Vegan Culinary Festival 2018, Pesta Kuliner Sehat

Orang muda banyak yang mengikuti pola makan vegetarian dan vegan. (Foto: Ilustrasi/Youngster.id)

youngster.id - Kuliner merupakan salah satu asset yang dapat menarik kunjungan wisata. Sejalan dengan itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penyelenggaraan Vegan Culinary Festival 2018 yang diselenggarakan oleh Indonesia Vegetarian Society (IVS) guna memopulerkan gaya hidup sehat di Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, I Gde Pitana Brahmananda mengatakan, penyelenggaraan Vegan Culinary Festival 2018 bertujuan mempermperkenalkan serta mempromosikan aneka makanan vegan nusantara yang menjadi bagian penting dalam industri pariwisata, terutama dalam menarik minat wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, khususnya komunitas masyarakat vegan dari seluruh dunia (masyarakat yang tidak mengkonsumsi produk hewani dan turunannya).

“Kami tidak membina langsung komunitas vegan, tetapi itu kami manfaatkan untuk promosi. Artinya kalau wisatawan mancanegara yang mengikuti pola hidup sehat datang ke Indonesia, kita yakinkan mereka bahwa kita punya produknya. Jadi kami ada di posisi hilir,” kata Pitana belum lama ini di Jakarta.

Menurut dia, wisatawan dari komunitas vegetarian dan vegan di Indonesia dan mancanegara semakin banyak dan terus berkembang sehingga mendorong tumbuhnya rumah makan vegetarian dan vegan yang kini telah menjamur di berbagai kota dan daerah di Indonesia.

Baca juga :   Nyi Roro Kidul Hadir di Mobile Legends

Rencananya, pesta kuliner tersebut akan diadakan sebagai rangkaian acara ‘Earth Day Vegan Festival & Forum 2018’, akan berlangsung di Tribeca Central Park Mall, Jakarta Barat, pada 23-25 Maret 2018.

Berdasarkan laporan Indonesia Vegetarian Society (IVS), tercatat lebih dari 1000-an rumah makan vegetarian dan vegan, baik yang berskala besar (restoran) hingga warung kaki lima tersebar di 34 provinsi Indonesia. Bahkan banyak rumah makan yang non-vegetarian/vegan kini juga menyediakan menu khusus vegetarian termasuk hotel-hotel, tempat wisata, maskapai penerbangan, rumah sakit, hingga kantin sekolah sehingga saat ini sudah cukup akomodatif bagi kaum vegetarian dan vegan.

STEVY WIDIA