Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Crypto & Digital Finance

Utang Paylater dan Pindar Warga Melonjak Hingga Rp117,52 Triliun

5 September 2025
in Crypto & Digital Finance
Reading Time: 2 mins read
Sensus Ekonomi akan Bidik Bisnis Online

Pinjaman daring (Foto : Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Utang pinjaman daring (Pindar) dan paylater dari warga Indonesia melonjak. Utang pindar mencapai Rp 84,66 triliun dan paylater Rp 32,86 triliun per Juli. Outstanding atau utang pinjol yang masih berjalan naik 22,01% secara tahunan alias year on year (yoy) menjadi Rp 84,66 triliun per Juli. Jika ditotal jumlah utang itu mencapai Rp 117,52 triliun.

Meski demikian, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya (PVML) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mengatakan risiko kredit macet atas pindar masih dalam batas aman.

“Tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) masih dalam batas aman, yakni turun dari Juni 2,85% menjadi 2,75% per Juli,” katanya dikutip Jumat (5/9/2025).

Baca juga :   Pembayaran Pakai QRIS Antarnegara Kini Bisa Dilakukan Di Jepang

Agusman juga mengatakan, OJK baru-baru ini menerbitkan POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi. Regulasi ini menekankan perlindungan konsumen melalui kewajiban mencantumkan disclaimer risiko pada sistem elektronik, penetapan batas usia dan penghasilan minimal penerima dana, serta penguatan tata kelola penyelenggara layanan pinjaman daring.

OJK mencatat utang paylater warga Indonesia mencapai Rp 32,86 triliun per Juli. Angka ini terdiri dari penyaluran oleh perbankan Rp 24,05 triliun dan perusahaan pembiayaan Rp 5,62 triliun. Berdasarkan laporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), baki debet kredit paylater perbankan naik 33,56% yoy menjadi Rp 24,05 triliun. Angkanya naik dibandingkan Juni Rp 18 triliun.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebutkan jumlah rekening paylater perbankan juga naik dari 26,96 juta pada Juni menjadi 28,25 juta per Juli.

Baca juga :   Transaksi Kripto Indonesia Turun 24,5% pada November 2025

“OJK memproyeksikan kinerja perbankan 2025 tetap stabil dengan pertumbuhan kredit yang termoderasi dari tahun lalu,” ucapnya.

Penyaluran paylater oleh perusahaan pembiayaan juga melesat 56,74% yoy menjadi Rp 8,81 triliun pada Juli. Angkanya meningkat dibandingkan Juni Rp 5,62 triliun. Kualitas pembiayaan paylater di sektor itu masih menghadapi tantangan dengan rasio kredit bermasalah (NPF) gross 2,95%, meski membaik dibandingkan Juni 3,26%.

 

 

STEVY WIDIA

Previous Post

Tiket.com Hadirkan Layanan Pelanggan Berbasis AI Sebagai Solusi Masalah Perjalanan

Next Post

IM3 Beri Perlindungan Digital Anti Spam di Ajang Pestapora 2025

Related Posts

Mambu
Crypto & Digital Finance

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
0
bisnis kost
Entrepreneurship

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
0
Investasi AI
Analyze

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

25 Februari 2026
0
Load More
Next Post
IM3 Beri Perlindungan Digital Anti Spam di Ajang Pestapora 2025

IM3 Beri Perlindungan Digital Anti Spam di Ajang Pestapora 2025

Operator Telekomunikasi Tebar Promo Hari Pelanggan Nasional 2025

Operator Telekomunikasi Tebar Promo Hari Pelanggan Nasional 2025

HONOR Agresif Terobos Pasar Tablet dan Wearable di Indonesia

HONOR Agresif Terobos Pasar Tablet dan Wearable di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
Investasi AI

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

25 Februari 2026
Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition, Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
Investasi AI

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

25 Februari 2026
Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition, Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version