Minggu, 29 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Aplikasi Virtual Reality Paviliun Indonesia di Venice Biennale 2019

15 Juni 2019
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Aplikasi Virtual Reality Paviliun Indonesia di Venice Biennale 2019

Para seniman di paviliun Indonesia di Venice Biennale 2019. (Foto: Bekraf/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Paviliun Indonesia hadir dalam pameran seni tertua di dunia Venice Biennale di Italia pada 11 Mei hingga 24 November. Masyarakat bisa menikmati pameran itu secara virtual melalui aplikasi lokal Ars. yang dikembangkan oleh Johanes Adika Gahari.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui akun Instagram menyebut, Ars. bisa menjadi sarana apresiasi paviliun Indonesia di Venice Biennale 2019 secara tidak langsung.

“Ayo nikmati paviliun Indonesia secara virtual melalui aplikasi buatan putra-putri bangsa,” tertulis dalam foto unggahan @bekrafid, Jumat (14/6/2019).

Ars. adalah aplikasi media dengan fitur augmented reality atau virtual reality yang memungkinkan sebuah produk tampil dalam pengalaman baru lewat gabungan teknologi, foto, serta video. Ars. bisa diunduh melalui Google Play dan Apple Store.

Baca juga :   Chelsea Islan Kembangkan Bisnis Berlian Menggunakan Lab Grown Diamond yang Berkelanjutan

Pada pameran ini, Paviliun Indonesia menampilkan instalasi seni berjudul Akal Tak Sekali Datang, Runding Tak Sekali Tiba. Dalam Ars., terdapat lima medium yang menampilkan berbagai pameran karya seni Paviliun Indonesia pada Venice Biennale 2019.

Para pengguna bisa mengakses konten yang ada di Ars. secara gratis. Namun, terdapat akses berbayar seharga Rp 1,5 juta untuk membuka konten lebih banyak lagi. Sebab, Ars. juga menampilkan beberapa pertunjukan, seperti Lunar Series, Konser Monokrom Tulus, Patung Garuda Wisnu Kencana, serta karya kreatif lain.

Sebelumnya Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Ricky Pesik menyatakan, Indonesia konsisten ikut serta dalam Venice Biennale sejak 2017. “Eksibisi sepanjang enam bulan jadi kesempatan untuk memperkenalkan karya Indonesia,” kata Ricky.

Baca juga :   Emoji Tokopedia Hadir di Twitter

Dia menyebutkan, potensi ekonomi dalam produk seni masih perlu perkenalan pasar. Ricky menyatakan, Indonesia harus terus konsisten dalam pameran internasional supaya eksposur global terjaga. “Setiap tahun, jumlah pengunjung di Venice itu mencapai 20 juta orang, sekitar 8 juta pendatang pasti menghampiri paviliun di Venice Biennale,” ujarnya.

Lima komponen instalasi adalah Meja Runding, Susunan Kabinet, Buaian, Ruang Merokok, dan Mesin Narasi. Semuanya bakal menjadi rangkaian untuk menarasikan garis alur kehidupan budaya masyarakat Indonesia. Tim artistik yang menampilkan karya adalah Handiwirman Saputra dan Syagini Ratna Wulan sebagai seniman.

Selain itu, Asmudjo Djono Irianto dan Yacobus Ari Respati berlaku sebagai kurator. Asmudjo mengaku instalasi dalam paviliun Indonesia merepresentasikan labirin raksasa dalam kehidupan masyarakat. “Hasil eksplorasi setiap pengunjung akan berbeda sesuai keputusan yang mereka ambil,” katanya.

Baca juga :   Mastercard Berdayakan Perusahaan Rintisan Lewat Program Startup Path Open Banking

Asmudjo menyebut, tema paviliun Indonesia menawarkan pendekatan seni sebagai sesuatu yang menyenangkan serta bentuk pemicu pemikiran kritis masyarakat. Setelah tampil dalam Venice Bienalle, lima instalasi akan dipamerkan di Indonesia.

STEVY WIDIA

Previous Post

Aplikasi ‘Mendoan’ Permudah Hafal Doa

Next Post

Startup Insurtech Ini Tutup Pendanaan Seri C

Related Posts

Workshop AI Ready ASEAN Bandung
Technology

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
0
AFTECH OJK
Digital Business

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
0
Revolusi AI Indonesia
Features

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
0
Load More
Next Post
insurtech

Startup Insurtech Ini Tutup Pendanaan Seri C

Traveloka Sediakan Layanan Pemesanan Tiket Wisata

Traveloka Siapkan Pintu Khusus QR code

Telkom Kembali Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik “Best Company To Work In Asia 2019”

Telkom Kembali Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik “Best Company To Work In Asia 2019”

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version