Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Ericsson Hackathon 2025, Mencari Solusi Berbasis 5G dan AI Untuk Perdagangan di Indonesia

19 September 2025
in ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Reading Time: 2 mins read
Ericsson Hackathon 2025, Mencari Solusi Berbasis 5G dan AI Untuk Perdagangan di Indonesia

Peluncuran Ericsson Hackathon 2025 di Jakarta. (Foto: istimewa/ericsson)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ericsson bersama mitra global dan lokal kembali meluncurkan Ericsson Hackathon 2025. Program ini berfokus pada solusi berbasis 5G dan AI untuk mendorong transformasi digital di sektor manufaktur, pertambangan, pertanian, dan perdagangan di Indonesia. Hackathon ini juga bertujuan untuk mengembangkan talenta digital Indonesia generasi mendatang, serta memperkuat ekonomi digital.

President Director of Ericsson Indonesia, Singapore, Philippines, and Brunei Daniel Ode mengatakan, edisi tahun ini hadir dengan jangkauan lebih luas dan melibatkan lebih banyak peserta serta berfokus pada spektrum industri yang lebih beragam.

“Sebagai pemimpin global di bidang 5G, Ericsson berkomitmen penuh untuk mempercepat transformasi digital Indonesia. Kapabilitas 5G yang andal, aman, dan tangguh membuka peluang penerapan AI dalam skala besar. Karena itu, pada edisi kedua Hackathon ini kami memperluas cakupan dengan memberdayakan talenta lokal, startup, dan pengembang untuk menghadirkan solusi nyata berbasis 5G dan AI yang mendorong inovasi lintas industri,” katanya dikutip Jumat (19/9/2025).

Baca juga :   Dorong Akselerasi UKM dengan Teknologi AI Telkomsel Gelar Digital Creative Enterpreneurs

Menurut Daniel, Hackathon ini bertujuan mendukung proyeksi Indonesia untuk masuk jajaran lima besar ekonomi dunia berdasarkan PDB pada 2045. “Melalui inovasi yang berfokus pada sektor-sektor pertumbuhan tinggi di Indonesia, pemanfaatan 5G dan AI akan mendorong penguatan ekonomi digital, salah satu dari tiga prioritas utama dalam Visi Indonesia Digital 2045,” ucapnya lagi.

Sepanjang kompetisi, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman langsung bekerja menggunakan teknologi mutakhir, tetapi juga bimbingan dari para pakar industri global.

Program bertajuk Hackathon: Indonesia’s NextGen Digital Sprint with 5G and AI ini bekerja sama dengan Qualcomm, Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Senior Director of Government Affairs for Southeast Asia and Pacific at Qualcomm International Inc. Nies Purwati menambahkan, Hackathon 2025 mencerminkan komitmen Qualcomm dalam menghadirkan inovasi, kreativitas, dan produktivitas melalui teknologi wireless communication demi peningkatan kualitas hidup.

Baca juga :   AI Talent Factory, Upaya Penuhi Defisit 3 Juta Talenta Digital di Indonesia

“Kami percaya AI memegang peran transformatif di hampir setiap industri, mengubah cara bisnis beroperasi, mengambil keputusan, dan menciptakan manfaat lebih,” ujarnya.

Sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Kementrian Perindustrian Republik Indonesia Masrokhan mengatakan, inisiatif ini sejalan erat dengan agenda Making Indonesia 4.0 untuk mempercepat transformasi industri nasional.

“Melalui ajang ini, kami menyediakan kesempatan kompetisi sehat bagi para generasi muda yang harapannya dapat memacu mereka untuk bereksperimen, berkolaborasi lintas disiplin, dan menghasilkan prototipe sebagai solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan sektor industri, khususnya industri manufaktur di Indonesia,” ucapnya.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komdigi RI Sonny Hendra Sudaryana menekankan, Indonesia diproyeksikan akan membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada tahun 2030, dan kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi hanya melalui pendidikan formal. Karena itu, inisiatif seperti Hackathon ini krusial dalam memperkuat pipeline talenta digital nasional.

Baca juga :   MediaTek Fokus Kembangkan AI dan Perkuat Kemitraan Lokal

“Selain itu, inovasi 5G dan AI yang lahir dari Hackathon 2025 siap diimplementasikan di dunia nyata, sejalan dengan prioritas nasional untuk mempercepat transformasi digital,” ujarnya.

Pendaftaran dibuka hingga 17 Oktober 2025, dan para pemenang akan diumumkan di dalam sebuah acara yang akan digelar di 14 November 2025, dengan total hadiah senilai Rp190 juta.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: AIEricssonEricsson Hackathon 2025Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)Kementrian Perindustrian (Kemenperin)Qualcommsolusi 5G
Previous Post

Waste4Change: Solusi Sirkular Penting dalam Mendorong Perubahan Sistemik

Next Post

Perangkat Laptop Berbasis AI Dorong Kreativitas Generasi Muda

Related Posts

Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital
VARIOUS

Jaga Ruang Digital Beretika, Pemerintah Blokir Aplikasi Grok

12 Januari 2026
0
Garuda Spark Innovation Hub, Ruang Terbuka Bagi Startup
VARIOUS

Program Garuda Spark Kembangkan Ekosistem Startup Lokal

6 Januari 2026
0
AI Innovation Hub
ARTIFICIAL INTELLIGENCE

AI Innovation Hub Upaya Dorong Akselerasi Talenta dan Inovasi Ekosistem AI Nasional

18 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Perangkat Laptop Berbasis AI Dorong Kreativitas Generasi Muda

Perangkat Laptop Berbasis AI Dorong Kreativitas Generasi Muda

Unnes Gandeng UD Impat Korea Kembangkan Startup Mahasiswa Berbasis Energi dan Lingkungan

Unnes Gandeng UD Impat Korea Kembangkan Startup Mahasiswa Berbasis Energi dan Lingkungan

IndonesiaNEXT 2025 Pertajam Keahlian Berbasis AI Generasi Muda

IndonesiaNEXT 2025 Pertajam Keahlian Berbasis AI Generasi Muda

Discussion about this post

Recent Updates

aplikasi Agoda

Agoda Luncurkan Booking Form Bot Berbasis AI untuk Permudah Proses Pemesanan

12 Januari 2026
aplikasi Travoy

Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga Luncurkan Aplikasi Travoy Versi Terbaru

12 Januari 2026
English 1

English 1 Gelar Kompetisi Nasional Spelling Bee ke-18, Diikuti 1.300 Finalis dari 58 Kota

12 Januari 2026
Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital

Jaga Ruang Digital Beretika, Pemerintah Blokir Aplikasi Grok

12 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
aplikasi Agoda

Agoda Luncurkan Booking Form Bot Berbasis AI untuk Permudah Proses Pemesanan

12 Januari 2026
aplikasi Travoy

Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga Luncurkan Aplikasi Travoy Versi Terbaru

12 Januari 2026
English 1

English 1 Gelar Kompetisi Nasional Spelling Bee ke-18, Diikuti 1.300 Finalis dari 58 Kota

12 Januari 2026
Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital

Jaga Ruang Digital Beretika, Pemerintah Blokir Aplikasi Grok

12 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version