youngster.id - Aktivitas digital masyarakat Indonesia terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Jika dulu internet lebih banyak digunakan untuk berkirim pesan dan mengakses media sosial, kini konektivitas menjadi kebutuhan utama untuk mendukung berbagai aktivitas mulai dari streaming video, mobile gaming, video conference, hingga pembuatan konten digital.
Perubahan perilaku tersebut turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan jaringan internet yang lebih cepat dan stabil. Tidak heran jika pengembangan jaringan generasi kelima atau 5G mulai menjadi fokus berbagai perusahaan telekomunikasi untuk menjawab kebutuhan pengguna yang semakin tinggi.
Direktur & Chief Commercial Officer XLSMART, David Arcelus Oses, mengatakan meningkatnya aktivitas digital masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong perusahaan terus memperkuat kualitas jaringan dan layanan internet.
“Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap internet yang stabil dan cepat untuk mendukung streaming, gaming, video call, media sosial, hingga aktivitas produktivitas digital, kami terus memperkuat kualitas jaringan dan menghadirkan pengalaman konektivitas yang lebih optimal,” ucapnya pada peluncuran inovasi layanan terbaru Smartfren, Selasa (9/6/2026) di Jakarta.
Seiring proses integrasi dalam entitas XLSmart, Smartfren terus memperluas kualitas jaringannya. Saat ini layanan perusahaan telah menjangkau lebih dari 400 kota dan ribuan kecamatan di Indonesia. Penguatan jaringan 4G serta pengembangan 5G Blanket juga dilakukan di sejumlah kota strategis untuk meningkatkan kualitas konektivitas pelanggan.
Sementara itu, Group Head Marketing Segment SMARTFREN Astiyanto Tri Muktiwibowo mengatakan generasi muda menjadi salah satu kelompok pengguna yang paling bergantung pada konektivitas internet dalam aktivitas sehari-hari.
Bagi kelompok ini, kualitas jaringan menjadi faktor penting karena digunakan untuk berbagai aktivitas digital, mulai dari mobile gaming, streaming video, hingga pemanfaatan teknologi berbasis AI.
“Untuk itu, Smartfren juga menghadirkan sejumlah inovasi layanan untuk mendukung kebutuhan digital pelanggan. Salah satunya melalui fitur rollover atau akumulasi kuota pada produk Unlimited dan Kuota Nonstop. Melalui layanan Kuota Nonstop, pelanggan juga tetap dapat mengakses sejumlah aplikasi penting meskipun kuota utama telah habis, termasuk WhatsApp, LINE, Discord, Gojek, Grab, Shopee, Tokopedia, Dana, OVO, hingga Lazada,” ungkapnya.
Menurut Astiyanto, penguatan kualitas jaringan yang dilakukan perusahaan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman internet yang lebih luas, stabil, dan nyaman bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
“Kami ingin Smartfren dikenal bukan hanya sebagai provider internet, tetapi sebagai brand yang dekat, dapat diandalkan, dan dicintai pelanggan melalui kualitas jaringan yang semakin kuat dan layanan yang semakin baik,” ujarnya.
Selain memperkuat layanan digital, perusahaan juga berupaya membangun kedekatan dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas berbasis komunitas dan gaya hidup. Untuk itu, Smartfren kembali menggelar Smartfren Run 2026 di Jakarta. Event lari tahun akan berlangsung pada 5 Juli 2026 di GBK,dengan target lebih dari 7.500 pelari.
Di tengah meningkatnya konsumsi konten digital dan berkembangnya berbagai layanan berbasis internet, kualitas jaringan menjadi faktor yang semakin menentukan pengalaman pengguna. Karena itu, penguatan jaringan 4G dan pengembangan 5G diperkirakan akan terus menjadi fokus industri telekomunikasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin terhubung secara digital.
STEVY WIDIA
