Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

4 Alasan Pelaku Bisnis F&B Enggan Melakukan Transformasi Digital

8 November 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
bisnis F&B

4 Alasan Pelaku Bisnis F&B Enggan Melakukan Transformasi Digital (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan  transformasi  digital  di  Indonesia  telah menunjukkan kemajuan yang pesat. Hal ini berdampak signifikan terhadap percepatan digitalisasi di berbagai sektor, khususnya dalam industri kreatif, terutama bisnis kuliner atau F&B (Food and Beverage).

Berdasarkan laporan terbaru dari Kemenkeu RI (Kementerian Keuangan Republik  Indonesia) tahun 2023, interaksi antara pelanggan dan pembeli telah mengalami peningkatan digital sebesar 36% sebelum pandemi. Angka ini melonjak menjadi 58% selama masa pandemi, dan kembali meningkat hingga 80% setelah pandemi. Sisanya, 20% UMKM belum memanfaatkan potensi ruang digital.

Di sisi lain, dukungan pemerintah dan mendesaknya keadaan turut mempercepat momentum transformasi digital. Tak heran, para pelaku bisnis masa kini dihadapkan pada tuntutan untuk segera beradaptasi dengan perubahan.

Dalam upaya memahami hambatan yang dihadapi pelaku bisnis kuliner, aplikasi kasir Tantri (PT Sasana Solusi Digital) melakukan survei menyeluruh terhadap 500 pedagang F&B, termasuk kafe dan restoran di kota Bandung. Survei ini dilaksanakan selama kuartal 1 dan 2 (Q1-Q2) tahun 2023, dengan tujuan mengungkapkan alasan di balik keengganan dan kendala yang dihadapi dalam menerapkan teknologi kasir digital sebagai bagian dari transformasi.

Baca juga :   Dukung Revitalisasi UKM, Investree Gelar I-Con 2021

Hasil riset mengungkapkan empat alasan utama yang menjadi latar belakang keengganan pelaku bisnis F&B untuk mengadopsi transformasi digital, yakni faktor pandangan atau pemikiran (Mindset), orientasi pada pelanggan (Customer Centric), proses pengambilan keputusan (Decision Making Process), dan cakupan fitur-fitur canggih (Advanced Features).

“Dengan memahami empat poin kunci ini, pelaku bisnis F&B dapat mengambil keputusan yang lebih terinformasi mengenai langkah-langkah transformasi yang mereka perlukan. Para pengembang teknologi pendukung industri F&B juga akan mendapatkan wawasan lebih menyeluruh,” kata pihak pengembang aplikasi Tantri dalam keterangannya, dikutip Rabu (8/11/2023)

Menurut laporan itu, sejatinya para pelaku bisnis di industri F&B tidak mengabaikan peluang transformasi digital, namun mereka memiliki pertimbangan khusus sebelum terlibat dalam inisiatif tersebut.

Baca juga :   Shopee Akan Fasilitasi UKM Untuk Ekspor

Sebanyak 7,46% pelaku bisnis mengungkapkan bahwa faktor mindset atau persepsi mempengaruhi keputusan mereka untuk belum menggunakan aplikasi kasir. Hal ini menunjukkan bagaimana pandangan mereka terhadap transformasi bisnis sebagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi.

Sebanyak 5,41% dari pelaku bisnis kuliner menunjukkan pertimbangan yang berbeda ketika memutuskan untuk mengadopsi aplikasi kasir. Mereka melakukan evaluasi lebih mendalam terhadap dampak yang akan dirasakan oleh pelanggan (customer centric), apakah mereka akan merasa terbantu atau sebaliknya.

“Dengan pendekatan yang lebih cermat terhadap kebutuhan dan preferensi pelanggan, pelaku bisnis berharap mempertahankan hubungan yang kuat dan positif dengan basis pelanggan mereka,” tambahnya.

Sebanyak 40,86% dari pelaku bisnis masih mempertimbangkan apakah menerapkan  transformasi digital adalah langkah yang tepat. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan mereka dalam mengambil keputusan, tetapi juga memperlambat proses digitalisasi.

Laporan itu menyebutkan 46,27% pelaku bisnis F&B masih enggan untuk sepenuhnya beralih dari sistem konvensional ke digital. Hal ini dilandaskan pada kebutuhan mereka yang beragam. Sehingga muncul pertanyaan di benak mereka, “Bagaimana teknologi digital bisnis dapat memberikan bantuan yang memadai?”

Baca juga :   Public Expose Live 2021 Bisnis Digital Mulai Membuahkan Hasil dan Topang Kinerja Telkom Sepanjang Paruh Pertama 2021

Para pelaku bisnis F&B menginginkan fungsi sistem komprehensif, yang dapat mendukung efektivitas dan efisiensi operasional kerja. Mereka menginginkan sistem multifungsi yang terintegrasi antara; Business Management (Kebutuhan Internal Bisnis) → Reporting, Laporan Order, dan Shift  Pegawai. Lalu Order Management (Antara Bisnis dengan Pelanggan) → Open bills, Integrasi Sistem Layanan.

Keempat alasan tersebut menjadi tantangan yang menghadang pelaku bisnis F&B dalam mengadopsi transformasi digital. Padahal, masih banyak manfaat lain yang secara signifikan berdampak pada bisnis. Bahkan QSR Magazine dalam studinya “The Benefits of Going Digital with Your Menu”,  mengungkapkan: “Restoran mengalami kenaikan pemesanan hingga lebih dari 30% setelah menggunakan menu digital dan aplikasi pemesanan.” (*AMBS)

 

Tags: Aplikasi Tantribisnis F&Btransformasi digital
Previous Post

Amartha Menjadi Tournament Supporter FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023

Next Post

DG Awards 2023 Ajang Apresiasi Talenta Digital dan Industri Kreatif

Related Posts

Revolusi AI Indonesia
Features

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
0
transformasi digital
Technology

Transformasi Digital Dorong Kinerja IPCC Naik 15% Sepanjang 2025

4 Februari 2026
0
Percepat Transformasi Digital, Salesforce Hadirkan Agentforce Berbahasa Indonesia
Technology

Percepat Transformasi Digital, Salesforce Hadirkan Agentforce Berbahasa Indonesia

5 Desember 2025
0
Load More
Next Post
DG Awards 2023

DG Awards 2023 Ajang Apresiasi Talenta Digital dan Industri Kreatif

Indosat Optimalkan Platform Digital Untuk Berdayakan Pelaku UMKM Indonesia

Indosat Optimalkan Platform Digital Untuk Berdayakan Pelaku UMKM Indonesia

perdagangan karbon

Komitmen Ekonomi Hijau Indonesia lewat Penerapan Regulasi Bursa Karbon

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version