Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Setoran Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp1,96 Triliun Per Februari 2026

6 April 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
pajak kripto

Setoran Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp1,96 Triliun Per Februari 2026 (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatatkan tren positif dalam penerimaan negara dari sektor ekonomi digital. Hingga akhir Februari 2026, total penerimaan pajak dari transaksi aset kripto di Indonesia telah mencapai Rp1,96 triliun.

Angka akumulatif ini dihitung sejak kebijakan pajak kripto resmi diberlakukan pada 1 Mei 2022. Pencapaian ini menunjukkan kenaikan dibandingkan posisi Januari 2026 yang berada di angka Rp1,93 triliun, menandakan aktivitas perdagangan aset digital yang tetap konsisten meski fluktuasi pasar terjadi.

Berdasarkan data DJP, kontribusi pajak kripto terus mengalami eskalasi setiap tahunnya. Berikut adalah rincian setoran per tahun: 2022: Rp246,54 miliar, 2023: Rp220,89 miliar, 2024: Rp620,38 miliar, 2025: Rp796,73 miliar, dan awal 2026 (hingga Februari): Rp84,7 miliar

Baca juga :   Potensi Ekonomi Digital Indonesia Perlu Dioptimalkan

Dari total Rp1,96 triliun tersebut, kontribusi terbesar berasal dari Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar Rp1,09 triliun dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri senilai Rp875,31 miliar.

Meningkatnya angka kepatuhan pajak ini disambut positif oleh para pelaku industri. CFO Tokocrypto, Sefcho Rizal, menilai tren ini sebagai indikator bahwa industri kripto tanah air semakin matang dan terintegrasi dengan sistem perpajakan nasional.

“Peningkatan penerimaan pajak mencerminkan industri ini berkembang ke arah yang lebih sehat. Tidak hanya dari volume transaksi, tapi juga kesadaran pengguna dalam memenuhi kewajiban perpajakan,” ujar Sefcho, dikutip Senin (6/4/2026).

Sebagai salah satu bursa kripto terbesar di Indonesia, Tokocrypto mencatatkan performa signifikan sepanjang 2025 dengan: total transaksi: melampaui Rp160 triliun, pangsa pasar: lebih dari 40%, dan jumlah pengguna: lebih dari 4,8 juta orang dengan pertumbuhan pengguna aktif tahunan mencapai 75%.

Baca juga :   Ajak Generasi Muda Cintai Produk Lokal Lazada Hadirkan Kolaborasi 10 Brand dan 10 KOL

Meski penerimaan pajak tumbuh, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan adanya koreksi tipis pada volume transaksi. Pada Januari 2026, nilai transaksi kripto tercatat sebesar Rp29,24 triliun, turun 10,53% dibandingkan Desember 2025 (Rp32,68 triliun).

Penurunan juga terjadi pada transaksi derivatif aset keuangan digital sebesar 6,88% menjadi Rp8,01 triliun. Namun, Sefcho menegaskan bahwa fundamental industri tetap kokoh.

“Kepercayaan konsumen terhadap aset keuangan digital masih terjaga dengan baik. Ini adalah fondasi penting. Kami yakin dengan inovasi yang tepat, nilai transaksi nasional dapat kembali meningkat,” tambahnya.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan berkomitmen untuk terus memperluas basis pajak di sektor digital guna mengoptimalkan pendapatan negara sekaligus membangun ekosistem kripto yang transparan dan berkelanjutan di Indonesia. (*AMBS)

Baca juga :   Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Capai US$77 Miliar Akhir Tahun 2022

 

Tags: DJPekonomi digitalinvestasi kriptoKripto Indonesiapajak kriptoTokocrypto
Previous Post

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

Next Post

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan
Digital Business

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

6 April 2026
0
Jasuindo
Industry

Laba Bersih Jasuindo Melonjak 48% di 2025, Lampaui Target Berkat Solusi Sekuriti

2 April 2026
0
Load More
Next Post
QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

Upbit x ICEx

Perkuat Pasar Kripto Indonesia, Upbit dan ICEx Jalin Kemitraan Strategis Infrastruktur Digital

Green SM x BCA

Dukung Mobilitas Hijau, BCA Kucurkan Pinjaman Investasi Rp600 Miliar ke Green SM Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version