Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

1.730 Pelaku IKM Ikuti Workshop e-Smart Kemenperin

2 April 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Pemerintah Target 10.000 IKM Lokal Ikut e-Smart IKM

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Workshop e-Smart IKM S) di Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: Antara/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Berdasarkan data yang didapat dari marketplace, hingga Maret 2018, total nilai penjualan Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam skema e-Smart mencapai lebih dari Rp320 juta. Untuk itu, pelaku IKM terus didorong untuk memasuki ranah digital.

Sejauh ini, Direktorat Jenderal IKM Kementerian Perindustrian Sektor Industri Kecil dan Menengah (Ditjen IKM) mengklaim telah melaksanakan workshop e-Smart IKM di 23 provinsi, dengan total peserta sebanyak 1.730 pelaku IKM.

“Pencapaian ini lebih tinggi dibanding target awal yang ditetapkan di awal tahun 2017, yakni hanya 1.000 pelaku IKM,” kata Gati Wiabawaningsih Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah beberapa saat yang lalu.

Setelah para pelaku IKM mengikuti workshop e-Smart IKM dan telah memasarkan produknya melalui marketplace, Ditjen IKM akan memantau data performansi setiap pelaku IKM. Hasil yang didapat akan terlihat berapa jumlah pelaku IKM yang sukses dalam transaksinya (champion) dan mereka yang belum sukses dalam transaksinya, bahkan disuspensi.

Bagi mereka yang telah sukses, Ditjen IKM akan memberikan fasilitasi agar mereka dapat mengakses pasar yang lebih luas.
“Akses pasar akan diberikan hingga ke pasar global, baik melalui fasilitasi pengembangan produk agar sesuai standar global atau sebagai peserta pameran internasional. Selain itu, mereka juga berpeluang untuk menjadi reseller produk-produk IKM lain dan diharapkan kisah sukses mereka akan menjadi inspirasi bagi para pelaku IKM untuk tumbuh dan berkembang,” ungkap Gati.

Baca juga :   Startup4Industry 2020 Dorong Ekosistem Usaha Pemula di Bidang Industri

Sementara bagi yang belum sukses atau bahkan disuspensi oleh online marketplace, Ditjen telah mengidentifikasi beberapa faktor penyebabnya. Faktor-faktor pertama adalah ketiadaan waktu untuk berjualan online karena sibuk berproduksi atau sudah memiliki distributor sendiri.

“Untuk permasalahan ini, Ditjen IKM akan mengembangkan agregator, yakni platform yang mengumpulkan produk IKM dan memfasilitasi penjualan online, termasuk logistik dan layanan pelanggan, yang dapat dilakukan oleh Koperasi, Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL) IKM, dan IKM Champion,” jelas Gati.

Dia juga mengatakan faktor lainnya yang menjadi penyebab belum suksesnya IKM di dalam online marketplace yaitu dari segi karakteristik produk, yakni produknya tidak dijual eceran atau produknya bersifat B2B, seperti IKM yang memproduksi mesin dan peralatan produksi. Hal ini akan coba dipecahkan melalui kerja sama dengan B2B marketplace seperti Indonetwork, Indotrading, ataupun Alibaba.

Baca juga :   e-Smart Sarana Digital Bagi Industri Kecil

Faktor terakhir yang menjadi penyebab belum berhasilnya IKM di e-Smart IKM adalah kurangnya penjualan yang tidak berkaitan dengan faktor-faktor sebelumnya.

“Masalahnya, bisa jadi berkaitan dengan produk atau metode pemasaran yang belum baik. Hal ini akan coba diberikan solusi melalui fasilitator baik dari marketplace atau TPL IKM, mahasiswa yang melakukan Kuliah Kerja Nyata, atau konsultasi melalui Pusat Pengembangan Bisnis seperti Inkubator Bisnis,” pungkas Gati.



STEVY WIDIA

Tags: e-smartIndustri kecil dan menengah (IKM)Kementerian Perindustrian (Kemenperin)
Previous Post

Microsoft Siap Kembangkan Kecerdasan Artifisial di Indonesia

Next Post

TCash Siap Jadi Jalur Penjualan Produk Operator Lain

Related Posts

Pendidikan Vokasi
Technology

Kemenperin Dorong Pendidikan Vokasi Berinovasi Sesuai Kebutuhan Industri

22 Januari 2026
0
Kemenperin x MediaWave
Technology

Tingkatkan Daya Saing IKM, Kemenperin Gandeng MediaWave Sediakan Akses Platform AI

14 November 2025
0
BDI Denpasar Gandeng Pelaku Industri Teknologi Global Untuk Perkuat Industri Film dan Animasi
News

BDI Denpasar Gandeng Pelaku Industri Teknologi Global Untuk Perkuat Industri Film dan Animasi

17 Desember 2024
0
Load More
Next Post
Aplikasi TCash Wallet Bisa Validasi Data lewat Video Call

TCash Siap Jadi Jalur Penjualan Produk Operator Lain

Joox Indie Workshop Roadwhow Digelar di Yogyakarta

Joox Indie Workshop Roadwhow Digelar di Yogyakarta

Kini Ada Fitur Layanan KPR Online

Lamudi Hadirkan Fitur Beli dan Sewa Tanah Makam

Discussion about this post

Recent Updates

Schroders Indonesia x Manulife Aset Manajemen Indonesia

Perkuat Dominasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia Akuisisi Schroders Indonesia

2 April 2026
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Schroders Indonesia x Manulife Aset Manajemen Indonesia

Perkuat Dominasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia Akuisisi Schroders Indonesia

2 April 2026
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version