Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Solusi IoT Menghubungkan Seluruh Rantai Operasional Perusahaan

19 September 2025
in ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Reading Time: 2 mins read
Solusi IoT

Solusi IoT Menghubungkan Seluruh Rantai Operasional Perusahaan (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Saat ini, industri masih menghadapi berbagai tantangan. Operasional yang terfragmentasi, lonjakan permintaan energi yang memicu peningkatan emisi karbon, serta tekanan dari investor dan konsumen untuk berpraktik lebih berkelanjutan menjadi realitas yang tak terelakkan.

Ada tiga megatrend yang mendorong perubahan global: perubahan iklim, digitalisasi & AI, serta transisi energi. Hasil Sustainability Survey 2024 yang dilakukan Schneider Electric menunjukkan 52% perusahaan di Indonesia menilai perubahan iklim sebagai risiko signifikan, sementara 47% melaporkan gangguan rantai pasok yang terkait dengan iklim dalam 12 bulan terakhir.

Di sisi lain, laju digitalisasi dan adopsi kecerdasan buatan (AI) diproyeksikan meningkatkan konsumsi energi hingga 4,2 kali lipat pada periode 2023–2028, bahkan satu permintaan ChatGPT saja mengkonsumsi energi 10 kali lebih besar dibandingkan pencarian Google sederhana.

Tonny Hendro Kusumo, Business Vice President Industry & Process Automation, Schneider Electric Indonesia mengatakan, kendati begitu, peluang tetap terbuka karena hingga 70% emisi CO2 dapat dihilangkan dengan teknologi yang sudah tersedia saat ini, apabila diintegrasikan dalam strategi dekarbonisasi yang tepat.

“Data ini menunjukkan urgensi bagi industri untuk berubah. Tantangan yang kita hadapi adalah nyata, namun peluangnya juga besar. Dengan digitalisasi, otomasi, dan elektrifikasi, kita dapat menjembatani kesenjangan menuju operasional yang lebih efisien, tangguh, dan berkelanjutan,” ujar Tonny, dikutip Jum’at (19/9/2025).

Baca juga :   Keterampilan Pengelola Data AI Jadi Talenta Primadona di Berbagai Industri

Untuk menjawab tantangan tersebut, Schneider Electric menghadirkan solusi EcoStruxure, sebuah platform terbuka berbasis Internet of Things (IoT), yang menghubungkan seluruh rantai operasional—dari lantai produksi hingga cloud. Melalui solusi ini, Schneider Electric telah membantu pelanggan global mencapai tujuan keberlanjutan dengan mengoptimalkan penggunaan energi dan mengurangi emisi. Hingga saat ini, lebih dari 734 juta ton emisi CO2 berhasil dihindari, dengan target mencapai 800 juta ton pada 2025.

Solusi ini juga telah terbukti di kedua smart factory Schneider Electric di Indonesia yang berada di Cikarang dan Batam.  Transformasi digital kedua pabrik ini dimulai sejak 2017 sebagai bagian dari inisiatif global Schneider Electric untuk mendigitalkan fasilitas manufaktur. Pabrik Schneider Electric di Batam bahkan menjadi salah satu showcase global Schneider Electric dengan pengakuan sebagai Global Lighthouse oleh World Economic Forum.

Baca juga :   AI-RAN Research Center Dorong Inovasi Mobile AI dan Pertumbuhan Digital Indonesia

Di smart factory Batam, penerapan EcoStruxure, diklaim berhasil meningkatkan produktivitas hingga 35%, mengurangi konsumsi energi sebesar 37%, serta menekan emisi karbon sebesar 1.002 ton. Pabrik ini juga mencatat pengurangan material terbuang hingga 54%, penurunan emisi CO2 pada rantai pasok utama hingga 42%, serta mengurangi emisi CO2 hingga 1.002 ton. Sementara di smart factory Cikarang, Schneider Electric memadukan EcoStruxure dengan instalasi panel surya untuk memperkuat keberlanjutan. Hasilnya, pabrik ini mampu menghasilkan energi terbarukan sebesar 200 kWp setiap tahun, mengurangi emisi karbon sebesar 181 ton per tahun, serta menghemat energi hingga 6.935 kWh

Menurut Tony, masa depan manufaktur akan bergerak menuju paradigma otomasi berbasis software-defined. Pendekatan ini mendorong integrasi yang lebih terbuka dan fleksibel melalui Universal Automation, sehingga industri tidak lagi terikat pada sistem yang terkunci pada satu vendor. Dengan mengacu pada standar IEC 61499, Universal Automation kini telah diadopsi oleh puluhan pelanggan lintas industri.

Baca juga :   Kembangkan Talenta Vokasi, Schneider Electric dan Politeknik Negeri Batam Bangun Innovation Corner

“Melalui EcoStruxure Automation Expert, Schneider Electric membantu menyederhanakan integrasi, mempercepat skalabilitas, sekaligus memberdayakan generasi berikutnya untuk berinovasi dengan lebih adaptif,” tutup Tony. (*AMBS)

 

Tags: EcoStruxureRantai Operasional PerusahaanSchneider Electricsolusi IoT
Previous Post

IndonesiaNEXT 2025 Pertajam Keahlian Berbasis AI Generasi Muda

Next Post

Manfaatkan AI untuk Proses Analisa Kredit, Bank Vima Gandeng Moneta AI

Related Posts

PLTS Schneider Electric
VARIOUS

Jaga Stabilitas PLTS, Schneider Electric Tawarkan Pemutus Sirkuit 800V AC

11 November 2025
0
Schneider Electric x Politeknik Negeri Batam
News

Kembangkan Talenta Vokasi, Schneider Electric dan Politeknik Negeri Batam Bangun Innovation Corner

27 Agustus 2025
0
Innovation Hub Jakarta
News

Percepat Transformasi Digital, Schneider Electric Resmikan Innovation Hub Jakarta

28 Februari 2025
0
Load More
Next Post
Analisa Kredit

Manfaatkan AI untuk Proses Analisa Kredit, Bank Vima Gandeng Moneta AI

Agrinas Jaladri x IPB

Perkuat Riset dan Inovasi Teknologi Budidaya, Agrinas dan IPB Jalin Kerja Sama

Lazada Hadirkan Beragam Fitur Berbasis AI dan Panduan untuk Bantu Penjual Maksimalkan Bisnis

Penjualan Lazada 9.9 Mega Brands Sale 2025 Meningkat, AI Jadi Pendorong Performa

Discussion about this post

Recent Updates

aplikasi Agoda

Agoda Luncurkan Booking Form Bot Berbasis AI untuk Permudah Proses Pemesanan

12 Januari 2026
aplikasi Travoy

Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga Luncurkan Aplikasi Travoy Versi Terbaru

12 Januari 2026
English 1

English 1 Gelar Kompetisi Nasional Spelling Bee ke-18, Diikuti 1.300 Finalis dari 58 Kota

12 Januari 2026
Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital

Jaga Ruang Digital Beretika, Pemerintah Blokir Aplikasi Grok

12 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
aplikasi Agoda

Agoda Luncurkan Booking Form Bot Berbasis AI untuk Permudah Proses Pemesanan

12 Januari 2026
aplikasi Travoy

Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga Luncurkan Aplikasi Travoy Versi Terbaru

12 Januari 2026
English 1

English 1 Gelar Kompetisi Nasional Spelling Bee ke-18, Diikuti 1.300 Finalis dari 58 Kota

12 Januari 2026
Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital

Jaga Ruang Digital Beretika, Pemerintah Blokir Aplikasi Grok

12 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version