Kamis, 1 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Akibat Pandemi, E-Wallet Jadi Metode Pembayaran Paling Banyak Digunakan

15 Desember 2021
in Headline
Reading Time: 2 mins read
metode pembayaran

Kini, Metode Pembayaran Shopee Hadir di Platform Paper.id (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan payment gateway dan teknologi keuangan Xendit memaparkan tren pembayaran digital selama tahun 2021. Ternyata, e-wallet menjadi metode pembayaran yang paling banyak digunakan.

“Kami melihat bahwa selama beberapa tahun terakhir, konsumen Indonesia menginginkan metode pembayaran yang semakin beragam. Untuk itulah, sangat penting bagi para pemilik bisnis – baik usaha besar maupun mikro – untuk dapat beradaptasi dan menyediakan berbagai metode pembayaran dengan payment gateway seperti Xendit. Hal ini penting untuk memberikan pilihan yang lebih banyak bagi pembeli, serta meningkatkan konversi transaksi online,” ungkap Moses Lo, CEO dan Co-Founder Xendit, dalam keterangan resminya, Rabu (15/12/2021).

Diklaim Moses, dalam periode satu tahun penuh (30 November 2020-30 November 2021), Xendit telah memproses lebih dari 150 juta transaksi pembayaran digital, baik di Indonesia maupun Filipina. Nilai total volume transaksi pun mengalami peningkatan, menjadi lebih dari US$ 12 miliar pada tahun 2021. “Saat ini, Xendit memiliki lebih dari 3.000 merchants aktif, yang terdiri dari 90% merchant UKM dan 10% perusahaan,” klaim Moses.

Baca juga :   Direkomendasikan Seleb, Apa MCAS Bisa Jadi Pilihan Investasi Jangka Panjang?

Dalam rangkuman data Xendit yang berjudul “Tren Pembayaran Digital Indonesia 2021”, ditemukan bahwa metode pembayaran yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah: e-wallet (>40%), Virtual Account (>40%), kartu kredit dan QR Code (masing-masing >5%).

Pemakaian e-wallet mengalami pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun, terutama selama pandemi, dengan total pertumbuhannya mencapai >300% dari awal tahun 2021. Jumlah pengguna eWallet juga meningkat 2,4x lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di bulan November 2021, hampir separuh merchant Xendit sudah memiliki kanal eWallet khusus untuk menerima pembayaran pembeli.

Penggunaan QR Code juga mengalami kenaikan hingga 7x lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Akselerasi ini didorong oleh regulasi pemerintah yang menetapkan Quick Response Indonesian Standard (QRIS), sehingga semua pembayaran digital dapat difasilitasi hanya dengan satu kode yang sama. Di bulan November 2021, Xendit mencatat bahwa 1 dari 5 merchant telah menggunakan QR code untuk menerima pembayaran dari pembeli.

Baca juga :   Kini Bisa Nonton YouTube dan Genflix Tanpa Kuota

Berdasarkan data Xendit, rata-rata nilai transaksi untuk setiap metode pembayaran sangat bervariasi – dengan Virtual Account menempati angka tertinggi (rata-rata Rp 2.300.000) dan e-wallet menempati angka terkecil (rata-rata Rp 70.000). Hal ini mengindikasikan bahwa e-wallet banyak digunakan untuk pembayaran bernilai kecil, serupa dengan QR Code yang mencatatkan nominal transaksi rata-rata Rp 250.000. Sementara itu, untuk pembelian bernominal besar, pembeli Indonesia lebih banyak mengandalkan Virtual Account, outlet ritel (rata-rata Rp 1.200.000), dan kartu kredit (rata-rata Rp 800.000).

Sementara itu, sektor yang memiliki peningkatan transaksi terbanyak selama tahun 2021 berasal dari 3 industri, yaitu Produk Digital dengan peningkatan lebih dari 400%, Industri Jasa dengan peningkatan lebih dari 300%, dan Jasa Keuangan dengan peningkatan lebih dari 150%.

“Sebagai perusahaan teknologi keuangan, Xendit berkomitmen untuk terus berinovasi dan menawarkan solusi-solusi pembayaran digital terbaru, sesuai dengan tren yang dibutuhkan oleh konsumen Indonesia. Kami juga akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, untuk bisa membantu semakin banyak pelaku bisnis meraih kesuksesan di era digital ini,” pungkas Moses.

Baca juga :   Dukung Pertumbuhan Ekosistem Kripto, Xendit Sediakan Layanan Pembayaran untuk Lembaga Kliring KKI

 

STEVY WIDIA

Tags: e-walletkartu kreditmetode pembayarn digitalQR codeQRISXendit
Previous Post

MNC Vision Networks Siapkan Kejutan Semarak Akhir Tahun 2021

Next Post

Google Donasikan US$ 117.000 Bantu Penanggulangan Erupsi Gunung Semeru

Related Posts

Grab x QRIS
News

Permudah Transaksi, Grab Resmi Integrasikan QRIS untuk Layanan On-Demand

7 November 2025
0
Xendit Founders
Headline

Startup Unicorn Indonesia Xendit Ekspansi ke Amerika Latin

7 November 2025
0
Xendit Founders
Headline

Akuisisi Startup Payex, Xendit Ekspansi dan Bangun Kemitraan Baru di Malaysia

17 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Erupsi Gunung Merapi

Google Donasikan US$ 117.000 Bantu Penanggulangan Erupsi Gunung Semeru

#BestofTweets 2021 Indonesia

Inilah Pemenang Penghargaan #BestofTweets 2021 Indonesia

AWS Popup Loft

Pembukaan Region AWS di Indonesia Akan Ciptakan 24.700 Lapangan Kerja

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version