Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

BEKUP, Pacu Startup Agar Tidak Gagal

12 Desember 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Bekraf Luncurkan ”Bekup” Untuk Calon Startup

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) luncurkan "Bekraf for Pre-Startup" (Bekup). (Foto : Bekraf/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup merupakan bisnis yang tengah tumbuh terutama di kalangan anak muda di Indonesia. Sayang banyak bisnis itu layu sebelum berkembang. Kegagalan ini bisa diatasi dengan pembekalan seputar manajemen perusahaan. Untuk itu Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar program BEKUP.

Program yang memasuki tahun ketiga adalah program pendampingan pra-startup dari masih berupa ide menjadi MVP yang siap dilanjutkan ke pasar atau masuk ke inkubator untuk digodok lebih lanjut. Halal Local dan TarraSmart merupakan dua peserta Bekup angkatan pertama yang masih aktif hingga kini.

Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari mengungkapkan, kebanyakan founder startup di Indonesia baru paham bagaimana membuat produk yang berangkat dari teknologi. Padahal, sebenarnya esensi dalam mendirikan startup itu adalah mengelola perusahaan, bagaimana leadership itu dibutuhkan.

Baca juga :   Viu Rilis 16 Film Pendek Karya Pelajar Indonesia

“Bekup itu lahir untuk menurunkan failure rate startup di tahap awal. Di dunia itu dibilangnya ada 10% [yang selamat], sekarang sudah 20% karena kita gembleng mereka untuk jadi entrepreneur. Banyak dari mereka yang enggak ngerti cara buat usaha, cuma tahu buat produk saja,” kata Hari dalam belum lama ini di Jakarta.

Peserta Bekup yang bergabung di tahun ini jumlah sekitar 150 startup. Lebih sedikit dari peserta tahun lalu yang sebanyak 200 startup. Kendati demikian, Hari melihat peserta kali ini lebih berkualitas dari segi kematangannya.

“Selama ini startup berangkatnya dari teknologi, padahal sebenarnya menawarkan solusi dari problem yang ada. Contohnya seperti yang Gojek lakukan. Jadi dalam Bekup kami ajarkan ke pre-startup dari yang masih berupa ide sampai akhirnya jadi MVP,” ujar Harri lagi.
Ada 30 startup yang lolos sampai ke tahap demo day, dengan persentase keberhasilan 20% dari total peserta. Persentase ini dianggap lebih tinggi dari tingkat gagal startup yang disebut hanya 10% yang selamat pada tahap awal.

Baca juga :   Tips Kelola Bisnis Startup Ala Gojek

Demo day itu sendiri sudah diselenggarakan pada pekan lalu dengan nuansa yang cukup berbeda di kapal pesiar Quicksilver Cruise Jakarta.
Setelah terdaftar, peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan Bekup. Mulai dari bootcamp 1, team consultation 1, bootcamp 2, team consultation 2, mid evaluation, rangkaian kegiatan routine evaluation journey 1-6, dan final evaluation.

Seluruh pembekalan, sambungnya, diarahkan buat para founder agar dapat menciptakan startup yang kuat dan andal sehingga dapat menawarkan inovasi dengan tiga kriteria. Yakni sesuai keinginan pengguna, layak secara bisnis, dan memungkinkan untuk dikembangkan secara teknis.

Di tahap akhir, dipilih 10 startup yang diberikan kesempatan untuk mempresentasikan bisnisnya di hadapan mitra inkubator, akselerator, investor, dan mitra strategis potensial lainnya.

Baca juga :   Kontrak Hukum, Jadi Juara BSC Digitechnopreneur Innovation Awards 2021

10 startup tersebut adalah Sebuku (Balikpapan), Angkoters (Bandung), Lesku (Denpasar), Isportpreneur (Makassar), Ngelab Kampus (Malang). Kemudian, SalonQita (Medan), Muslimall (Padang), Freshtime (Semarang), Qubiclo (Tangerang), dan Farming.id (Yogyakarta).

“Dengan adanya program BEKUP, kami harap dapa membantu pengembangan pelaku startup dengan memberikan pelatihan dan manajemen kerja melalui kegiatan yang telah kami adakan. Kami beserta para mitra sangat bangga dapat menjadi bagian untuk mewujudkan Indonesia lebih baik,” pungkas Hari.

STEVY WIDIA

Tags: Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)Bekraf for Pre-Startup (Bekup)startup
Previous Post

Grab Suntik Dana Rp1,5 Triliun ke Oyo

Next Post

Banper Bekraf 2018 Capai Rp42 Miliar

Related Posts

Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
CES 2026 Innovation Awards
STARTUP

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
0
Tiga Startup Teratas Ajang Semesta AI 2025 Sukses Implementasikan AI
AI & CYBER

Tiga Startup Teratas Ajang Semesta AI 2025 Sukses Implementasikan AI

15 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Banper Bekraf 2018 Capai Rp42 Miliar

Banper Bekraf 2018 Capai Rp42 Miliar

Pusat Berbelanja Berbasis AI Hadir di Indonesia

JD.ID Tawarkan Diskon Hingga 99% pada Harbolnas 12.12

Viu Pitching Forum Kembali Digelar

Viu Pitching Forum Kembali Digelar

Discussion about this post

Recent Updates

XLSMART

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XLSMART

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version