Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline ANALYZE

Survei Sun Life: 71% Warga Indonesia Terpaksa Bekerja di Masa Pensiun demi Kebutuhan Hidup

11 Februari 2026
in ANALYZE
Reading Time: 2 mins read
Masa Pensiun

Survei Sun Life: 71% Warga Indonesia Terpaksa Bekerja di Masa Pensiun demi Kebutuhan Hidup (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Fenomena kesenjangan masa pensiun di Indonesia semakin nyata. Berdasarkan studi terbaru Sun Life bertajuk “Retirement Reimagined: Asia’s Retirement Divide”, mayoritas masyarakat Indonesia (77%) memprediksi akan tetap bekerja setelah usia pensiun. Mirisnya, bagi 71% responden, keputusan ini bukan merupakan pilihan pribadi, melainkan tuntutan untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari.

Laporan ini menyoroti adanya jurang pemisah antara kelompok yang siap secara finansial (Gold Star Planners) dan mereka yang tertahan karena kondisi keuangan (Stalled Starters).

Indonesia sedang menghadapi perubahan struktur penduduk yang signifikan. Pada tahun 2023, terdapat 30,9 juta penduduk usia 60 ke atas (11,1% populasi). Angka ini diproyeksikan melonjak hingga 64,9 juta jiwa atau 20,5% dari total populasi pada tahun 2050.

Baca juga :   Keamanan Cloud: Kunci Daya Saing Ekonomi Digital ASEAN

Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, menjelaskan bahwa perencanaan yang matang adalah kunci penentu masa tua seseorang.

“Bagi mereka yang siap, bekerja lebih lama adalah pilihan untuk fleksibilitas. Namun bagi yang lain, itu mencerminkan tekanan keuangan. Merencanakan pensiun lebih awal adalah penentu realitas mana yang akan dijalani,” ujar Albertus, dikutip Rabu (11/2/2026).

Riset Sun Life membagi calon pensiunan ke dalam dua kategori besar. Pertama, Gold Star Planners: Kelompok yang siap finansial. Sebanyak 48% dari kelompok ini menantikan masa pensiun dengan optimis karena merasa aman secara keuangan. Bagi mereka, bekerja adalah soal aktualisasi diri dan hubungan sosial.

Kedua, Stalled Starters: Kelompok yang menunda pensiun karena terpaksa. Sebanyak 43% terpaksa terus bekerja untuk membiayai pendidikan anak atau kebutuhan keluarga. Kelompok ini cenderung merasa pesimistis (20%) terhadap masa depan mereka.

Baca juga :   Mitgo: Dikontribusi Fashion, Belanja Online Indonesia Tunjukkan Pertumbuhan Pesat

Salah satu tantangan terbesar bagi pekerja Indonesia adalah fenomena Sandwich Generation, di mana seseorang harus menanggung beban finansial orang tua sekaligus anak secara bersamaan. Hal ini memaksa 23% responden untuk menunda masa pensiun mereka.

Hal menarik dalam survei tahun ini adalah lonjakan penggunaan Generative AI (seperti ChatGPT dan Google Gemini) untuk perencanaan keuangan, yang meningkat dari 13% menjadi 30%. Namun, tren ini dibarengi dengan penurunan minat terhadap saran profesional dari bank maupun penasihat keuangan independen.

Albertus memperingatkan bahwa meski AI membantu mencari informasi, teknologi ini seringkali kekurangan konteks personal.

“Pelibatan nasihat dari ahli keuangan tetap penting agar keputusan yang diambil akurat dan selaras dengan tujuan individu,” tambahnya.

Baca juga :   Indonesia Jadi Pasar Pertumbuhan Game Selular Tercepat di Dunia

Meskipun tantangan finansial membayangi, kesadaran untuk merencana masih tergolong rendah. Menurut survei, 24% masyarakat tidak memiliki rencana pensiun sama sekali. Sementara itu, 34% masyarakat baru mulai merencana dua tahun sebelum berhenti bekerja, dan hanya 38% yang merasa sangat percaya diri dengan masa depan finansial mereka.

 

Selain faktor uang, kesehatan fisik (58%) dan kesehatan mental (52%) menjadi faktor utama yang membangun optimisme di masa tua. Sun Life menekankan bahwa kesehatan adalah bentuk kekayaan yang nyata yang harus dijaga beriringan dengan aset finansial. (*AMBS)

Tags: Masa PensiunSun Life“Retirement Reimagined: Asia’s Retirement Divide”
Previous Post

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

Next Post

Tumbuh Positif di Awal Tahun 2026, CICIL Salurkan Dana Lebih Dari Rp3,36 Triliun

Related Posts

Demi Strategi Jangka Panjang Sun Life Indonesia Rombak Pucuk Pimpinan
News

Demi Strategi Jangka Panjang Sun Life Indonesia Rombak Pucuk Pimpinan

28 Mei 2025
0
Sun Life x Beyond Sports
News

Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Olahraga Basket di Asia, Sun Life Donasikan Rp10 Miliar

1 September 2023
0
Serukan Menjadi Generasi #LebihBaik Lewat Video Pendek
News

Sun Life Luncurkan Asuransi Untuk Generasi Muda

30 September 2017
0
Load More
Next Post
CICIL

Tumbuh Positif di Awal Tahun 2026, CICIL Salurkan Dana Lebih Dari Rp3,36 Triliun

HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

Darma Henwa

Darma Henwa dan Huawei Bangun Digitalisasi Berbasis AI di Sektor Pertambangan Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
TRI Beri Perlindungan Dari Ancaman Spam dan Scam Sepanjang Ramadan

TRI Beri Perlindungan Dari Ancaman Spam dan Scam Sepanjang Ramadan

11 Februari 2026
Darma Henwa

Darma Henwa dan Huawei Bangun Digitalisasi Berbasis AI di Sektor Pertambangan Indonesia

11 Februari 2026
HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

11 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
TRI Beri Perlindungan Dari Ancaman Spam dan Scam Sepanjang Ramadan

TRI Beri Perlindungan Dari Ancaman Spam dan Scam Sepanjang Ramadan

11 Februari 2026
Darma Henwa

Darma Henwa dan Huawei Bangun Digitalisasi Berbasis AI di Sektor Pertambangan Indonesia

11 Februari 2026
HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

11 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version