Kamis, 15 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Serangan Siber Meningkat, Kolaborasi Tingkat Sektoral Jadi Hal Penting

15 Januari 2026
in ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Reading Time: 2 mins read
serangan siber

ki-ka: Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher, Deputi IV BSSN Slamet Aji Pamungkas, Ketua Umum ADIGSI Firlie Ganinduto dan Eko Prasudi Widianto Direktur ITSEC Asia. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ekonomi digital menjadi salah satu pemacu pertumbuhan ekonomi nasional. Namun di sisi lain, adanya pihak-pihak yang justru memanfaatkan ekonomi digital dari sisi negatif. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat sekitar 3,64 miliar serangan siber selama periode Januari hingga Juli 2025 atau rata-rata terjadi sembilan serangan setiap detiknya.

Kondisi ini mendorong PT ITSEC Asia Tbk, perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, menggandeng Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI) meluncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber.

Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan, inisiatif ini merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan siber Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan, dan kolaborasi ekosistem.

“Melalui program ini, kami membangun jalur nasional terstruktur yang menghubungkan kesiapan operasional sehari-hari dengan pengambilan keputusan di tingkat eksekutif, sehingga keamanan siber menjadi bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan organisasi,” katanya pada media gathering Rabu (14/1/2026) di Jakarta.

Baca juga :   Kekhawatiran Konsumen Indonesia Meningkat Saat Penipuan Seluler Berbasis AI Mengancam Musim Belanja

Menurut Patrick pesatnya kemajuan teknologi, termasuk kehadiran artificial intelligence (AI) tidak akan bisa dihindari. Tetapi semua pihak baik industri, pemerintah dan masyarakat, harus mempersiapkan diri untuk bisa melakukan tindakan pencegahan terhadap serangan siber.

“Ketahanan siber saat ini bukan lagi sekadar tantangan teknologi, melainkan masalah kepemimpinan dan tata kelola,” ujar Patrick.

Sementara itu, Ketua Umum ADIGSI Firlie Ganinduto menambahkan, berdasarkan data Indeks Keamanan Siber Nasional (NCSI) terakhir, Indonesia menempati peringkat ke-49 di dunia dengan skor indeks sekitar 63,64 dari 100.

“Kita tentu berharap agar kesadaran penguatan kesiapan keamanan siber tidak hanya di tingkat teknis, tetapi juga di tingkat pimpinan. Ini demi mendukung ekosistem digital yang lebih tangguh dan berkelanjutan di Indonesia,” ucapnya.

Pentingnya sinergi lintas sektor juga ditekankan oleh Slamet Aji Pamungkas, Deputi IV Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sekaligus Ketua Dewan Pengawas ADIGSI.

Baca juga :   Keterampilan Pengelola Data AI Jadi Talenta Primadona di Berbagai Industri

“Memperkuat ketahanan siber nasional menuntut kolaborasi lintas sektor yang kuat serta komitmen pimpinan,” katanya.

Menurut Slamet, untuk bisa berhasil didalam mengimplementasikan pengembangan ekonomi digital, maka perlu mencermati empat paradigma keamanan siber. Pertama, keamanan siber sebagai investasi. Kedua, keamanan siber by design. Ketiga, paradigma keamanan siber sebagai kolaborasi semua pihak. Serta keempat, paradigma keamanan siber berdasarkan kebijakan top down.

“Paradigma pertama, kita harus menempatkan keamanan siber itu sebagai sebuah investasi. Sebab saat ini masih banyak pihak yang menganggap bahwa keamanan siber sebagai cost center.  Padahal apabila terjadi insiden, kerugiannya akan lebih masif, ketimbang biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pencegahan didalam  program keamanan siber,” tegasnya.

Program ini akan dilaksanakan melalui peluncuran nasional dalam dua fase selama enam bulan pada tahun 2026, dengan menargetkan lebih dari 1.000 peserta di seluruh Indonesia. Peserta mencakup perwakilan pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta, mulai dari praktisi tingkat operasional hingga jajaran kepemimpinan senior.

Baca juga :   Perlindungan Aset Bisnis Dari Serangan Kejahatan Siber Harus Diperkuat

Gerakan Nasional Ketahanan Siber juga merupakan bagian dari Road to ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026, yang memadukan kesiapan operasional dan tata kelola kepemimpinan dalam satu kerangka implementasi.

Tingkat dasar adalah program Pejuang Cyber Indonesia yang berfokus pada pembangunan kesadaran dan kesiapan keamanan siber praktis dalam organisasi melalui lokakarya luring (offline) dan hibrida, diskusi berbasis kasus, serta latihan simulasi. Program ini menyasar manajer IT dan keamanan siber, tim risiko dan kepatuhan (risk and compliance), pemimpin operasional, serta organisasi dengan eksposur digital yang tinggi.

Selanjutnya tingkat Cyber Champion Leadership Program. Program ini untuk memperkuat kesadaran para eksekutif atas risiko dan tata kelola siber. Puncaknya akan dilaksanakan pada ajang ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026 sebagai titik konsolidasi nasional inisiatif tersebut.

 

STEVY WIDIA

Tags: Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI)Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)Gerakan Nasional Ketahanan SiberPT ITSEC Asia Tbkserangan siber
Previous Post

Dorong Inovasi Teknologi Rendah Karbon, Plug and Play Gandeng Amazon Gelar “Amazon Devices Climate Tech Accelerator 2026”

Next Post

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

Related Posts

cybercrime
ARTIFICIAL INTELLIGENCE

AI Bakal Mengubah Tren Kejahatan Siber di Tahun 2026

12 Desember 2025
0
cybercrime
VARIOUS

Ada 2.915 Perhari Potensi Serangan Eksploitasi Siber Terhadap Bisnis di Indonesia

6 Oktober 2025
0
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Ketahanan Siber di Indonesia
VARIOUS

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Ketahanan Siber di Indonesia

22 September 2025
0
Load More
Next Post
Penipuan Secara Mandiri

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

pelatihan AI

Biji-biji Initiative dan KNI Gelar Pelatihan AI untuk Pendidik di Bontang

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

Discussion about this post

Recent Updates

fintech WeLab

Fintech WeLab Raih Pendanaan Seri D US$220 Juta, Terbesar untuk Bank Digital Asia 2025

15 Januari 2026
startup AI Coxwave

Startup AI Coxwave Raih Pendanaan Pre-Seri A US$5 Juta dari L&S Venture Capital

15 Januari 2026
Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

15 Januari 2026
pelatihan AI

Biji-biji Initiative dan KNI Gelar Pelatihan AI untuk Pendidik di Bontang

15 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
fintech WeLab

Fintech WeLab Raih Pendanaan Seri D US$220 Juta, Terbesar untuk Bank Digital Asia 2025

15 Januari 2026
startup AI Coxwave

Startup AI Coxwave Raih Pendanaan Pre-Seri A US$5 Juta dari L&S Venture Capital

15 Januari 2026
Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

15 Januari 2026
pelatihan AI

Biji-biji Initiative dan KNI Gelar Pelatihan AI untuk Pendidik di Bontang

15 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version