Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

6 Penghambat Ekonomi Digital di Indonesia

9 Juni 2017
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Butuh SDM Berkualitas Untuk Dukung Ekosistem Startup

Rudiantara menjadi pembicara kunci pada acara 10th Research Day FEB UI 2016. (Foto: ui.ac.id/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia diharapkan dapat menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Namun masih ada beberapa hal yang tercapainya cita-cita itu.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, menyebut ada enam poin yang menjadi penghambat berkembangnya bisnis ekonomi digital.

“Masalah yang dihadapi adalah pendanaan, perpajakan, perlindungan konsumen, infrastruktur komunikasi, logistik, serta edukasi dan sumber daya manusia,” ungkap Rudiantara baru-baru ini.

Dari enam poin tersebut, ia mengatakan kendala terbesar datang dari masyarakat. Termasuk kesiapan masyarakat konsumen dan sejauh mana masyarakat siap untuk memasuki era cashless, atau transaksi nontunai.

“Ada beberapa faktor. Kalau faktor teknologi, kita enggak usah apa-apain dia datang. Justru yang harus kita lakukan adalah memanfaatkan teknologi. Faktor lain, kesiapan masyarakat. Ini yang harus menjadi prioritas, terutama bagaimana mengedukasi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rudiantara, dengan edukasi masyarakat Indonesia dapat mengerti lebih cepat dan mengerti lebih banyak tantang hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi digital.

Baca juga :   Ekosistem GoTo Berkontribusi Ciptakan Nilai Ekonomi Hingga Rp480,7 Triliun

“Masyarakat Indonesia tidak semuanya tinggal di Pulau Jawa, tidak semua warga Jakarta. Kalau semua homogen sebagai warga Jakarta, konsentrasi saya tentang consumer education mungkin rendah, atau bahkan tidak ada,” papar dia.

Karena masyarakat Indonesia yang beragam dan tingkat literasi soal dunia maya, atau internet masih belum cukup, maka pemerintah terfokus pada consumer education.

Untuk itu, Menkominfo mengatakan, pihaknya akan terus mendorong tumbuhnya technopreneurs baru, baik dengan menggandeng mentor-mentor technopreneurs terkemuka, data center, technopark, hingga pendanaan. Ia juga berharap, literasi mengenai perdagangan dunia maya mampu tersampaikan dengan gamblang dan merubah pola pikir masyarakat tentang ekonomi digital.

STEVY WIDIA

Tags: cusstomer educationekonomi digitalMenkominfo Rudiantaratechnopreneurs
Previous Post

Wello, Minuman Whey Buatan Mahasiswa IPB

Next Post

BBM Kolaborasi Dengan Sale Stock

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan
Digital Business

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

6 April 2026
0
pajak kripto
Digital Business

Setoran Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp1,96 Triliun Per Februari 2026

6 April 2026
0
Load More
Next Post
BBM Kolaborasi Dengan Sale Stock

BBM Kolaborasi Dengan Sale Stock

Aplikasi LiteBig Messenger Gelar Program Donasi Ramadan

Aplikasi LiteBig Messenger Gelar Program Donasi Ramadan

Orang Indonesia Berbelanja di Waktu Kerja

Orang Indonesia Berbelanja di Waktu Kerja

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version