youngster.id - Lonjakan besar pada sektor pariwisata Asia Tenggara yang diproyeksikan mencapai US$35,5 miliar menjadi momentum bagi para raksasa industri untuk memperkuat sinergi. Merespons potensi raksasa tersebut, Traveloka, platform travel tech terkemuka di Asia Tenggara, resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan grup perhotelan global, Marriott International.
Melalui kesepakatan ini, Traveloka ditunjuk sebagai Certified Online Travel Partner resmi Marriott. Kerja sama ini menghadirkan konektivitas langsung antara sistem distribusi online Traveloka dengan seluruh inventaris properti milik Marriott International di seluruh dunia.
Kemitraan ini dirancang untuk menangkap peluang dari pasar pariwisata Asia Tenggara yang tengah tumbuh pesat. Berdasarkan data industri, sektor pariwisata di kawasan ini diproyeksikan meroket dari angka US$35,5 miliar menjadi US$67,4 miliar pada tahun 2031, atau berkontribusi sebesar 15,4% terhadap permintaan perjalanan dunia.
Dengan integrasi langsung ini, portofolio hotel Marriott akan mendapatkan visibilitas yang jauh lebih tinggi di platform Traveloka. Langkah ini juga mempercepat penetrasi pasar (speed-to-market) untuk menjangkau jutaan wisatawan aktif di Indonesia dan Asia Tenggara.
Saat ini, permintaan terhadap properti Marriott di Traveloka terus menunjukkan grafik naik. Wisatawan di regional semakin gemar memesan akomodasi milik Marriott, seperti jaringan Four Points di Makassar, Surabaya, Medan, dan Bandung, serta hotel kelas premium seperti Sheraton dan Marriott Hotels.
Kemudahan Akses dari Hotel Mewah hingga Modis
Melalui koneksi langsung ini, konsumen Traveloka kini dapat mengakses tarif real-time dan ketersediaan kamar yang lebih pasti di berbagai klasifikasi hotel Marriott, antara lain: Luxury Brands: JW Marriott dan W Hotels, Premium Brands: Westin dan Sheraton, Select Brands: Moxy dan Aloft.
John Toomey, Chief Commercial Officer Asia Pasifik (tidak termasuk China) Marriott International, menjelaskan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar paling dinamis dan penting.
“Kolaborasi dengan Traveloka memperkuat kemampuan kami untuk menjangkau wisatawan di setiap tahap perjalanan mereka. Sebagai platform all-in-one travel tech, Traveloka adalah mitra strategis penting yang membantu kami memperluas jangkauan dan memberikan pilihan terbaik bagi wisatawan di Indonesia,” ujar John, Kamis (2/7/2026).
Saat ini, Marriott telah mengoperasikan hampir 90 properti di Indonesia dan terus berkomitmen melakukan ekspansi di Asia Tenggara, termasuk Vietnam, Thailand, dan Malaysia melalui investasi jangka panjang hingga tahun 2030.
Sementara itu, Yady Guitana, Chief Financial Officer Traveloka, menambahkan bahwa kepercayaan dari brand global sebesar Marriott merupakan bukti kuat atas keunggulan data pasar yang dimiliki Traveloka.
“Dengan menggabungkan portofolio kelas dunia dari Marriott bersama data regional dan rekomendasi berbasis AI milik Traveloka, kami mampu menghadirkan pengalaman pemesanan hotel yang jauh lebih relevan dan personal bagi pengguna,” pungkas Yady.
Kemitraan ini tidak hanya mengukuhkan Traveloka sebagai growth partner tepercaya bagi jaringan hotel internasional, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi ekosistem pariwisata Asia Tenggara yang sedang tumbuh masif.
STEVY WIDIA
