youngster.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa nilai transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp29,24 triliun sepanjang Januari 2026. Angka ini menunjukkan penurunan transaksi 10,53% dibandingkan bulan Desember 2025. Meski demikian, kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital di Indonesia tetap terjaga.
Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah konsumen pedagang aset keuangan digital yang mencapai 20,70 juta pada Januari 2026, naik 2,56% dari Desember 2025 yang berjumlah 20,19 juta konsumen. Mayoritas pengguna kripto saat ini berasal dari kalangan generasi Z (Gen Z). Hal ini menunjukkan asset kripto masih bertumbuh di Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Potensi ini mendorong PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto meluncurkan Pintu VIP, sebuah program eksklusif yang dirancang khusus bagi pengguna loyal PINTU.
SVP Strategy & Business PINTU Andy Putra mengungkapkan, Pintu VIP hadir untuk pengguna loyal PINTU yang menginginkan ekosistem investasi aset crypto yang lebih premium.
“Sebagian besar anggota merupakan pengguna loyal yang telah menggunakan aplikasi PINTU selama lebih dari 2,5 tahun. Dari sisi demografi, generasi milenial mendominasi hampir 30% dari total anggota VIP. Para pengguna ini tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, serta beberapa kota lainnya, ” katanya dalam jumpa pers Senin (9/3/2026) di Jakarta.
Andy menjelaskan, program ini memiliki berbagai benefit khusus. Seperti Priority Customer Support berupa layanan 24 jam penuh, baik untuk menyelesaikan jika terjadi kendala teknis, sampai pertanyaan seputar produk dan transaksi secara cepat. Atau analisis pasar mingguan eksklusif (weekly market insights) untuk membantu anggota Pintu VIP bisa mengambil keputusan investasi yang didasari pada analisis.
Kualifikasi untuk menjadi anggota Pintu VIP, adalah sebagai pengguna aplikasi PINTU dengan saldo rata-rata minimal Rp1 miliar atau total volume trading spot Rp1 miliar atau lebih. Selaini tu, total volume trading di Pintu Futures sebesar USDT 250 ribu atau lebih, terakhir PTU Staking level 6 atau lebih tinggi. Status VIP sendiri akan terus diperbarui secara otomatis setiap bulannya.
Per Februari 2026, sudah terdapat lebih dari 1.400 anggota Pintu VIP yang rata-rata telah menjadi pengguna loyal aplikasi PINTU lebih dari 2,5 tahun. Dari segi demografi, generasi milenial mendominasi dengan hampir 30% dari seluruh total anggota Pintu VIP dengan domisili tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.
Keuntungan lain dari program Pintu VIP para anggota akan menikmati biaya transaksi lebih rendah pada Pintu Pro Spot untuk meningkatkan efisiensi dalam strategi trading terutama dengan volume trading yang besar. Mereka juga dapat mengikuti diskusi eksklusif dan interaktif secara langsung dengan narasumber ahli, serta beragam banyak promosi dan rewards eksklusif.
“Kami menerapkan standar layanan tertinggi bagi anggota Pintu VIP dengan menggabungkan pengalaman investasi dan privasi yang optimal serta menghadirkan berbagai fasilitas eksklusif seperti analisis pasar rutin, biaya transaksi yang lebih kompetitif, dan layanan prioritas bagi anggota VIP,” kata Andy lagi.
Sementara itu Chief Marketing Officer (CMO) PINTU Timothius Martin menekankan, platform PINTU yang dulu hanya sederhana kini telah berkembang dengan fitur-fitur untuk trader professional. Platform investasi aset crypto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh OJK ini juga memiliki fitur unggulan seperti, Pintu app, Pintu Earn, PTU Staking, Auto DCA, Pintu Web3, Pintu Pro, Pintu Pro Web, Pintu Pro Futures, dan dua platform edukasi yakni Pintu News & Pintu Academy.
“PINTU itu seperti namanya, yaitu pintu masuk bagi orang-orang yang mau mencoba kripto. Mulai dari belajar fundamental, belajar teknikal, hingga mencoba membeli aset kripto dengan cara yang sangat mudah tanpa harus melihat chart atau order book. Dari yang awalnya belajar secara gratis tanpa harus trading maupun investasi, sampai akhirnya bisa ‘graduate’ ke Pintu Pro, di mana mereka mulai melihat order book, menggunakan fitur seperti TP/SL, bahkan sampai trading futures,” ungkapnya.
Timothius menilai pendekatan end-to-end journey inilah yang menjadi keunikan utama PINTU dibandingkan platform lain.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post