samsat, serta kemudahan mengakses tiket pariwisata.Di sisi lain, Tokopedia dan Pemprov Jabar juga berkolaborasi dengan Sayurbox untuk lebih memberdayakan petani sayur dan buah di Jawa Barat.

Baca juga :   William Tanuwijaya : Bermimpi Dengan Mata Terbuka

Program Desa Digital berfokus pada pengembangan UMKM Jawa Barat, diimplementasikan melalui Tokopedia Center dan bekerja sama dengan BUMDes. Tokopedia Center merupakan experience center yang menghadirkan pengalaman online-to-offline dan tersebar di seluruh Indonesia.

STEVY WIDIA