youngster.id - Perusahaan teknologi finansial (fintech) asal Indonesia, Flip, menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan pembayaran digital asal India, Paytm. Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan teknologi Soundbox milik Paytm guna memperluas dan mempermudah layanan pembayaran bagi para pedagang (merchants) di Jakarta.
Dilansir DealStreetAsia, dalam kerja sama ini, Flip akan bertanggung jawab penuh terhadap eksekusi operasional, distribusi, serta dukungan teknis di pasar domestik. Sementara itu, Paytm berperan menyediakan perangkat teknologi Soundbox beserta pengalaman komparatifnya yang telah mengelola jutaan pedagang di pasar India.
Perangkat Soundbox sendiri merupakan alat verifikasi bertenaga audio yang diletakkan di meja kasir. Perangkat ini berfungsi memberikan konfirmasi suara secara instan setiap kali ada transaksi pembayaran digital yang berhasil, sehingga pedagang tidak perlu lagi memeriksa layar ponsel secara manual di tengah situasi toko yang sibuk.
Optimalisasi Jaringan QRIS bagi UMKM
Peluncuran teknologi ini memanfaatkan momentum adopsi massal Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Indonesia. Sistem kode QR nasional ini terbukti telah mendorong inklusi keuangan secara signifikan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan solusi pembayaran tunggal dan terpadu.
Meskipun perangkat pengeras suara pintar yang kompatibel dengan QRIS sudah mulai beredar di pasar Indonesia—termasuk solusi serupa yang dipasarkan oleh Telkomsel melalui para mitranya—sinergi Flip dan Paytm menawarkan diferensiasi lewat integrasi teknologi global yang matang dengan pemahaman pasar lokal.
Rafi Putra Arriyan, CEO & Co-founder Flip, mengatakan bahwa kemitraan ini merupakan langkah penting dalam modernisasi infrastruktur pembayaran di Indonesia.
“Dengan menggabungkan teknologi mutakhir Paytm yang sudah teruji di India dan pemahaman mendalam Flip terhadap kebutuhan pasar lokal, kami optimis dapat memberikan nilai tambah nyata bagi para pelaku usaha di Jakarta, sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi digital yang lebih inklusif,” dikutip Kamis (9/7/2026).
Pada tahap awal, implementasi perangkat Soundbox besutan Paytm dan Flip ini akan digulirkan secara selektif kepada sejumlah pedagang di kawasan komersial sibuk di Jakarta. Langkah taktis ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kesalahan transaksi serta mempercepat waktu tunggu konsumen di kasir.
Melalui integrasi lintas negara ini, kedua perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi teknologi yang relevan guna mendukung penguatan ekosistem pembayaran nontunai nasional secara berkelanjutan. (*AMBS)


















Discussion about this post