Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bukalapak Fokus ke Aplikasi Mobile

9 Agustus 2017
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Bukalapak  Perpanjang Development Competition 2017

Bukalapak Development Competition 2017 terbuka untuk umum. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Aktivitas belanja online lewat aplikasi mobile terus meningkat. Tren ini membuat Bukalapak fokus mengembangkan aplikasi mobile.

“Buat kami, mobile development itu sangat penting, dan kualitas dari mobile apps itu sangat penting juga. Inilah yang menjadi salah satu fokus utama kami, bagaimana mengembangkan aplikasi mobile yang memiliki kualitas kelas dunia dalam hal stabilitas dan juga fitur-fitur yang dikembangkan. Banyak practice-practice yang kita adopsi untuk menuju ke arah sana,” kata Ibrahim Arief VP Engineering Bukalapak, Ibrahim Arief, dalam siaran pers, Selasa (8/8/2017) di Jakarta.

Di perangkat Android maupun iOS, saat ini Bukalapak berhasil menjadi aplikasi dengan rating tertinggi untuk kategori e-Commerce. Setiap review yang disampaikan pengguna juga selalu ditindaklanjuti untuk menjadikan kualitas mobile apps mereka lebih baik lagi.
“Dari segi rating, saat ini Bukalapak termasuk yang paling tinggi di PlayStore, dan salah satu yang tertinggi juga di AppStore. Kita memang sangat fokus dengan kualitas mobile apps, dan itu adalah salah satu matriks yang harus selalu kita jaga,” tambah Mobile Apps Product Manager Bukalapak, Bayu Surya.

Baca juga :   Tokopedia dan Shop | Tokopedia Hadirkan Senin Selasa Stylish

Untuk meningkatkan kualitas Mobile Apps, Bukalapak juga memiliki tim khusus yang tugasnya memantau setiap review dari penggunanya. Bahkan dari sekitar 200 engineers yang dimiliki Bukalapak, hampir 50 engineers difokuskan pada mobile development.

“Cara untuk memantau apakah aplikasi kita memiliki kualitas yang bagus atau tidak tentunya dari review pengguna. Jadi setiap hari ada tim khusus yang melihat review tersebut, membalas, dan menindaklanjuti ketika ada permasalahan. Mungkin memang belum maksimal karena tentu saja banyak sekali yang kasih review. Tapi target kami setiap hari sekitar 70-80% review negatif yang kami terima akan kami tindaklanjuti,” ungkap Bayu.

STEVY WIDIA

Tags: aplikasi mobileBukalapak
Previous Post

Fintech Bukanlah Ancaman Perbankan

Next Post

Tokopedia Sedia 7 Lembaga Penyalur Kurban

Related Posts

Kinerja Keuangan Bukalapak 2025
Digital Business

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
0
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025
Startup & Entrepreneurship

Terangkat Kenaikan Nilai Portofolio, Bukalapak Catat Laba Bersih Rp2,4 Triliun

30 Oktober 2025
0
BukaTabungan
News

Bukalapak Tutup Layanan Marketplace, Tinggal Jualan Produk Virtual

8 Januari 2025
0
Load More
Next Post
Tokopedia Bisa Dibayar di Kantor Pos

Tokopedia Sedia 7 Lembaga Penyalur Kurban

Crucial Conflict Rilis Video Klip Terbaru

Crucial Conflict Rilis Video Klip Terbaru

Mesin Cuci Ini Jamin Mencuci Tanpa Merusak Pakaian

Mesin Cuci Ini Jamin Mencuci Tanpa Merusak Pakaian

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version