Minggu, 15 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

AI Buat Produktivitas Bukalapak Meningkat 5 Kali Lipat

29 Oktober 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
100 Anggota Komunitas Bukalapak Hadir ETC Market 2017

Komunitas Bukalapak di wilayah Jakarta.(Foto: bukalapak/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Setelah mengadopsi sistem artificial intelligence alias kecerdasan buatan produktivitas Bukalapak meningkatkan. Bahkan divisi pelayanan pelanggan mengalami kenaikan hingga lima kali lipat.

Head of Customer Satisfaction Bukalapak, Arief Rakhman mengatakan sistem kecerdasan buatan membantu divisi layanan pelanggan lebih responsif. Sistem AI membuat staf Bukalapak dapat melayani lima kali lebih banyak pelanggan dibandingkan dengan sistem lama.

Selama dua bulan mengadopsi sistem automasi itu, kata Arief, tingkat kepuasan pelanggan berdasar indeks Net Promoter Score (NPS) meningkat tajam.

“Ketika cuma mengandalkan agen, mereka jadi harus mengetahui banyak hal, cakupannya luas. Sementara dengan kombinasi [agen dan AI] ini permasalahan yang ditangani oleh beberapa agen bisa lebih spesifik,” kata Arief baru-baru ini.

Pengklasifikasian masalah dengan AI membuat staf manusia dapat memahami masalah yang dihadapi pelanggan dengan lebih detail sehingga mereka bisa memberikan solusi lebih cepat dari sebelumnya.

Baca juga :   Sinergi untuk Negeri, Virtual Expo Bagi UMKM BUMN

Permasalahan yang mendominasi fitur Bukabantuan ialah seputar verifikasi pembayaran dan info pengiriman. Menurut Arief, banyak pelanggan yang masih tidak acuh pada kode unik yang Bukalapak berikan saat membayar. Alhasil proses pengiriman barang menjadi terhambat.

Saat ini respons paling lambat staf pelayanan pelanggan di fitur Bukabantuan hanya 15 menit. Setelah 2—3 kali percakapan, agen harus dapat memberikan solusi bagi permasalahan pelanggan. Jika belum terpecahkan, percakapan baru dilanjutkan lewat hubungan telepon.
Saat musim promo, Bukalapak dapat melayani sekitar 1.000 percakapan dalam sehari. Namun, Arief menyebut, angka tersebut fluktuatif tergantung tren yang sedang berkembang.

“Otomasi ini juga memungkinkan satu agen membalas ke banyak orang selama masih satu kasus yang sama, seperti mem-blast pesan saja,” kata Arief.

Baca juga :   Bukalapak Raup Rp 10 Miliar Setiap Hari Selama Ramadhan

Meskipun sudah mengadopsi sistem kecerdasan buatan, Bukalapak tidak serta-merta memangkas jumlah karyawan. “Tidak semua hal bisa menggunakan sistem automasi. Permasalahan yang homogen bisa diselesaikan dengan itu. Tapi untuk kasus heterogen tetap perlu kehadiran CS ” kata Arief.

Bahkan Bukalapak membuka rekrutmen. Saat ini jumlah pelayan pelanggan Bukalapak mencapai 250 orang. Sejauh ini Arief menganggap pelayanan terbaik yang bisa diberikan ialah dengan memanusiakan pelanggan. Jadi tidak sepenuhnya dikerjakan oleh kecerdasan buatan.
“AI bisa saja memangkas karyawan, tapi bisa juga tidak, sebab ada sisi humanis yang tidak bisa digantikan oleh robot,” kata Arief.

Menurut dia, tren pelayanan mulai kembali ke arah konvensional, kata Arief, ketika pelanggan dilayani langsung oleh manusia bukan oleh sistem otomatis. Bukalapak juga tidak menggunakan sistem auto-reply karena dinilai tidak personal. Perusahaan marketplace ini memilih untuk mengkombinasikan antara jawaban template dan manual agar menunjang performa.

Baca juga :   Bukalapak Sedia Halaman Khusus Untuk UMKM Jatim

 

STEVY WIDIA

Tags: Artificial Intelligence (AI)Bukalapakpelayanan pelangganproduktivitas
Previous Post

Wahana The Hunger Games Dibuka di Dubai

Next Post

Engagement Tenaga Kerja Milenial Indonesia Hanya 25%

Related Posts

Darma Henwa
AI & CYBER

Darma Henwa dan Huawei Bangun Digitalisasi Berbasis AI di Sektor Pertambangan Indonesia

11 Februari 2026
0
Tren Rekrutmen 2026
ANALYZE

Tren Rekrutmen 2026: Evolusi AI dari Adopsi ke Integrasi Keterampilan

29 Januari 2026
0
Grab AI DevX Connect 2026
AI & CYBER

Grab AI DevX Connect 2026, Dorong Talenta Lokal Kelola AI Skala Besar

29 Januari 2026
0
Load More
Next Post
tenaga kerja

Engagement Tenaga Kerja Milenial Indonesia Hanya 25%

Komang Budi Aryasa : Telkom Terus Merangkul para Pengembang Lokal untuk Melahirkan Berbagai Layanan IoT

Komang Budi Aryasa : Telkom Terus Merangkul para Pengembang Lokal untuk Melahirkan Berbagai Layanan IoT

Pucuk Cool Jam, Wadahi Kreativitas Musik Anak SMA

Pucuk Cool Jam, Wadahi Kreativitas Musik Anak SMA

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version