youngster.id - Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Nokia, dan NVIDIA memperkenalkan inovasi RoboDog, robot anjing otonom dengan kendali ribuan kilometer. Sinergi inovasi ini menunjukkan jaringan yang semula hanya berperan sebagai pengirim data, kini dapat menjadi pusat pemrosesan komputasi berbasis AI yang berdampak langsung ke masyarakat.
Perwakilan Pengembang RoboDog ITS Yuke Brilliant Hestiavin memaparkan bahwa RoboDog dirancang mampu menerima perintah suara manusia dan memahami konteks instruksi. Tak hanya itu, sensor kamera dan LiDAR RoboDog memungkinkan robot untuk membaca kondisi sekitar secara real-time. “Kemampuan ini dapat dikendalikan dalam jarak ribuan kilometer,” ungkap Yuke dikutip dari laman its, Selasa (3/3/2026).
Dalam skenario demonstrasi, RoboDog di Surabaya, Indonesia dapat menerima perintah suara dari pengguna di Barcelona, Spanyol untuk memeriksa kondisi suatu lokasi, mendeteksi potensi bahaya, hingga memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan.
Mahasiswa Departemen Teknik Komputer ITS tersebut menilai bahwa kemampuan robot untuk memahami situasi membuatnya aplikatif untuk industri yang berisiko tinggi bagi manusia.
Dalam inovasi ini IOH memimpin pengembangan Artificial Intelligence Radio Access Network (AI-RAN), sementara Nokia menghadirkan infrastruktur jaringan 5G sebagai tulang punggung konektivitas. Di sisi lain, NVIDIA mendukung komputasi berbasis Graphics Processing Unit dan ITS mengintegrasikannya ke dalam fisik robotika yang siap dioperasikan. Implementasi teknologi tersebut dipamerkan dalam ajang Mobile World Congress 2026 yang digelar di Barcelona, Spanyol.
Sementara itu Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, melalui AI-RAN, Indosat mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam jaringan agar bisa bekerja lebih cepat, cerdas, dan responsif. Dengan meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, dan mengoptimalkan pemanfaatan spektrum, jaringan Indosat menjadi platform yang menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Pencapaian ini tidak hanya membuktikan bahwa teknologi ini berfungsi, tetapi juga memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” katanya dalam siaran pers terpisah.
Menurut Vikram, dengan ini, petani dapat mengakses perangkat pertanian cerdas secara langsung, tenaga kesehatan dapat memanfaatkan diagnostik berbasis AI, dan guru bisa mempersonalisasikan proses belajar mengajar bagi murid-muridnya di mana pun mereka berada.
Peran unik Indosat sebagai provider, operator pusat data, dan penyedia GPU-as-a-service memungkinkan perusahaan mengintegrasikan kapabilitas jaringan, cloud, dan AI di satu platform. Pendekatan terintegrasi ini mempercepat layanan digital sekaligus mendukung keberlanjutan dan ketangguhan jangka panjang.
“Panggilan 5G berbasis AI pertama di Asia Tenggara ini menunjukkan apa yang mungkin dicapai ketika para inovator terdepan berfokus menghadirkan konektivitas yang semakin cerdas,” ujar Pallavi Mahajan, Chief Technology and AI Officer Nokia.
Menurut dia, IOH, NVIDIA, dan Nokia tengah membentuk ulang cara jaringan beroperasi sekaligus mempercepat ambisi digital Indonesia. “Kami bangga bisa membawa teknologi dan keahlian kami ke dalam kolaborasi yang memberdayakan talenta lokal serta menetapkan tolok ukur global baru bagi jaringan seluler berbasis AI,”ujarnya lagi.
Visi Indosat untuk mendorong inovasi lokal, yang didukung perangkat lunak 5G Nokia dan komputasi terakselerasi NVIDIA, sedang membentuk blueprint pembangunan jaringan untuk memperkuat ekosistem nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengembangkan talenta lokal
“AI-RAN adalah platform untuk mendistribusikan kecerdasan yang menghadirkan penerapan AI canggih ke masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Ronnie Vasishta, Senior Vice President NVIDIA.
Ke depan, Indosat berencana menggelar empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah di Indonesia sebagai langkah transisi dari tahap uji coba menuju operasional di dunia nyata. Implementasi ini akan memperkuat network intelligence, kualitas layanan, dan pertumbuhan aplikasi berbasis AI di seluruh Indonesia.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post