youngster.id - Grab Holdings mengumumkan komitmen pendanaan sebesar US$3,2 juta pada 2026 melalui GrabForGood Fund untuk mendukung program pendidikan, kepedulian komunitas, serta bantuan bencana di Asia Tenggara.
Pendanaan tersebut akan mendukung berbagai inisiatif di kawasan, termasuk program GrabScholar, yang menyediakan bantuan pendidikan (bursary) bagi siswa dari keluarga kurang mampu serta beasiswa penuh bagi mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan finansial. Program ini juga mencakup inisiatif kesehatan dan nutrisi makanan sekolah bagi anak-anak.
GrabForGood Fund didirikan oleh Grab sebagai upaya untuk berbagi keberhasilan perusahaan dengan komunitas yang dilayaninya. Dana ini diawali dengan kontribusi pribadi lebih dari US$16 juta dari CEO sekaligus salah satu pendiri Grab, Anthony Tan, serta sumbangan dari berbagai individu dan organisasi lainnya.
“Berbagai program yang dijalankan melalui dana tersebut bertujuan membantu mengatasi hambatan sistemik dalam akses pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, antara lain dengan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak dan beasiswa bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi,” ujar Anthony, seperti dilansir TN Global, Selasa (17/3/2026).
Komitmen dana pada 2026 ini melanjutkan program yang telah berjalan pada 2025. Pada tahun tersebut, GrabForGood Fund menyalurkan lebih dari US$2 juta, yang mendukung lebih dari 3.600 siswa melalui program GrabScholar di Asia Tenggara dalam bentuk bantuan pendidikan dan beasiswa penuh.
Selain itu, dana tersebut juga mendukung berbagai inisiatif komunitas seperti jaringan perawatan keluarga, program nutrisi sekolah, serta program yang mendorong pembelajaran dan inovasi di kawasan.
Sejak diluncurkan pada 2022, GrabScholar telah mendukung 8.238 siswa di Asia Tenggara, termasuk mitra pengemudi dan mitra merchant Grab beserta keluarga inti mereka, serta masyarakat umum. Pada 2025 saja, 3.486 siswa sekolah menerima bantuan pendidikan dan 117 mahasiswa memperoleh beasiswa penuh.
Program ini juga memperluas jangkauannya ke Thailand dan Vietnam pada 2025, selain telah tersedia sebelumnya di Indonesia, Malaysia, dan Philippines.
Di luar GrabForGood Fund, Grab juga menjalankan berbagai program sosial lain yang terkait dengan komitmen perusahaan terhadap kinerja finansial, dampak sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
Melalui platform pelatihan GrabAcademy, mitra pengemudi dapat mengikuti berbagai kursus untuk meningkatkan keterampilan dan potensi penghasilan. Pada 2025, lebih dari 1,5 juta mitra pengemudi telah menyelesaikan setidaknya satu kursus di platform tersebut.
Grab juga menjalankan sejumlah inisiatif inklusif seperti Grab Women Drivers’ Program yang mendukung pengemudi perempuan, serta GrabAccess yang membantu penyandang disabilitas memperoleh peluang penghasilan melalui platform Grab.
Di sektor lingkungan, Grab mendukung 17 proyek lingkungan pada 2025 melalui fitur Green Program di aplikasinya. Program ini menyalurkan kontribusi pengguna kepada berbagai proyek lingkungan yang telah diverifikasi secara independen di Asia Tenggara, dengan fokus pada aksi iklim, konservasi alam, dan ketahanan komunitas. (*AMBS)



















Discussion about this post