Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline BizTech

Pemenang Kompetisi Budaya GO!, Padukan Budaya Indonesia Dengan Teknologi Digital

8 Desember 2025
in BizTech
Reading Time: 2 mins read
Pemenang Kompetisi Budaya GO!, Padukan Budaya Indonesia Dengan Teknologi Digital

Tim pemenang kompetisi "Budaya Go!" (Foto: istimewa/antara)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menggelar “Budaya Go!,” kompetisi yang mendorong ruang inovasi dan kolaborasi, dengan menghubungkan kekayaan budaya Indonesia dengan ekosistem digital. Adapun cakupan teknologi digital yang ikut serta dalam kompetisi ini antara lain aplikasi mobile, gim augmented reality/virtual reality, web app, dan kecerdasan buatan (AI).

Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) Giring Ganesha Djumaryo mengatakan kehadiran teknologi tidak boleh diabaikan dalam pelestarian budaya. Justru teknologi harus dimanfaatkan dan dikembangkan agar tidak hanya memastikan keberlanjutan pelestarian budaya Indonesia, tapi juga membuka peluang ekonomi dan lapangan pekerjaan baru.

“Kita harus menggunakan teknologi untuk mengembangkan dan memanfaatkan kebudayaan agar ujungnya tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian, tetapi juga menghasilkan lapangan pekerjaan baru karena kita tahu bahwa ada ekonomi di kebudayaan,” katanya dikutip Senin (8/12/2025).

Baca juga :   Netflix Tembus 200 Juta Pelanggan, Persaingan Layanan VoD Makin Ketat

Ajang “Budaya Go!” diikuti oleh 627 tim yang melewati proses kurasi bertingkat serta tahap pendalaman dan mentoring bersama 12 ahli di bidang konten budaya dan teknologi digital. Tahap akhir seleksi menyisakan 20 tim yang terdiri dari 10 tim dari kategori pelajar/mahasiswa dan 10 tim dari kategori profesional untuk kemudian dipilih tiga pemenang dari masing-masing kategori.

Pada kategori pelajar/mahasiswa tim TRIA dengan platform pembelajaran tari tradisional interaktif berbasis AI terpilih sebagai juara pertama. Kemudian juara kedua diraih SWARA, platform audio berbasis artificial intelligence untuk pengalaman budaya inklusis bagi penyandang tunatera. Juara ketiga Echoes of Nusantara dengan karya game 3D PC yang menggabungkan budaya Indonesia dan teknologi immersive.

Sedangkan untuk kategori professional, Nusaheritage,id  yakni pusat data imersif warisan budaya menjadi juara pertama. Sedang aplikasi mobile pelarasan gamelan Jawa AIN E-MBAT menjadi juara dua, dan aplikasi Pantunesia Dev yaitu edukasi dan gamifikasi pantun  sebagai juara ketiga.

Baca juga :   Dibutuhkan Kesadaran "e-Leadership"

Giring mengatakan Kemenbud berkomitmen untuk memfasilitasi dan menghubungkan para peserta dengan lembaga atau industri agar aplikasi mereka bisa dimanfaatkan secara luas dan membuka peluang ekonomi.

“Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk mengawal para juara ini untuk bisa bertemu dengan orang-orang yang tepat, bertemu dengan klien yang tepat, dan kami beri arahan nanti agar mereka bisa lebih fokus lagi produknya, dan lebih bermanfaat lagi,” pungkasnya.

Direktur Pengembangan Budaya Digital, Andi Syamsu Rijal menjelaskan bahwa Program Budaya GO! merupakan inisiatif strategis yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan (Kemenbud). Program ini menjembatani pelaku budaya dan inovator digital untuk berkolaborasi mengembangkan solusi kreatif demi pelestarian budaya yang berkelanjutan.

Baca juga :   Garuda Eleven Metaleague, Game Lokal Untuk Para Pencinta Sepak Bola

“Melalui kolaborasi tersebut, Budaya Go diharapkan mampu mendorong hadirnya inovasi yang relevan, dan adaptif. Serta  juga berdampak nyata bagi keberlanjutan ekosistem kebudayaan nasional,” ujarnya.

Kemenbud juga memberikan apresiasi khusus kepada tim Bintang Kala dari Aceh yang mengembangkan aplikasi Smart Keuneunong yang memadukan kalender tradisional Aceh dengan data cuaca modern sebagai panduan untuk bertani dan melaut.

Apresiasi tersebut diberikan atas usaha Bintang Kala untuk mengembangkan aplikasi mereka di tengah musibah banjir yang tengah melanda wilayah Aceh. Sebagai apresiasi, Kemenbud akan langsung membantu pengembangan aplikasi Smart Keuneunong.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: Budaya GO!Kementerian Kebudayaan (Kemenbud)kompetisi Inovasiteknologi digital
Previous Post

EDS ASEAN Percepat Adopsi Digital di Kawasan, Latih 100 UKM dari 10 Negara

Next Post

Dorong Laju Daur Ulang, Coca Cola Indonesia Kembali Gelar Program Recycle Me 2025

Related Posts

Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital
Analyze

Indeks Masyarakat Digital Indonesia Naik Jadi 44,53

8 Oktober 2025
0
layanan kesehatan pintar
News

Saatnya Industri Layanan Kesehatan Harus Manfaatkan Teknologi Digital

12 September 2024
0
Wamendag Jerry Sambuaga
News

Wamendag Jerry: Generasi Muda Harus Cakap Digital

16 Juli 2024
0
Load More
Next Post
Dorong Laju Daur Ulang, Coca Cola Indonesia Kembali Gelar Program Recycle Me 2025

Dorong Laju Daur Ulang, Coca Cola Indonesia Kembali Gelar Program Recycle Me 2025

Scarlett Gandeng Setara Berdaya Gelar Program Affiliator Disabilitas

Scarlett Gandeng Setara Berdaya Gelar Program Affiliator Disabilitas

Timnas MLBB Women Indonesia Kembali Jadi Juara Dunia IESF WEC 2025

Timnas MLBB Women Indonesia Kembali Jadi Juara Dunia IESF WEC 2025

Discussion about this post

Recent Updates

Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
Investasi AI

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

25 Februari 2026
Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition, Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
Investasi AI

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

25 Februari 2026
Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition, Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version