youngster.id - Maybank Group terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan keuangan inklusif melalui pelaksanaan strategi korporasi ROAR30. Sepanjang tahun buku 2025 (FY2025), institusi finansial ini berhasil menyalurkan dukungan pembangunan sosial senilai RM29,41 miliar (atau sekitar Rp98,5 triliun) yang memberikan dampak positif langsung bagi 1,49 juta penerima manfaat di seluruh kawasan ASEAN.
Capaian masif ini digerakkan oleh dua pilar pendekatan strategis baru perusahaan, yaitu program Social Financing (Pembiayaan Sosial) dan Social Empowerment (Pemberdayaan Sosial). Jika diakumulasikan sejak FY2014 hingga FY2025, total investasi sosial Maybank telah menembus angka RM76,02 miliar dengan menjangkau lebih dari 5,76 juta penerima manfaat.
“Bagi Maybank, keberhasilan tidak hanya diukur dari profit yang dicapai, tetapi juga dari dampak positif yang dapat dihadirkan kepada masyarakat. Ke depan, kami ingin memperkuat peran Maybank sebagai regional intermediary for good,” ujar Chairman Maybank, Tan Sri Dato’ Sri Ir. Zamzamzairani Mohd Isa, Jum’at (22/5/2026).
Melalui pilar Social Financing, Maybank berfokus menyediakan solusi pembiayaan yang ramah kantong bagi masyarakat unserved (belum terlayani) dan underserved (kurang terlayani), termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sepanjang FY2025, pilar ini mencatatkan penyaluran dana hingga RM29,33 miliar yang melayani lebih dari 490.000 nasabah di ASEAN.
Rincian pembiayaan sosial tersebut meliputi sektor pembiayaan rumah dan kendaraan sebesar RM4,93 miliar yang disalurkan kepada hampir 180.000 individu, termasuk fasilitas bantuan pembayaran (repayment assistance). Selain itu, dana sebesar RM24,30 miliar dialokasikan khusus untuk sektor UMKM guna membantu lebih dari 14.000 pelaku usaha menjaga ketahanan bisnis mereka.
Rangkaian kontribusi ini disempurnakan oleh sektor proteksi, di mana dana sebesar RM102 juta disalurkan dalam bentuk perlindungan asuransi mikro yang terjangkau melalui Etiqa bagi hampir 300.000 individu.
President & Group Chief Executive Officer Maybank, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan misi utama korporasi, yakni Humanising Financial Services.
“Melalui ROAR30, kami memperkuat dampak sosial sebagai faktor pembeda kami di industri dengan membuka akses keuangan yang lebih luas,” tutur Khairussaleh.
Di sisi lain, melalui pilar Social Empowerment, Maybank memobilisasi dana lebih dari RM77 juta untuk memayungi 110 program kerja yang berfokus pada tiga sektor utama:
Pertama, Pendidikan Berkelanjutan. Melalui program unggulan seperti ASEAN-Maybank Scholarship (AMS) dan CashVille Kidz (CVK) di delapan negara ASEAN, Maybank mendukung lebih dari 500.000 pelajar dengan total dana RM26 juta. Program literasi keuangan CVK bahkan sukses menjangkau 60.000 siswa baru di tahun ini.
Kedua, Pengembangan Komunitas Marjinal. Maybank menggelontorkan lebih dari RM49 juta untuk memberdayakan kelompok rentan, perempuan, dan penyandang disabilitas. Dua program andalannya, Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship (R.I.S.E.) yang kini berekspansi ke Kamboja, serta Maybank Women Eco-Weavers (MWEW) yang merambah Filipina, terus membantu membangun kemandirian ekonomi lokal secara mandiri.
Ketiga, Konservasi Lingkungan Global. Di bidang pelestarian alam, Maybank bekerja sama dengan WWF Malaysia melakukan patroli hutan sejauh lebih dari 100.000 kilometer di Belum-Temengor Forest Complex demi melindungi habitat Harimau Malaya yang kini berstatus sangat terancam punah.
Seluruh operasional berdampak sosial ini digerakkan secara terpusat oleh Maybank Foundation, yang merupakan lembaga keuangan pertama dan satu-satunya yang memperoleh akreditasi resmi dari ASEAN. Gerakan ini juga diperkuat lewat penyaluran dana zakat dari Maybank Islamic dan Etiqa sebesar RM30,97 juta, mempertegas visi perbankan dalam membangun masa depan Asia Tenggara yang jauh lebih inklusif dan tangguh.
STEVY WIDIA
