Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

BukuWarung Memberi Efek Positif Pada UMKM dan Ekonomi Nasional

19 November 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
BukuWarung x INDEF

Studi terbaru INDEF menyebutkan bahwa BukuWarung memberi efek positif pada UMKM dan ekonomi nasional (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kegiatan pencatatan keuangan digital ternyata memiliki dampak besar terhadap percepatan produktivitas UMKM Indonesia. Bahkan berkontribusi pada perekonomian nasional.

Studi terbaru dari INDEF bertajuk “Dampak Aktivitas Ekonomi Aplikasi BukuWarung terhadap Perekonomian Nasional dan UMKM” menyebutkan bahwa BukuWarung memberikan efek positif terhadap perkembangan bisnis pelaku UMKM.

Menurut Peneliti INDEF Nailul Huda, penggunaan aplikasi BukuWarung, yang memiliki fitur utama pencatatan keuangan digital, telah berhasil meningkatkan produktivitas pelaku UMKM sehingga menambah output usaha sebesar Rp 640 miliar, atau setara dengan PDB UMKM 0,01%.

BukuWarung memberi manfaat terbesar pada pelaku usaha di bidang perdagangan eceran dan besar. BukuWarung mampu menambah output UMKM sektor perdagangan sebesar Rp 193 miliar, serta sektor penyedia jasa pembayaran listrik, gas, dan air (PPOB) yang mencapai Rp 97,5 miliar.

Selain itu, BukuWarung menambah penyerapan tenaga kerja UMKM sebesar 78 ribu tenaga kerja, atau tumbuh sebesar 22,63%. Penyerapan tenaga kerja UMKM paling besar terjadi pada sektor pertanian sebesar 30 ribu jiwa dan perdagangan 7,3 ribu jiwa.

Baca juga :   Kreator Konten Berperan dalam Meminimalisir Risiko Penggunaan Media Sosial

“BukuWarung juga berandil dalam mengakselerasi output ekonomi nasional hingga Rp 32,86 triliun, setara dengan PDB Nasional 0,27%, serta menambah nilai investasi yang masuk ke Indonesia sebesar Rp 2,32 triliun atau berkontribusi atas peningkatan investasi nasional sebesar 47,07%,” kata Nailul, dalam acara temu media secara daring yang diadakan oleh BukuWarung pada, Kamis (18/11/2021).

Selain itu, studi INDEF juga memperlihatkan adanya perubahan pada aspek sosial. Adanya aktivitas BukuWarung membuat pendapatan pelaku usaha secara total mengalami kenaikan sejumlah Rp 10,97 triliun dan mendorong penyerapan tenaga kerja sebanyak 368 ribu jiwa.

“Berdasarkan data BPS 2021, indikator pertumbuhan ekonomi pada triwulan 3/2021 naik sebesar 3,51% year on year. Upaya pemulihan ekonomi terus dilakukan pemerintah antara lain melalui hibah modal kerja untuk usaha mikro dan KUR,” kata Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM dalam sambutannya saat membuka acara tersebut.

Seiring dengan membaiknya situasi COVID-19 di Indonesia, output ekonomi nasional mengalami peningkatan hingga Rp 138 triliun. Adanya penerapan teknologi yang ditawarkan BukuWarung, seperti pencatatan keuangan digital, semakin mengakselerasi output tersebut, bahkan mencapai Rp 170 triliun.

Baca juga :   Youtap Raih 2,5 Juta Transaksi Lewat 100 Ribu Mitra Sepanjang 2020

Tidak hanya UMKM, dampak output terbesar juga dirasakan oleh sektor jasa lainnya hingga Rp 8,8 triliun, sektor pertanian sebesar Rp 6,9 triliun, sektor jasa konsultasi komputer dan teknologi informasi sebesar Rp 6,8 triliun, sektor ketenagalistrikan sejumlah Rp 1,6 triliun, serta sektor perdagangan besar dan ritel hingga Rp 1,6 triliun.

Selain itu, adanya pencatatan pembukuan yang lebih baik menjadikan UMKM memiliki nilai lebih untuk mengajukan pendanaan sehingga mendorong kredit UMKM sebesar Rp 1,14 triliun.

Temuan-temuan itu merupakan rumusan berdasarkan penelitian INDEF yang berlangsung selama 1 September-15 November 2021. Metode penelitian menggabungkan desk study melalui jurnal, laporan lembaga dan dokumen-dokumen lain dengan sumber yang relevan dan kredibel, serta in-depth interview dengan pengguna BukuWarung dan analisis input-output.

Baca juga :   Aplikasi JakEVO Permudah Perizinan Usaha di Jakarta

Menanggapi hasil studi INDEF tersebut, Ika Paramita, Head of Marketing BukuWarung mengekspresikan kebanggaannya.

“Hasil studi bersama INDEF ini membuktikan bahwa BukuWarung telah berada pada jalur dan arah yang tepat untuk memajukan UMKM di Tanah Air. Kami tak akan berhenti di sini. Sebaliknya, kami justru semakin siap mengembangkan bisnis dan layanan guna semakin memperkuat peran BukuWarung dalam memberdayakan UMKM dan berkontribusi memajukan perekonomian Indonesia,” kata Ika.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: BukuWarungekonomi nasionalIndefUMKM
Previous Post

Program Anak KAO Ajarkan Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Next Post

IndiHome Siarkan Badminton Daihatsu Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021 di Aplikasi UseeTV GO

Related Posts

QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan
Digital Business

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

6 April 2026
0
Fitur Teknologi AI Grab
Technology

400 Ribu Merchant Manfaatkan Fitur Teknologi AI Grab Untuk Perluas Usaha

1 April 2026
0
e-commerce
Digital Business

Analisis Momentum Works: Peringatan Menkeu Purbaya bagi e-Commerce Asing di Indonesia

27 Maret 2026
0
Load More
Next Post
badminton UseTV

IndiHome Siarkan Badminton Daihatsu Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021 di Aplikasi UseeTV GO

Gojek x TBS

Gojek dan TBS Bikin Usaha Patungan Motor Listrik

IdeaFest 2019 Hadirkan 300 Profil Kreatif

IdeaFest 2021 Hadirkan Kolaborasi Lintas Industri Kreatif

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version