Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline AI & CYBER

Bisnis Indonesia Hadapi Tantangan AI dan Platform Tertutup

5 Januari 2026
in AI & CYBER
Reading Time: 3 mins read
platform tertutup

Bisnis Indonesia Hadapi Tantangan AI dan Platform Tertutup (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Memasuki tahun 2026, berbagai bisnis di Indonesia mulai menghadapi perubahan mendasar dalam efektivitas strategi digital marketing. Kenaikan biaya iklan digital, melemahnya korelasi antara traffic dan penjualan, serta pergeseran perilaku konsumen ke platform tertutup seperti WhatsApp dan TikTok menjadi tantangan utama yang semakin nyata.

Perubahan algoritma mesin pencari, munculnya AI Search, serta tren zero-click results turut menggeser peran website. Jika sebelumnya menjadi pusat informasi dan konversi, kini website lebih berfungsi sebagai referensi pendukung, sementara keputusan konsumen dipengaruhi oleh konten video, rekomendasi kreator, dan sinyal sosial di platform seperti TikTok dan Instagram.

CEO Doxadigital, Viktor Iwan, menilai banyak brand masih menggunakan pendekatan lama di ekosistem digital yang telah berubah drastis.

“Banyak brand masih menerapkan logika digital lama di ekosistem yang sudah berubah total. Tantangan hari ini bukan sekadar memilih channel, tetapi mengintegrasikan seluruh channel agar bergerak selaras menuju tujuan bisnis,” ujar Viktor, dikutip Senin (5/1/2026).

Baca juga :   IBFEST Series 10 Tingkatkan Literasi Digital dan Pemanfaatan AI Untuk Gen Z

Menurut Viktor, dominasi AI dan konten video menuntut bisnis untuk mengorkestrasi strategi berbasis data, komunitas, dan relevansi agar tetap kompetitif.

Salah satu perubahan terbesar pada 2026 adalah meningkatnya peran kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi dalam eksekusi digital marketing. Platform seperti Google dan Meta kini mengelola proses bidding, targeting, hingga optimalisasi konten secara otomatis. Kondisi ini menggeser peran marketer dari teknisi operasional menjadi perancang strategi yang mengatur sinyal data untuk mengarahkan sistem AI mencapai objektif bisnis.

Di sisi lain, SEO juga mengalami transformasi signifikan. Strategi yang sebelumnya berfokus pada kata kunci kini beralih ke pendekatan berbasis entitas dan jawaban. Visibilitas brand menjadi lebih krusial karena banyak informasi kini disajikan langsung oleh AI melalui AI Overview, chatbot, maupun voice assistant, tanpa mendorong klik ke website.

Baca juga :   Ericsson Hackathon 2025, Mencari Solusi Berbasis 5G dan AI Untuk Perdagangan di Indonesia

Tren social commerce turut menguat. Konsumen tidak lagi hanya mencari produk melalui mesin pencari, melainkan menemukannya lewat video pendek, live shopping, dan kolaborasi kreator. Proses awareness hingga konversi kini dapat terjadi di satu platform tanpa harus berpindah aplikasi.

Isu lain yang semakin penting adalah pengelolaan first-party data. Seiring hilangnya cookie pihak ketiga dan ketatnya regulasi privasi, bisnis didorong membangun database pelanggan sendiri melalui CRM, WhatsApp, email, dan program loyalitas. WhatsApp bahkan berkembang menjadi chat-based funnel utama yang menggantikan peran landing page, terutama untuk produk bernilai tinggi dan layanan B2B.

Selain itu, peran kreator dan komunitas semakin dominan sebagai sumber kepercayaan konsumen. Pengalaman autentik dari kreator dan komunitas dinilai lebih kredibel dibandingkan pesan iklan satu arah. Model kolaborasi jangka panjang, co-creation, serta ekosistem kreator berbasis afiliasi mulai menjadi strategi yang lebih berkelanjutan.

Baca juga :   The Payoneer Forum Digital Revolution Summit 2018 : Mengenal Lebih Dekat Digital Marketing

Pendekatan omnichannel juga tidak lagi dianggap sebagai keunggulan, melainkan standar. Konsistensi pesan, data, dan pengalaman pelanggan harus terjaga di seluruh kanal, mulai dari TikTok, Google, marketplace, hingga WhatsApp dan email. Tantangan utama bukan sekadar hadir di banyak platform, tetapi menjaga alur narasi yang terintegrasi.

Di Indonesia, faktor lokal seperti tren treatonomics, dominasi super-app, serta kuatnya narasi halal sebagai gaya hidup turut mempercepat disrupsi strategi digital marketing. Mayoritas konsumen yang merupakan generasi digital-native kini lebih kritis, cepat mengambil keputusan, dan menuntut transparansi serta autentisitas dari brand.

Seiring perubahan tersebut, pendekatan performance marketing pun bergeser. Fokus tidak lagi pada metrik seperti klik dan impressions, melainkan pada hasil bisnis nyata seperti pendapatan, margin keuntungan, dan customer lifetime value (CLV). Kampanye dengan performa visual tinggi namun minim dampak terhadap pertumbuhan bisnis mulai ditinggalkan. (*AMBS0

Tags: digital marketingDoxadigitalPlatform Tertutup
Previous Post

Telkomsel Siapkan Layanan dan Keamanan Registrasi Kartu SIM Dengan Data Biometrik

Next Post

ZTE Gelar Berbagai Program Pengembangan Talenta Digital di Indonesia

Related Posts

platform tertutup
Headline

Digital Marketing & Influencer Dorong Pertumbuhan Klinik Kecantikan

29 September 2025
0
digital marketing
Headline

Integrasi Kanal Digital dan Offline, Kunci Keberhasilan Digital Marketing

3 Mei 2025
0
video pendek
News

Jumlah Pelaku UMKM yang Bergabung di SnackVideo Meningkat 135%

27 Oktober 2023
0
Load More
Next Post
ZTE Gelar Berbagai Program Pengembangan Talenta Digital di Indonesia

ZTE Gelar Berbagai Program Pengembangan Talenta Digital di Indonesia

Marshall Pribadi - Privy

Privy Tutup 2025 dengan Kinerja Positif, Klaim Cegah 122 Juta Fraud Digital

belanja online

Transaksi Harbolnas 2025 Lampaui Target, Capai Rp36,4 Triliun

Discussion about this post

Recent Updates

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

24 Februari 2026
Bank Indonesia - PIDI

Bank Indonesia Luncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia untuk Perkuat Talenta Digital Nasional

24 Februari 2026
GSMA green mobile

GSMA Luncurkan Dana Hibah Global untuk Startup Teknologi Hijau di Negara Berkembang

24 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

24 Februari 2026
Bank Indonesia - PIDI

Bank Indonesia Luncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia untuk Perkuat Talenta Digital Nasional

24 Februari 2026
GSMA green mobile

GSMA Luncurkan Dana Hibah Global untuk Startup Teknologi Hijau di Negara Berkembang

24 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version