XYLC 2019 Jaring 600 Siswa di 6 Kota

XL Axiata Youth Leadership Camp di Bogor. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Untuk mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas di era revolusi industri 4.0, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia kembali menyelenggarakan program pengembangan kepemimpinan dan karakter XL Axiata Youth Leadership Camp (XYLC) 2019. Kali ini, ada 600 siswa setingkat SMA/SMK yang akan mengikuti program tahunan dan akan berlangsung di enam kota.

Group Head People Services XL Axiata, M. Hira Kurnia mengatakan, upaya untuk ikut serta memajukan dunia pendidikan di Indonesia terus kami kembangkan. Karena itu, tahun ini kami memutuskan untuk melanjutkan program XYLC ini dengan kembali menggandeng Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai institusi yang paling berkompeten di bidang ini.

“Kami juga masih akan menerapkan kurikulum yang dapat membantu para pelajar SMA/SMK menghadapi revolusi industri 4.0, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan soft skill yang belum banyak diajarkan di sekolah formal,” kata Hira dalam keterangannya, Senin (12/8/2019) di Jakarta.

Hira Kurnia menambahkan, soft skill atau yang dikenal dengan transversal skill merupakan kualitas yang dibutuhkan di semua bidang kerja. “Kemampuan ini mencakup kreativitas, imaginasi, intuisi, emosi, dan etik yang sangat bermanfaat dalam membangun interaksi sosial. Program ini telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia,” jelasnya.

Baca juga :   AAJI Cari Ide Aplikasi Digital Bagi Asuransi Jiwa

Secara teknis, para peserta pun akan langsung dibimbing oleh pembicara yang merupakan karyawan XL Axiata dengan expertise yang sudah teruji. Mendapatkan mentoring berkelanjutan dari para mahasiswa peserta XL Future Leaders, dan tentunya akan mendapatkan e-sertifikat dari XL Axiata.

Acara pertama berlangsung di Bogor pada 9-10 Agustus 2019, dengan peserta dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Selanjutnya akan bergerak ke Semarang, Medan, Makassar, Surabaya, dan terakhir Yogyakarta. XYLC juga terbuka untuk sekolah-sekolah dari kota atau kabupaten terdekat dengan lokasi XYLC. Karena kuota peserta yang terbatas hanya 100 peserta per lokasi, maka panitia memprioritaskan peserta yang menjadi pengurus organisasi siswa di sekolah (OSIS, MPK, Pramuka, dll). Diharapkan program ini terus mendapat dukungan dari sekolah yang pernah menerima manfaat.

FAHRUL ANWAR