Senin, 9 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline BizTech

Nuon Bangun Model Bisnis Lifestyle Berbasis Ekosistem Berkelanjutan

9 Maret 2026
in BizTech
Reading Time: 2 mins read
Nuon

CEO Nuon Aris Sudewo. (Foto: istimewa/nuon)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Dengan lebih dari 190 juta konsumen digital dan sekitar 175 juta pemain gim aktif, Indonesia merupakan salah satu pasar digital terbesar di kawasan. Laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan sektor media online Indonesia mencapai US$ 10–12 miliar pada 2026–2027. Namun, sebagian monetisasi konten digital masih terkonsentrasi pada platform global, menciptakan value leakage yang membatasi optimalisasi nilai tambah domestik.

Di tengah proyeksi pertumbuhan industri hiburan digital yang signifikan PT Nuon Digital Indonesia (Nuon), memosisikan diri sebagai platform penghubung antara konten, distribusi, dan monetisasi. CEO Nuon Aris Sudewo mengatakan, langkah ini untuk menangkap potensi nilai ekonomi yang selama ini belum optimal tergarap di dalam negeri.

“Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh,” katanya dikutip Senin (9/3/2026).

Baca juga :   Kontribusi Ekonomi Digital 2,9% dari PDB Indonesia

Menurut Aris, Nuon yang adalah bagian dari Telkom Group mempertegas perannya sebagai orkestrator ekosistem digital lifestyle nasional. Keunggulan kompetitif Nuon bertumpu pada kemampuannya mengintegrasikan penciptaan IP, distribusi platform, sistem pembayaran, serta pemanfaatan insight perilaku konsumen dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Dengan dukungan ekosistem Telkom Group yang mencakup lebih dari 158 juta pengguna seluler dan 11 juta broadband households, serta potensi addressable market lainnya yang mencapai 182 juta pengguna seluler dan lebih dari 4 juta broadband households, Nuon tidak sekadar memperluas jangkauan, tetapi mengoptimalkan konversi, retensi, dan monetisasi secara end-to-end. Integrasi ini menciptakan model bisnis berbasis ecosystem flywheel yang meningkatkan nilai ekonomi per pengguna secara berkelanjutan.

“Kami memikul mandat untuk menekan value leakage sekaligus memastikan ekosistem digital nasional tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar—kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Aris.

Baca juga :   Lebih dari 1.000 Pelaku Industri Kreatif Ramaikan BCA UMKM Fest 2023

Melalui integrasi Direct Carrier Billing (DCB), Nuon juga membuka jalur pembayaran alternatif yang menjangkau segmen unbanked dan underbanked. Skema ini tidak hanya memperluas akses konsumen terhadap konten digital premium, tetapi juga memperbesar potensi konversi dan revenue stream bagi kreator serta mitra konten.

Aris mengungkapkan, saat ini, Nuon mengelola distribusi gim dan top-up digital melalui UPOINT.ID serta penyediaan voucher gim ke berbagai operator dan mitra distribusi nasional. Di lini musik, Nuon menghadirkan Langit Musik dan Langitku sebagai platform streaming dan agregasi, didukung dengan layanan musik latar PlayUp untuk memperluas monetisasi musisi lokal.

“Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset dalam portofolio Telkom Group. Model ini tidak hanya memperluas revenue stream non-konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik,”paparnya.

Baca juga :   Garuda Spark Innovation Hub Hadir di Medan, Fokus Pengembangan Inovasi Pertanian dan Pangan

Nuon juga mengembangkan layanan Gaming-on-Demand HELD yang tengah memasuki tahap playtest, serta layanan ticketing melalui Tiketapasaja.com untuk memperkuat lini live experiences. Pengembangan IP lokal menjadi fokus strategis 2026 guna meningkatkan kepemilikan aset kreatif domestik dan daya saing global. Sinergi antarlini ini membentuk ekosistem terintegrasi yang meningkatkan user lifetime value sekaligus memperkuat posisi Nuon dalam rantai nilai digital nasional.

“Dalam jangka panjang, integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri kreatif nasional sekaligus mendorong kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutup Aris.

 

STEVY WIDIA

Tags: ekonomi digitalekosistem digital lifestylePT Nuon Digital Indonesia (Nuon)
Previous Post

Blibli Hadir di YouTube Shopping, Integrasikan Produk Yang Direkomendasi Kreator

Next Post

Program WSP Musim Mas: Kelompok Bisnis Perempuan Sawit Raih Aset Rp80 Juta

Related Posts

investasi startup Indonesia 2025
Startup

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

5 Maret 2026
0
Ekonomi Digital
Crypto & Digital Finance

Pertumbuhan Ekonomi Digital Menguat, Transaksi QRIS Tap Tembus 1,44 Juta Transaksi

22 Januari 2026
0
Trafik Data Indosat Melonjak Double Digit, Pertanda Ekonomi Digital Makin Meluas
BizTech

Trafik Data Indosat Melonjak Double Digit, Pertanda Ekonomi Digital Makin Meluas

8 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Pemberdayaan Perempuan Sawit

Program WSP Musim Mas: Kelompok Bisnis Perempuan Sawit Raih Aset Rp80 Juta

Visa Intelligent Authorization

Visa Luncurkan Visa Intelligent Authorization: Solusi AI untuk Modernisasi Pemrosesan Pembayaran Global

Discussion about this post

Recent Updates

Visa Intelligent Authorization

Visa Luncurkan Visa Intelligent Authorization: Solusi AI untuk Modernisasi Pemrosesan Pembayaran Global

9 Maret 2026
Pemberdayaan Perempuan Sawit

Program WSP Musim Mas: Kelompok Bisnis Perempuan Sawit Raih Aset Rp80 Juta

9 Maret 2026
Nuon

Nuon Bangun Model Bisnis Lifestyle Berbasis Ekosistem Berkelanjutan

9 Maret 2026
Blibli - YouTube Shopping

Blibli Hadir di YouTube Shopping, Integrasikan Produk Yang Direkomendasi Kreator

9 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Visa Intelligent Authorization

Visa Luncurkan Visa Intelligent Authorization: Solusi AI untuk Modernisasi Pemrosesan Pembayaran Global

9 Maret 2026
Pemberdayaan Perempuan Sawit

Program WSP Musim Mas: Kelompok Bisnis Perempuan Sawit Raih Aset Rp80 Juta

9 Maret 2026
Nuon

Nuon Bangun Model Bisnis Lifestyle Berbasis Ekosistem Berkelanjutan

9 Maret 2026
Blibli - YouTube Shopping

Blibli Hadir di YouTube Shopping, Integrasikan Produk Yang Direkomendasi Kreator

9 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version