Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Buku Putih Pengembangan Ekonomi Digital Nasional, Upaya Indonesia Memaksimalkan Potensi Ekonomi Digital

8 Desember 2023
in Headline
Reading Time: 3 mins read
ekonomi digital

Kemenko Ekonomi Rilis Buku Putih Pengembangan Ekonomi Digital Nasional (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Untuk mendorong dan menjadi roadmap pengembangan ekonomi digital di Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merilis buku putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia 2030.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlanggan Hartarto mengatakan, buku putih strategi nasional pengembangan ekonomi digital ini merupakan agenda transformasi digital nasional yang sejalan dengan digital economy framework agreement yang didorong Indonesia untuk menjadi satu-satunya ekosistem perjanjian perdagangan dunia di sektor digital.

“Buku putih ini akan mendorong pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Sebab, potensi pengembangan ekonomi digital di Indonesia sangat besar. Pada tahun lalu pertumbuhannya adalah 7,6-8,7%,” ujar Airlangga, dikutip Jum’at 8/12/2023).

Menurutnya, Indonesia berpeluang untuk memaksimalkan ekonomi digital karena punya populasi besar, dan angkatan kerja yang mencapai 70%. Selain itu, Indonesia juga memberikan kontribusi jumlah transaksi digital sebanyak 40% se-ASEAN.

Lagi, tingkat penetrasi internet di Indonesia juga dalam. Sebanyak 78% populasi Indonesia terhubung dengan internet. Selain itu, digitalisasi ekonomi dan keuangan juga terus meningkat.

“Pemanfaatan teknologi digital dalam ekonomi ini tentu juga akan menciptakan lapangan kerja baru. Buku ini adalah quick win dan dikembangkan dalam tiga fase, yaitu fase persiapan, fase transformasi, dan fase leading,” tambahnya.

Baca juga :   Data Scientist, Profesi Vital untuk Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

Dijelaskan Airlangga, di fase persiapan pemerintah akan menyiapkan pondasi digital terkait interoperabilitas, yaitu kemampuan sistem teknologi informasi dalam melakukan pertukaran data. Di dalam fase ini akan dilanjutkan dengan standarisasi dengan menciptakan 9 ekosistem digital di Indonesia, termasuk penyiapan infrastruktur. Setelah itu, fase akan dilanjutkan dengan transformasi dan leading.

“Fase transformasi adalah percepatan transformasi, dan leading adalah kita untuk memimpin inovasi masa depan,” pungkas Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Zulkili Hasan memaparkan beberapa langkah konkret yang tertuang dalam Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital. Langkah tersebut antara lain membentuk Task Force Nasional Percepatan Transformasi Digital untuk Mencapai Keterpaduan Layanan Digital Nasional; meningkatkan kesadaran dan urgensi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital; menyediakan program akselerator nasional untuk startup, mengembangkan smart retailer store yang memanfaatkan teknologi imersif, serta mengembangkan perdagangan e-commerce nasional yang memberikan kesempatan yang sama (equal level of playing field) kepada seluruh pelaku usaha.

Baca juga :   Startup Mycotech Lab Peroleh Dana Pra-Seri A Rp18 Miliar

“Kementerian Perdagangan terus menata ekosistem Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang adil, sehat, serta bermanfaat,” kata Zulkifli.

Untuk itu, Kemendag telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Permendag ini juga bertujuan untuk mendukung pemberdayaan UMKM serta pelaku usaha e-commerce dalam negeri dan meningkatkan perlindungan konsumen.

“Intinya, kita tata agar social commerce atau e-commerce bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan bisa menjadi pendukung UMKM dan industri kita untuk menguasai pasar lokal dan go global,” tambahnya.

Menurutnya, untuk terus mendorong pertumbuhan sektor e-commerce Indonesia, Kemendag telah menyusun berbagai strategi dari sisi perdagangan. Strategi ini antara lain meningkatkan daya saing pelaku usaha Indonesia, khususnya UMKM untuk dapat on-boarding di platform e-commerce dan akses pasar bagi produk-produk Indonesia ke pasar global.

Baca juga :   Aplikasi Yourney Bantu Revitalisasi Pariwisata Di Indonesia

Selain itu, Kemendag juga melakukan berbagai upaya untuk mendorong peningkatan akses pasar eskpor bagi produk dalam negeri, khususnya produk UMKM, yang dilakukan melalui e-commerce.

Upaya ini antara lain dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha khususnya UMKM untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam pemasaran secara digital dan kemitraan dengan loka pasar (marketplace) yang menyediakan fasilitas cross border.

Kemendag juga melalui Pusat Pelatihan Ekspor dan Jasa Perdagangan terus berupaya membantu inkubasi bagi pelaku usaha yang akan melakukan ekspor, mengoptimalkan peran Free Trade Agreement (FTA) Center di daerah untuk memberikan informasi mengenai akses pasar bagi pelaku usaha khususnya UMKM, serta terus mendorong promosi ekspor.

“Pemanfaatan ekonomi digital masih perlu terus ditingkatkan untuk mempercepat dan mempermudah transaksi, serta meningkatkan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, Indonesia harus mampu membangun ekosistem digital yang bukan sekadar memfasilitasi transaksi namun juga produksi, logistik, dan teknologinya,” tutup Zulkifli. (*AMBS)

 

Tags: Buku Putih Pengembangan Ekonomi Digital Nasionalekonomi digital
Previous Post

Permudah Nasabah Bertransaksi, Bank DBS Indonesia Luncurkan Kartu Debit DBS Visa Contactless

Next Post

Luncurkan Belvilla, OYO Hadirkan Ratusan Premium Villa di Indonesia

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan
Digital Business

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

6 April 2026
0
pajak kripto
Digital Business

Setoran Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp1,96 Triliun Per Februari 2026

6 April 2026
0
Load More
Next Post
OYO

Luncurkan Belvilla, OYO Hadirkan Ratusan Premium Villa di Indonesia

Edtech Cakap

Edtech Cakap Gelar Kelas Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Pekerja Wisata di NTT dan NTB

generasi MZ

Milenial dan Gen Z Punya Preferensi Berbeda dalam Berbelanja dan Mengelola Keuangan

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version